
ting..
ting....
drett...
ada apa lagi sih." tanya gilang setengah marah menjawab telpon dari asisten nya
tuan kapan datang kesini," tanya asisten gilang
tunggu sebentar aku akan kesana." jawab gilang lalu kembali ke mobil dan menuju kantor dengan kecepatan cukup laju
dilain tempat, sanu sudah berada dirumah yuni. wajah nya dipenuhi air mata
kamu tenang dulu oke." kata yuni menenangkan sanu sedari tadi terus saja menangis ia bahkan bingung ada masalah apa
aku.." jawab sanu yang masih sesegukan
sekarang kamu minum dulu, nanti aja cerita nya ya." kata yuni ikut khawatir
terima kasih." kata sanu menyambut secangkir air putih
gimana sekarang udah enakan." tanya yuni
sedikit." jawab sanu
aku hari ini mau ke rumah sakit, kamu mau ikut gak." tanya yuni mengalihkan perhatian sanu
siapa yang sakit." tanya sanu dengan wajah khawatir
aku mau cek kandungan aja, soalnya pagi tadi sempat keluar flek sedikit." jawab yuni sambil mengelus perut buncit nya
terus suami kamu tau gak." tanya sanu
mas bara lagi diluar kota san, nanti pas pulang aja aku kasih tau, semoga kandungan aku baik baik aja." jawab yuni
ya sudah kalo gitu aku temanin kamu, jam berapa." tanya sanu
sore, heheee." jawab yuni sambil nyengir
aku kira mau berangkat sekarang." kata sanu
tadi udah bikin janji sama dokter nya aku chat, sekarangkan panas gini bentar lagi zuhur." jawab yuni
kalo gitu aku disini aja deh temanin kamu sampai sore." kata sanu
kamu gak kerja." tanya yuni
aku kerja sih harusnya, tapi aku minta izin aja lah, suasana hati aku lagi gak baik nanti aku kerja juga fokus." jawab sanu membuka aplikasi wa ingin menghubungi lia
tidak ada chat ataupun telpon dari gilang, membuat ia tambah sakit hati. disaat begini harusnya ia bisa menjelaskan penyebab wanita hamil itu, dan bagaimana. sanu pun berpikir mungkin saja mereka suka sama suka.
malam nanti sekalian nginap aja gak papa kan, kamu gak kerja juga." tanya yuni menatap sanu
__ADS_1
iya," jawab sanu tersenyum kecil
kamu sudah makan." tanya yuni
aku pagi tadi sarapan, kalo sekarang sih belum, hehee." jawab sanu
kita ke dapur yok." ajak yuni sudah berdiri
ayo," jawab sanu beranjak pergi
Didapur,
bibi udah masak." tanya yuni saat melihat bibi mencuci piring
udah neng, mau makan sekarang." tanya bi inah
boleh deh bi, kita makan sama sama." jawab yuni
aku bantu siapin ya, bumil diam diam aja disitu duduk." kata sanu
iya deh," jawab yuni duduk manis
setelah siap mereka langsung makan, untuk pak arief makan nya paling akhir karena kebiasaan pak arief begitu.
selesai makan yuni mengajak sanu kekamar untuk melaksanakan shalat dzuhur bersama.
jam 03.00 sore
Pak, kita ke rumah sakit sekarang." kata yuni memberitahu pak arief saat keluar rumah
selama diperjalanan mereka sibuk diam dalam pikiran masing masing. sanu memikirkan atas kejadian tadi dikampus, yuni merindukan bara dan pak arief fokus kejalanan.
sampai diparkiran rumah sakit, yuni dan sanu keluar langsung menuju antrian yang kebetulan hanya ada dua orang.
saya nunggu disini aja gak papa kan non." tanya pak arief
gak papa Pak, cuman sebentar aja kok. kalo bapak ada urusan bisa ditinggal dulu nanti balik lagi." jawab yuni kemudian keluar dari mobil diiringin sanu dibelakang nya.
iya non." kata pak arief
saat menunggu antrian kurang lebih 15 menit, akhirnya yuni masuk ditemani sanu.
ada keluhan apa mom, kemaren baru saja chek kandungan, apa ada masalah dengan kandungan nya." tanya dokter itu
tadi pagi saya keluar flek berwarna merah lumayan banyak, terus ada kram perut." jawab yuni
silahkan berbaring dulu, saya akan chek." ujar dokter itu
detak jantung nya normal, bayi nya juga sehat. untuk momy nya harus lebih banyak istirahat lagi ya serta banyak makan buah buahan dan minum susu rutin. sekarang makan nasi apa sudah bisa?" tanya dokter
sudah bisa dok, tapi tidak bisa terlalu banyak." jawab yuni lalu turun dari brankar
nanti kalo flek nya masih ada segera hubungi saya apalagi kalo keluar nya banyak, harus segera ditangani takutnya membahayakan." kata dokter sambil memberikan resep vitamin untuk kram perut
__ADS_1
apa bisa saya melahirkan secara normal dok?" tanya yuni mulai gelisah
semoga bisa ya mom, nanti dirumah bisa dicoba olahraga ringan. atau senam ibu hamil. sekarang usia kandungan tinggal beberapa minggu lagi akan melahirkan, mom harus siapkan semuanya ya, kalo bisa suaminya ada disamping untuk menemani dan menyemangati istrinya." ujar dokter sambil menyerahkan resep vitamin
terima kasih dok," jawab yuni kemudian pamit pergi
kamu tunggu aja disitu duduk, biar aku yang ambilin obat nya." kata sanu saat keluar ruangan
beneran gak papa." tanya yuni
iya gak papa, kasian kamu nya." jawab sanu kemudian berjalan meninggalkan yuni
beberapa saat,
aaaa... huhhhh...
yuni memegang perut nya karena kembali merasakan kram diperut nya. ibu ibu duduk disamping yuni memperhatikan yuni karena ia tidak bisa diam dari tadi begitu gelisah karena kembali merasa keluar cairan diarea sensitif nya.
kamu kenapa." tanya ibu ibu itu
kram sedikit bu." jawab yuni kembali merasakan kram diperut nya
dok.. dokter." panggil ibu itu
iya ada apa bu." jawab suster tergesa gesa keluar
ini sus, dia kesakitan tolong diperiksa lagi." jawab ibu tadi
yun, kamu kenapa." tanya sanu saat kembali dengan beberapa vitamin ditangan kanan nya
cuman kram aja san." jawab yuni sudah berdiri dibantu suster dan ibu tadi
cepetan sus, tolong periksa keadaan nya." kata sanu gemetaran
sementara yuni diperiksa kembali ia menunggu diluar dan ibu tadi juga ikut masuk karna sudah antrian nya hanya saja menunggu sedikit waktu dikarenakan ada masalah sama yuni
setelah menunggu lumayan lama, sanu menghubungi bara lewat chat WA, baginya suami yuni harus tau keadaan istrinya sekarang bagaimana.
gimana sus, keadaan yuni." tanya sanu saat melihat suster keluar ruangan
bisa tanyakan sama dokternya ya mba," jawab suster itu sambil tersenyum
π
π
π
untuk masalah kehamilan yuni, momo hanya me rekayasa karena momo juga gak tau gimana. momo pernah hamil dan keguguran tidak sempat sampai hamil tua. ya maklum lah, momo belum banyak pengalaman πβ.
etdahh, momo malah curhatπ
momo minta sisa vote, like dan comment nya biar makin semangat update.
__ADS_1
π