Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 20


__ADS_3

sanu berteriak melepaskan kekecewaan yang ia alami barusan, tidak ada yang bisa mendengar suara tangisan nya, diluar rumah hari hujan lumayan deras seolah ikut bersedih.


Pagi hari yang cerah dengan jalanan basah bekas hujan tadi malam. Sanu pergi ke kampus dengan mata sembab, ia berjalan menuju halte terdekat untuk menunggu angkot umum seperti biasa. setelah menunggu beberapa saat akhir nya ia berangkat, didalam angkot tidak terlalu banyak penumpang. dan saat dikampus ia langsung turun setelah tadi membayar.


ketika ingin memasuki gerbang gilang datang dengan senyuman manis dibuat nya. sebisa mungkin sanu membalas senyuman nya.


hai sayang," sapa gilang


iya kenapa." tanya sanu dengan wajah datar


gak kenapa kenapa, tumben kamu cuek." tanya gilang mendekat


aku lagi gak enak badan, aku mau masuk kelas dulu." jawab sanu kemudian berjalan masuk padahal kelas nya akan dimulai 1jam lagi


sayang." panggil gilang. tapi sanu tidak menjawab dan menghilang dari pandangan nya


gilang masuk kedalam mobil nya dan menuju parkiran yang ada dikampus, ia berniat menunggu sanu pulang. didalam mobil gilang terus berpikir, kenapa sanu mendadak cuek seolah menahan emosi terhadap nya.


apa aku ada salah ya samanya, tapi perasaan aku gak buat kesalahan. Ahh ya sudah nanti aku tanyakan sama sanu." kata gilang dalam hati


teng...


jam 09.00 pagi, yuni duduk didepan tv dengan cemilan diatas meja. sekarang ia santai menikmati hari hari nya, karena bara tidak mengizinkan nya kuliah disaat hamil besar takut akan terjadi sesuatu.


aku kangen Mak deh, apa kabarnya Mak yah." gumam yuni dengan hp ditangan nya


tut... tut...


tumben Mak gak ngangkat, sibuk kali ya." kata yuni dalam hati kemudian mencoba lagi


tut... tut...


Assalamu'alaikum, neng." suara Mak ditelepon


Waalaikumsalam, Mak apa kabar." tanya yuni


Alhamdulillah kami baik, kandungan kamu gimana." tanya Mak


Alhamdulillah sehat juga Mak, adik mana Mak." tanya yuni


masih sekolah neng," jawab Mak


nanti kalo aku melahirkan Mak datang kan." tanya yuni


In Syaa Allah, Mak gak janji yun, kalo adik kamu sekolah gak bisa kesana tunggu liburan dulu." jawab Mak


sebentar lagi kan semester Mak, semoga aja nanti Mak bisa datang." kata yuni penuh harap


kamu gak boleh gitu, harus kuat jangan sedih nanti kasian anak kamu ikutan sedih." kata Mak


Aku kangen Mak." kata yuni dengan suara bergetar


Sabar nak, nanti kalo udah waktu nya Mak pasti kesana." jawab Mak

__ADS_1


iya Mak." kata yuni sambil terisak


gimana sekarang kamu bisa makan nasi gak." tanya Mak mengalihkan perhatian


masih belum Mak, padahal aku kepengen banget makan nasi, makanan kesukaan aku." jawab yuni


nanti kalo Mak kesana, Mak masakin deh makanan kesukaan kamu." kata Mak


beneran ya Mak, aku rindu masakan Mak." tanya yuni


iya sayang, udah dulu ya nak, Mak lagi sibuk ini ada pembeli." jawab Mak


ya udah deh Mak, jaga kesehatan, aku titip salam buat abah sama adik." kata yuni


iya neng, nanti Mak sampein kalo udah pulang nanti orang nya." jawab Mak


Assalamu'alaikum." kata yuni


Waalaikumsalam." jawab Mak


sekarang mak yuni berjualan didepan rumah sayur sayur mentah, dengan modal diberikan bara secara cuma cuma untuk menambah biaya sehari hari. awalnya mak yuni menolak, setelah bara memaksa akhirnya mak yuni mau menerima bantuan itu.


🍀


Hallo, ada apa." jawab gilang disaat detik detik kepulangan sanu


maaf tuan, mbak sinta memaksa ingin ketemu anda, ruangan anda juga sudah kacau saya sendiri sudah pusing menghadapi nya." kata asisten gilang


huhhh, masalah terus berdatangan pusing sendiri aku memikirkannya." gumam gilang memijit kening nya sambil melihat kejalan menunggu sanu pulang


hahahaa, kamu bisa saja."suara tawa seorang gadis


itu, persis suara sanu." kata gilang mencari cari, ia bergegas keluar mobil dan menghampiri gadis itu


sanu," panggil gilang sambil menarik pelan tangan sanu


ada apa." tanya sanu setelah berada disamping mobil


kita masuk mobil dulu." kata gilang membukakan pintu mobil


sanu menurut saja karena juga ingin menanyakan penjelasan malam tadi yang ia lihat


begini, aku mau tanya sama kamu. kenapa kamu cuek sama aku, kalo aku ada salah tegur aja, aku gak sepeka orang lain." tanya gilang menatap sanu


benar kamu gak tau salah kamu dimana." tanya sanu


kalo aku tau, pasti aku udah minta maaf sayang." kata gilang menggenggam tangan sanu


lepaskan tangan mu," kata sanu. karena ia tidak suka dipegang pegang, menurutnya pacaran tidak perlu pegang tangan apalagi mengarah hal hal negatif


ahh maaf maaf." kata gilang melepaskan tangan nya


malam tadi kamu emang beneran dirumah." tanya sanu menatap tajam

__ADS_1


aku emang beneran dirumah, ya mau dimana lagi." jawab gilang


malam tadi aku liat kamu jalan sama cewek mesra banget, lewat depan jalan rumah ku." kata sanu menatap emosi


tapi aku beneran dirumah, gak kemana mana. malam tadi aku sibuk kerjaan kantor lagi banyak banyak nya." jawab gilang


drett.. dreettt...


iya hallo." jawab gilang


ini gimana tuan, aduhhh saya kewalahan menghadapi nya persis seperti orang kesurupan." tanya asisten gilang


kamu usir dia aja emang gak bisa." tanya gilang mulai


sudah dicoba dengan bantuan satpam, tapi malah makin histeris." jawab asisten gilang makin panik


klek...(kira kira begitulah suara telepon dimatikan)


ada apa." tanya sanu


aku pusing san, pusing banget. masalah ku sekarang tambah banyak." desah gilang


emang kamu punya masalah apa." tanya sanu hati hati


aku diminta tanggung jawab oleh sinta karena dia hamil." jawab gilang


deg...


seakan hati terbelah dua, air mata sanu pun gugur tanpa permisi


sayang, kamu kenapa nangis, ini gak benar benar terjadi." tanya gilang


kamu bilang apa tadi, dia hamil dan sekarang minta tanggung, kenapa kamu malah temuin aku." teriak sanu didalam mobil


sabar sayang, ini tidak seperti apa yang kamu banyangkan." jawab gilang bingung menjelaskan harus darimana karena ia belum mempunyai bukti bukti tentang tuduhan palsu itu


kamu jahat, penghianat, bisa bisa nya kamu selingkuh dibelakang aku hanya demi nafsu. kalo kamu menginginkan yang lebih kita bisa nikah secepatnya, aku benci kamu." kata sanu lalu berlari tanpa tau arah yang jelas


tiba tiba,


duaaarrr


sreeettt


🍀


🍀


🍀


momo minta sisa vote, like dan commentnya biar makin semangat update.


🙏

__ADS_1


__ADS_2