
wihh rame nya, pada ngobrolin apaan nih." tanya mama dinda setelah melihat mak yuni dan bi inah saling tertawa
eh ibu, kapan datang nya." ucap mak yuni
baru aja, lagi kangen sama barun jadi kesini deh." ucap mama dinda kemudian duduk dikursi meja makan
sendirian aja," tanya mak yuni
nggak, sama kakek barun, lagi didepan nunggu bara pulang." jawab mama dinda
aku udah pulang ma," jawab bara berjalan beriringan dengan ayah nya
eh mas, mau langsung mandi atau mau minum kopi dulu." tanya yuni mendekat dan mengambil tas ditangan bara
mas mau mandi aja dulu," jawab bara
aku kekamar dulu bentar ya semuanya." ucap yuni dan diangguki oleh semuanya terkecuali bi inah yang sibuk memasak dan menggoreng ayam untuk makan malam
Dikamar yuni langsung mengambilkan baju santai untuk suami nya, sedangkan bara langsung menuju kamar mandi bergegas mandi karena ada hal penting yang ingin dibicarakan oleh ayahnya.
setelah selesai mandi, yuni masih menunggu dikamar dan duduk ditepi kasur sambil memainkan ponsel nya.
yang," panggil bara yang sudah duduk disamping yuni
iya mas, ada apa." ucap yuni sambil meletakkan ponselnya diatas meja disamping tempat tidur
gak kenapa napa, mas cuman kangen aja sama kamu." ucap bara sambil memeluk yuni
kita ini tinggal satu atap yang, kamu pergi buat kerja aja habis itu gak pernah kemana mana." ucap yuni memegang tangan bara
__ADS_1
mas kangen itu yang, masih lama kan. harus berapa bulan lagi mas puasa." tanya bara
ehmm mungkin 3bulan lagi mas." jawab yuni tersenyum
iya sudah mas akan tahan, tapi kalo mau mimi gantian sama barun gak papakan." tanya bara menatap wajah yuni
gak boleh mas, mas gak kasian sama aku. coba lihat deh barun kalo nyusu gak mau berhenti kecuali dia udah kenyang, sekarang mas juga mau begitu. besok pasti barun gak bisa mimi yang." jawab yuni sambil tertawa
ya sudah yuk kita keluar, ayah bilang tadi mau ngomongin hal penting gak tau itu apa." ucap bara sambil menggandeng tangan yuni
diruang kerja mas aja, biar gak keganggu sama suara yang lain." jawab yuni
iya sayang, mas keruang kerja dulu ya. nanti kalo mau makan malam panggilin aja." ucap bara hendak masuk keruang kerjanya
baik sayang ku." jawab yuni sambil mengerlingkan matanya
duhh bikin gemes pengen nyium deh." ucap bara
ayah, mas bara nungguin diruang kerja katanya." ucap yuni sambil tersenyum
baiklah, ayah tinggal dulu ya." ucap ayah barun kemudian menuju ruang kerja bara
ceklek...
ayah bara masuk dan duduk disofa dekat meja kerja bara
ayah mau ngomongin hal apa, kayanya penting banget." tanya bara ikut duduk disofa
masalah adik kamu bar, ayah sama mama udah bingung mau gimana." jawab ayah bara mendesah pelan
__ADS_1
ayah cerita aja semuanya gak perlu ditutup tutupin, aku masih kakak kandung nya." ucap bara menatap wajah ayahnya yang keliatan sangat lelah
dua hari yang lalu, ada seorang perempuan datang kerumah...." ayah bara mulai menceritakan masalah reyna
tok.
tok..
mas aku bawain kopi buat kamu sama ayah." ucap yuni sedikit berteriak
masuk aja bun," jawab bara dari dalam sana
ceklek...
sambil cerita diminum ya ayah," ucap yuni meletakkan nampan berisi dua gelas kopi
iya sayang, maaf merepotkan." jawab ayah bara tersenyum
sama sekali gak ngerepotin kok yah, aku kebelakang dulu ya." ucap yuni kemudian ia menutup kembali pintu ruang kerja bara
setelah pintu tertutup, ia melihat zian tertidur disofa depan tv. segera ia angkat dan dibawa kekamar tamu.
๐
๐
๐
momo minta sisa vote, like dan comment๐
__ADS_1
tolong lah yang punya sisa vote, atau gak dilike aja habis baca per episode biar momo makin semangat gitu ngetik nya. like itu gratis loh, cuman modal kuota sama dipencet doang๐ yuk yang baik hati biar momo juga makin baik hati sama kalian. pengen double up nya tapi yang baca gak dikasih like, kasian banget deh momo๐ญ
maafin momo udah curhat yaa๐๐ญ