Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 37


__ADS_3

wihh rame nya, pada ngobrolin apaan nih." tanya mama dinda setelah melihat mak yuni dan bi inah saling tertawa


eh ibu, kapan datang nya." ucap mak yuni


baru aja, lagi kangen sama barun jadi kesini deh." ucap mama dinda kemudian duduk dikursi meja makan


sendirian aja," tanya mak yuni


nggak, sama kakek barun, lagi didepan nunggu bara pulang." jawab mama dinda


aku udah pulang ma," jawab bara berjalan beriringan dengan ayah nya


eh mas, mau langsung mandi atau mau minum kopi dulu." tanya yuni mendekat dan mengambil tas ditangan bara


mas mau mandi aja dulu," jawab bara


aku kekamar dulu bentar ya semuanya." ucap yuni dan diangguki oleh semuanya terkecuali bi inah yang sibuk memasak dan menggoreng ayam untuk makan malam


Dikamar yuni langsung mengambilkan baju santai untuk suami nya, sedangkan bara langsung menuju kamar mandi bergegas mandi karena ada hal penting yang ingin dibicarakan oleh ayahnya.


setelah selesai mandi, yuni masih menunggu dikamar dan duduk ditepi kasur sambil memainkan ponsel nya.


yang," panggil bara yang sudah duduk disamping yuni


iya mas, ada apa." ucap yuni sambil meletakkan ponselnya diatas meja disamping tempat tidur


gak kenapa napa, mas cuman kangen aja sama kamu." ucap bara sambil memeluk yuni


kita ini tinggal satu atap yang, kamu pergi buat kerja aja habis itu gak pernah kemana mana." ucap yuni memegang tangan bara

__ADS_1


mas kangen itu yang, masih lama kan. harus berapa bulan lagi mas puasa." tanya bara


ehmm mungkin 3bulan lagi mas." jawab yuni tersenyum


iya sudah mas akan tahan, tapi kalo mau mimi gantian sama barun gak papakan." tanya bara menatap wajah yuni


gak boleh mas, mas gak kasian sama aku. coba lihat deh barun kalo nyusu gak mau berhenti kecuali dia udah kenyang, sekarang mas juga mau begitu. besok pasti barun gak bisa mimi yang." jawab yuni sambil tertawa


ya sudah yuk kita keluar, ayah bilang tadi mau ngomongin hal penting gak tau itu apa." ucap bara sambil menggandeng tangan yuni


diruang kerja mas aja, biar gak keganggu sama suara yang lain." jawab yuni


iya sayang, mas keruang kerja dulu ya. nanti kalo mau makan malam panggilin aja." ucap bara hendak masuk keruang kerjanya


baik sayang ku." jawab yuni sambil mengerlingkan matanya


duhh bikin gemes pengen nyium deh." ucap bara


ayah, mas bara nungguin diruang kerja katanya." ucap yuni sambil tersenyum


baiklah, ayah tinggal dulu ya." ucap ayah barun kemudian menuju ruang kerja bara


ceklek...


ayah bara masuk dan duduk disofa dekat meja kerja bara


ayah mau ngomongin hal apa, kayanya penting banget." tanya bara ikut duduk disofa


masalah adik kamu bar, ayah sama mama udah bingung mau gimana." jawab ayah bara mendesah pelan

__ADS_1


ayah cerita aja semuanya gak perlu ditutup tutupin, aku masih kakak kandung nya." ucap bara menatap wajah ayahnya yang keliatan sangat lelah


dua hari yang lalu, ada seorang perempuan datang kerumah...." ayah bara mulai menceritakan masalah reyna


tok.


tok..


mas aku bawain kopi buat kamu sama ayah." ucap yuni sedikit berteriak


masuk aja bun," jawab bara dari dalam sana


ceklek...


sambil cerita diminum ya ayah," ucap yuni meletakkan nampan berisi dua gelas kopi


iya sayang, maaf merepotkan." jawab ayah bara tersenyum


sama sekali gak ngerepotin kok yah, aku kebelakang dulu ya." ucap yuni kemudian ia menutup kembali pintu ruang kerja bara


setelah pintu tertutup, ia melihat zian tertidur disofa depan tv. segera ia angkat dan dibawa kekamar tamu.


๐Ÿ€


๐Ÿ€


๐Ÿ€


momo minta sisa vote, like dan comment๐Ÿ™

__ADS_1


tolong lah yang punya sisa vote, atau gak dilike aja habis baca per episode biar momo makin semangat gitu ngetik nya. like itu gratis loh, cuman modal kuota sama dipencet doang๐Ÿ˜„ yuk yang baik hati biar momo juga makin baik hati sama kalian. pengen double up nya tapi yang baca gak dikasih like, kasian banget deh momo๐Ÿ˜ญ


maafin momo udah curhat yaa๐Ÿ˜๐Ÿ˜ญ


__ADS_2