Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 52


__ADS_3

Hari ini tepatnya hari kamis, hari bahagia bagi pasangan yang akan melakukan ijab qabul.


setelah melewati berbagai drama akhirnya kedua belah pihak menyetujui pernikahan sederhana dikampung sanu, sebulan setelahnya akan dimeriahkan dikota kelahiran gilang.


sanu memakai kebaya putih dan berjilbab warna putih tulang senada dengan pakaian gilang yang terlihat begitu tampan.


Tepat jam 09.00 pagi ijab qabul dilaksanakan penuh hikmat. kedua orang tua sanu begitu terharu melihat anak gadis mereka sudah bersuami, tak lepas dari itu abang sanu juga bahagia melihat adik kesayangannya dipinang oleh lelaki yang begitu mencintai dan menyayangi sanu.


acara demi acara sudah selesai, sekarang sudah menunjukkan pukul 02.00 siang waktunya acara selesai, pengantin baru itu pun memasuki kamar hendak berganti pakaian karena kelelahan setelah menyalami tamu undangan.


Dikamar sanu sudah dihias begitu cantik nya. dinding kamarnya dipenuhi tirai berwarna gold dan putih serta bunga mawar yang berhamburan diatas ranjang.


lang, sebelum kamu ganti baju tolong lepasin dulu jarum jarum dikepala aku." ucap sanu duduk diatas ranjang


gilang melepaskan semua jarum dan jilbab yang melilit dikepala sanu dengan penuh hati hati


sudah, bersihin dulu make up kamu habis ini baru makan." ucap gilang ikut duduk disebelah sanu


kamu cape gak, kepala aku rasanya kok pusing ya." ucap sanu memijit kepalanya


ya udah sekarang istirahat dulu, biar aku bersihin muka kamu, tapi pake apa aku gak tau cara bersihin." ucap gilang mengambilkan bantal untuk istrinya


diatas meja itu ada botol warna biru muda terus kapasnya tinggal sedikit deh kayanya, kalo gak cukup beliin dulu deh." jawab sanu


gilang mendekati meja warna cokelat dan mencari keberadaan botol warna biru, setelah menemukan nya ia langsung mengambil serta kapas untuk muka yang hanya tinggal lima lembar


tinggal lima lembar yang, cukup gak ya." ucap gilang sambil menumpahkan cairan tersebut keatas kapas


secukupnya aja dulu deh, kepala ku pusing banget." jawab sanu dengan mata terpejam


jangan jangan kamu hamil yang." ucap gilang secara mengejutkan


kamu sembarangan deh ngomong nya, baru juga satu minggu setelah kemaren waktu itu masa langsung ngisi." jawab sanu sambil menatap tajam gilang


ya kali aja, emang kamu udah datang bulan." tanya gilang sambil membersihkan sisa sisa make up diwajah sanu dengan penuh teliti


belum sih, biasanya akhir bulan." jawab sanu santai


ini udah tanggal berapa." tanya gilang


tanggal..." ucapan sanu terjeda karena mengingat sesuatu


nah tuh kan," ucap gilang sudah selesai membersihkan make up


aduhh gimana dong lang, awas kamu ya gak tanggung jawab aku aduin sama ibu." ucap sanu setengah mengancam

__ADS_1


ya iyalah gue bapak nya." jawab gilang meletakkan kembali botol berwarna biru tadi


masa juga baru nikah hari ini langsung ngisi, apa kata tetangga." ucap sanu dengan wajah kesal


ngapain kamu bingung sama omongan tetangga, emang kamu makan ditanggung sama tetangga? gak kan, selama ini yang menanggung makan dan keperluan kamu siapa." tanya gilang tak kalah kesal


ya kan jadi beban hidup gilang, nih telinga panas tau gak kalo diomongin mulu. kamu gak kasian sama ibu bapak sampai mendengar omongan tetangga cuman gara gara aku hamil terlalu muda." ucap sanu kembali duduk


gak akan ada yang omongin kamu, besok juga kita gak tinggal disini lagi. kalo sesekali jengukin ibu bapak ya boleh lah, kalo harus tinggal disini kerjaan aku disana gimana terus kuliah kamu gak akan kelar kelar." jawab gilang sambil menatap sanu


terserah kamu aja lah, suka suka kamu aja apalah daya aku hanya orang yang tidak berdaya." ucap sanu


mau jadi orang berdaya." tanya gilang


gimana caranya," tanya sanu dengan wajah bingung


dicas, mau pakai baterai, listrik atau..." ucap gilang sambil menaik turunkan alisnya


mending kamu mandi deh, aku juga mau mandi." ucap sanu mendorong gilang


barengan aja biar hemat waktu." jawab gilang menarik pelan tangan sanu


gak mau, nanti kamu kaya kemaren lagi tuh bilangnya biar hemat waktu gak tau nya malah boros waktu." ucap sanu menyindir


gak akan, lagian siang bolong gini masa mau enak enakan." jawab gilang memaksa sanu


kamu mau sesuatu, biar aku ambilin atau dibeliin gitu." tanya gilang dengan lembut


aku gak mau apa apa, cuman pengen istirahat aja kepala aku beneran pusing sumpah deh aku gak boong." jawab sanu sambil meringis


ya sudah, kamu istirahat aja. aku mandi dulu ya, kamu jangan kemana mana." ucap gilang sambil berjalan menuju pintu


hmm." sanu memejamkan matanya berharap pusing nya akan hilang


lima belas menit kemudian, gilang sudah selesai mandi. sekarang ia mengenakan baju kaos oblong warna hitam dengan celana kain pendek selutut. ia juga membawa minyak kayu putih setelah tadi meminta kepada ibu sanu, gilang mulai memijat kepala sanu dengan penuh hati hati, karena dilihatnya sanu sudah mulai berlabuh kepulau kapuk.


tidak hanya dibagian kepala, kaki dan tangan juga diipijat oleh gilang dengan penuh kasih sayang. ia berharap akan segera hadir baby dirahim sanu, diumurnya yang sudah cukup dewasa pastilah ia begitu menginginkan hadirnya duplikat dirinya.


ehm..." sanu mengerjapkan matanya terbangun karena terganggu oleh gilang


gimana, masih pusing gak." tanya gilang sambil memegang minyak kayu putih ditangan nya sebelah kiri


agak kurang sih, aku mau mandi dulu deh." jawab sanu beranjak bangun


ngapain lagi mandi udah jam segini, mending langsung makan aja." ucap gilang

__ADS_1


emang sekarang jam berapa." tanya sanu menatap gilang


jam 06.00 sore." jawab gilang


hahh.." sanu terkejut karena ia merasa hanya tertidur sebentar tapi ternyata sudah berjam jam


aku mandi dulu deh, habis aku mandi kita makan sama sama ya." ucap sanu segera menuju kamar mandi


kebiasaan deh kalo udah urusan tidur pasti lupa waktu." gumam gilang kesal


kemudian ia mengambil ponsel sambil menunggu sanu selesai mandi


ting...


chat dari teman gilang mengucapkan selamat atas pernikahan nya. setelah acara ijab qabul tadi ada sesi poto pengantin dan poto bersama keluarga. poto dengan sanu saat itulah ia posting disosial media, dengan caption istriku❤


ayo makan." ucap sanu secara nengejutkan


gak pake baju dulu neng." ucap gilang langsung meletakkan sembarang ponselnya


pake dastar aja gak papakan, aku lebih suka pake daster." jawab sanu membuka lemarinya untuk mengambil selembar dastar


terserah kamu aja, asalkan pake baju." ucap gilang mendekati sanu


bentar ya, aku nyisir rambut bentar." jawab sanu hendak mengambil sisir


biar aku aja, kamu diam aja."ucap gilang sudah memegang sisir ditanganya


neng siap bang," jawab sanu kemudian ia tertawa sendiri


neng sehatkah," tanya gilang sambil tertawa


neng sehat wal afiat bang," jawab sanu tersenyum


sudah, ayo kita makan dulu." ucap gilang memegang tangan sanu


mama sama papa kamu dimana, dari tadi aku gak ngeliat." tanya sanu begitu sampai didapur


mungkin udah pulang, aku juga gak tau." jawab gilanh yang sudah duduk dilesehan


🍀


🍀


🍀

__ADS_1


momo minta sisa vote, like an comment🙏


__ADS_2