Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 15


__ADS_3

yuni bergegas masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamar, ia tidak mendapati dimana keberadaan suami nya.


mas...


mas.. kamu dimana." teriak yuni


aku disini sayang," jawab bara dari arah kamar mandi


maaf aku pulang telat mas, tadi aku nonton dulu di mall." kata yuni


gak papa sayang, lain kali jangan diulangin lagi ya." bara tersenyum lalu mengambil pakaian santai


mas mau kopi atau makan, biar aku ambilin dulu." tanya yuni


kamu mandi aja dulu, kan dari luar pasti banyak debu yang nempel." kata bara sambil mencoel hidung yuni


baiklah mas, aku tinggal dulu." kata yuni meletakkan tas nya dan menuju kamar mandi


bara menuju keruang kerja nya dengan membawa laptop dan tas kerja nya. ada beberapa berkas yang belum selesai ia kerjakan, besok harus sudah selesai karena ada pertemuan antara klient. sebenarnya bisa saja ia menyuruh asisten nya itu tapi masih ada rasa kasihan jika harus menyuruh mengerjakan semua berkas berkas ini.


dikamar, yuni tidak menemukan suami nya. ia mengambil dress tidur selutut karena sekarang sudah hampir malam.


ia pergi kedapur membuatkan kopi untuk suaminya,


neng, bikin apa." tanya bi inah yang sedang menyiapkan makan malam


ini bi bikin kopi buat mas bara." jawab yuni sambil tersenyum


ohh, ini makan malam hampir selesai neng," bi inah memberitahu


iya bi, aku nunggu mas bara dulu. bibi makan aja duluan sama pak arief." kata yuni kemudian berlalu menuju ruang kerja bara


tok.. tok... yuni mengetuk pintu ruang kerja suaminya


siapa.." teriak bara dari dalam


aku mas." jawab yuni dengan secangkir kopi ditangan nya


masuk aja, pintu nya gak dikunci." teriak bara lagi


ceklek...


yuni masuk dan meletakkan cangkir kopi diatas meja

__ADS_1


ini mas aku buatin kopi." kata yuni


iya, taruh aja nanti mas minum." jawab bara


mas ngerjain apa." tanya yuni


ini buat besok ada rapat penting, jadi harus selesai sekarang. tadi sebagian mas kasih sama asisten." kata bara


ohh." kata yuni


ada apa sayang." tanya bara


aku mau ngomongin masalah kuliah ku, tapi nanti aja deh, mas lagi sibuk." tanya yuni


sebentar ya sayang, nanti kita bicarakan dikamar selesai ini dulu " jawab bara


tak.. tak..


jarum jam terus berputar dan bara belum juga selesai dengan kerjaan nya.


10 menit kemudian,


mas, kita sholat magrib dulu yuk, habis itu mas lanjutin lagi. keburu waktu nya habis." kata yuni


tunggu sebentar, kamu duluan aja nanti mas nyusul." kata bara


iya iya.. " kata bara sambil menutup laptop nya lalu pergi menuju kamar


***


selesai sholat mereka menuju ruang makan, karena perut yuni sudah demo minta diisi, ia memaksa bara untuk ditemani makan.


dengan penuh drama akhirnya selesai juga makan, bara langsung keruang kerja nya melanjutkan pekerjaan nya yang sempat tertunda.


dikamar,


yuni mengambil ponsel nya sudah lama ia tidak membuka aplikasi instagram, banyak chat masuk dari orang orang yang tidak dikenal, dan ada juga berita terbaru mengenai pak bos nya tempat yuni bekerja dulu, ternyata sebentar lagi akan menikah dengan teman kerja nya sendiri.


san, beneran itu pak reno mau nikah." tanya yuni lewat pesan WA


iya yun, nanti kita dikasih undangan, nah nanti kamu dateng ya." balas sanu


aku rasanya gak percaya loh, tadi pas buka instagram tau tau dapat berita kaya gitu." balas yuni

__ADS_1


iya nanti kalo ketemu aku ceritain deh, eh btw kamu udah nanya suami mu kapan kuliah lagi." balas sanu


belum yun, suami ku lagi sibuk banget." balas yuni


ya udah deh, jangan lupa ya ditanyain biar kita bisa ketemu lagi bisa kuliah bareng lagi." balas sanu


udah dulu ya yun, suami aku udah datang." balas yuni lalu menyimpan ponsel nya diatas nakas samping ranjang


cape banget ya mas, sini aku pijitin." tawar yuni


bahu ku nih yang pegel banget." jawab bara sambil berbaring diatas paha yuni


yuni memijit bahu sampai tangan bara, hampir setiap hari dimalam hari yuni jadi tukang pijit


mas," panggil yuni


iya, ada apa." tanya bara


kalo kuliah lagi gimana mas," tanya yuni


ya gak papa, kuliah aja lanjutin, kan sayang gak dilanjutin kasian ibu sama bapak, kalo kamu lulus kuliah pasti ibu sama bapak bahagia banget." kata bara sambil menatap yuni


aku rencana nya sih besoknya mau kekampus, mumpung belum hamil, nanti kalo hamil besar gak bisa kekampus lagi." kata yuni


kamu udah mau hamil." tanya bara dengan tatapan tajam


hehee.. ya kalo dikasih sama Allah siapa yang gak mau mas," kata yuni tersenyum


kalo begitu sekarang kita buat, kalo gak ada usaha gak akan berhasil yang." kata bara yang sudah duduk didepan yuni


buat apa mas." tanya yuni dengan polos nya


buat dede bayi." bisik bara ditelinga yuni


cup... cup...


bara ******* bibir yuni dengan sangat lembut kemudian tangan nya membuka baju seksi yuni dan melempar nya ke sembarang arah. d***** memenuhi dikamar tersebut.


🍀


🍀


🍀

__ADS_1


momo minta sisa vote, like dan comment nya


🙏


__ADS_2