
setelah makan bersama mama dinda, bara dan yuni menuju ruang keluarga disana mereka mengobrol banyak tentang hal mengenai kehamilan yuni. mama dinda juga menjelaskan bagaimana detik detik saat akan melahirkan, tak terasa hari sudah sore mereka pun pulang menuju kerumah sebelum magrib tiba.
ma aku pulang dulu, nanti kapan kapan kesini lagi." kata bara menyalimi mama dinda
titip salam sama ayah ma, nanti kalo datang kabarin biar kami bisa ketemu papa." kata yuni sambil salim dengan mama dinda
iya sayang, kalian hati hati dijalan ya." jawab mama dinda tersenyum
iya ma, Assalamu'alaikum." kata bara dan yuni bersamaan kemudian menuju mobil
waalaikumsalam." jawab mama dinda
***
diperjalanan menuju pulang kerumah ada penjual es doger mangkal ditaman sendirian.
tiba tiba saja yuni menginginkannya.
mas stop dulu, aku pengen es itu." pinta yuni
itu es apaan yang, gak pernah ngeliat aku orang jualan es itu." kata bara memperhatikan penjual es itu setelah mobil sudah parkir dipinggir jalan
itu es doger enak loh, kamu mau." tanya yuni
gak deh, kamu aja. beli sendiri atau dibeliin." tanya bara menatap yuni
beli sendiri aja, kamu beneran gak mau nih." tanya yuni lagi sebelum membuka pintu mobil
nggak sayang." jawab bara
kek, beli es nya satu bungkus." kata yuni
baik neng, tunggu sebentar." jawan kakek penjual es doger itu yang sudah kelelahan setelah seharian berkeliling menjajakan es nya.
beberapa saat es doger pun sudah jadi, yuni membayar nya dan kembalian ia berikan karena kasian melihat si kakek
terima kasih kakek," kata yuni sambil mengambil sebungkus es doger
ini kembalian nya neng." kata kakek
__ADS_1
gak usah kek, buat kakek aja." jawab yuni yang ingin menuju mobil
makasih neng, semoga murah rezeki nya." kata kakek itu
aamiin... makasih atas doa nya kek." kata yuni tersenyum lalu masuk kedalam mobil
udah yang, gimana es nya." tanya bara
gak gimana gimana, makannya kamu cobain ini lagian yang jual kakek kakek kasian banget deh tadi aku liat kecapean gitu." kata yuni sambil meminum es nya
kenapa gak kamu tanyain dimana rumah kakek nya." tanya bara menatap yuni yang asyik dengan es nya
gak kepikiran hehee." jawan yuni tertawa kecil
ya sudah kita pulang sekarang ya," tanya bara
iya mas." jawab bara
adzan sudah berkumandang, dan mereka baru saja memasuki gerbang rumah.
kamu jangan langsung mandi, duduk aja dulu nanti masuk angin, atau gak kamu cuci muka tangan sama kaki aja." kata bara yang sudah keluar dari mobil
masuk dulu ayo, silahkan kalo kamu mau makan gak papa asalkan jangan dipaksakan kalo muntah." kata bara menuntun tangan yuni
iya mas, kamu mau gak." tanya yuni yang sudah berada didalam rumah
mas kan masih kenyang, nanti sajalah." jawab bara kemudian berlalu menuju kamar
yuni memasak roti bakar diatas teflon, kemudian datang bibi dari arah kamar bibi yang letak nya tidak begitu jauh dari dapur.
mau masak apa neng, biar bibi yang masakin." tanya bi inah
gak papa bi, ini bentar lagi udah masak. bibi mau juga gak." tanya yuni
emang itu apaan neng," tanya bi inah yang mendekat disamping yuni
roti bakar bi, tapi aku pake selai nanas." kata yuni sambil membalik balik roti bakar nya
boleh deh, bibi juga suka roti bakar tapi selai nya kacang." kata bi inah
__ADS_1
ambil aja bi, tapi bibi bikin sendiri gak papa kan, hehee." kata yuni
gak papa neng, sudah seharusnya bibi yang masakin buat neng." kata bi inah yang mengambil roti dan selai kacang
kalo kaya gini mah gak papa bi, gak berat. nah punya aku udah masak, sekarang bibi masak dulu roti nya biar kita makan sama sama." kata yuni yang membuat roti bakar nya di atas piring kosong kemudian mengambil gelas ingin membuat secangkir susu
ayo atuh neng, kita makan sama sama." kata bi inah yang sudah siap dengan sepiring roti bakar rasa kacang
waduh enak nya makan." kata bara yang ikut nimbrung
mas kan tadi gak mau, ya udah aku aja sama bibi." kata yuni yang memotong roti nya menjadi beberapa bagian
mas cuman ikut nongkrong aja." kata bara berjalan ingin membuat secangkir kopi
coba aku cicipin punya bibi boleh gak." tanya yuni
ini neng, ambil aja." jawab bi inah
eemmm ternyata enak juga yah rasa kacang, bi boleh tukeran gak roti nya." pinta yuni
ini ambil aja buat neng, nanti bibi bikin lagi kalo mau." jawab bi inah menyodorkan sisa potongan roti bakar
beneran bi, makasih ya bi." kata yuni dengan mulut penuh roti bakar
kayanya enak banget makan roti bakar, gak takut muntah yang," tanya bara duduk disamping yuni
gak papa tuan, semoga aja neng gak lagi muntah muntah. kalo nafsu makan nya bagus kaya gini bibi ikut senang liat nya." kata bi inah duduk didepan yuni sambil tersenyum. yang ditatap tidak memperdulikan sekitar
Aaaaa....
π
π
π
momo minta sisa vote, like dan comment nya biar makin semangat updateπ
π
__ADS_1