Dunia Mencari Bakat

Dunia Mencari Bakat
12


__ADS_3

"Wau, aju joh-ayo! Geuga jasin-ui bimil-eul malhago sip-eohandago saeng-gaghaseyo?


( Wah, bagus sekali! Kira-kira dia mau tidak ya memberitahukan rahasianya )?" Tanya Suga berbisik pada RM.


RM menjawab dan tidak tahu kalau Sakura sedang memandanginya. Jimin dan Jin terlalu sibuk mengagumi cairan yang ada di tangan mereka.


RM kembali dan agak kaget menatap Sakura, dan dia agak salah tingkah takutnya apa yang mereka ucapkan terdengar.


"You want it?


( Kamu mau )?" Tanya Sakura sambil memperlihatkan botol produk itu.


RM dan Suga agak menganga mendengarnya. Mereka secara tersembunyi menelan ludah dan menenangkan diri. RM tentu saja yang paling tegang saat Sakura terus menatapnya.


Sakura lalu menitipkan botol itu dan mengambil beberapa dari dalam tas ranselnya.


"This. Ok?


( Ini. Tidak apa )?" Tanya RM takutnya nanti Sakura juga membutuhkannya.


Sakura mengangguk. "As payment for offering your hand into plates


( Sebagai bayaran telah menawari tangan kalian sebagai piringan kosmetik )," katanya mengeluarkan 4 tube ukuran sedang dan memberikannya satu persatu ke mereka.


Mereka semua menerima Jimin dan Jin sangat senang karena memang sangat nyaman di kulit. RM masih tidak percaya begitu juga Suga.


"You have more?


( Kamu punya lainnya )?" Tanya RM memastikan.


"Yes, I was bring about 10 bottle


( Ya, aku membawa 10 botol )," kata Sakura tersenyum lalu memperlihatkan sisanya.


Mereka berempat lebih terkejut lagi, tidak menyangka Sakura banyak membawa peralatan kosmetiknya.


"TEN!?" Seru mereka berempat yang sangat kaget.


Linda sudah biasa, dan Stella sama dengan mereka berempat sangat terkejut.


"Ya ampun Teh, banyak sekali!" Kata Stella melihat isi tasnya.


"Hehehe habis enak kan ke kulit wajahnya. Kalau tidak untuk make up juga bisa. Seperti agar wajah terlindungi dari sinar mentari, wajah juga bisa lebih segar. Menjaga riasan wajah dari keringat juga," jelas Sakura.


"Harga satu botolnya berapa?" Tanya peserta lain yang juga mencoba.

__ADS_1


"Kalian coba cari saja di toko online. Teteh tidak mau membeberkan harganya nanti kalian ejek Teteh. Aku diberi bonus 10 botol karena beli 10 jadi Teteh masih punya banyak di rumah," katanya dengan nada yang senang sekali.


Linda, Stella dan peserta lain sudah tahu harganya, mereka tidak mengira semurah itu ternyata sangat harum dan terbukti segar.


"Pantas murah mereka sedang promosi besar-besaran," kata C yang ikut penasaran juga.


A dan D tidak percaya dengan harganya apalagi, jumlahnya terbatas.


"Hehehe makanya aku beli banyak. Ayo kalau kalian suka, beli juga terbatas lho hanya 2 hari saja. Kan lumayan," kata Sakura yang memakainya di wajahnya juga.


Keempatnya tidak mengira kalau akan mendapatkan bayaran meskipun semacam produk botolan. Tentu Suga memberitahu Sakura bahwa mereka ikhlas membantunya. Namun Sakura merasa tidak enak apalagi, dia juga banyak mencampurkan warna di tangan mereka.


Satu peserta meminta dan Sakura berikan. Dia ingin yang dipakai Sakura saat itu, tidak perlu yang baru. Setelah itu semuanya selesai, meski tidak suka tapi terbukti wajah keempat anggota Glitter merasa segar.


"Ku akui produk dia itu memang... enak di wajah," kata A pada ketiga temannya.


"Aku juga sudah pesan 5 buah," kata C memperlihatkan membuat ketiga temannya hanya memandanginya.


Setelahnya mereka terus mengagumi cairan bening itu. Jimin dan Jin terus membicarakan soal lembutnya kulit mereka memakai produk itu. Jimin terkesan karena ada sedikit bubuk Glitter namun ternyata tidak membuat wajahnya berkilau.


"Kelihatannya bubuk ini menyatu dengan gel nya saat diratakan di kulit," kata Jin berbisik pada Jimin.


Wajah Linda juga berubah setelah diberikan modifikasi dengan warna agak gelap di eyeshadow, blush on dan garis hiasan. Stella juga ikut menambahkan sedikit dengan meminta kosmetik dari Sakura.


Sakura masih menggunakan tangan mereka berempat karena yang lainnya masih belum selesai. Tanpa menggunakan sarung tangan, Sakura menyentuh tangan Jimin, RM, Jin dan Suga lalu meneteskan gel tadi.


"You not prayer?


( Kamu tidak berdoa / sholat )?" Tanya Suga yang tahu kalau Sakura Islam.


"Done. I was do Qashar


( Sudah. Aku mengerjakan Qashar )," kata Sakura sambil memoleskan warna ke anggota yang lainnya.


Keempatnya merasa heran dengan jawaban Sakura. Lalu beberapa peserta lain menerangkan apa itu Qashar dan mereka akhirnya mengerti.


"You can do that? Seems very easy to do


( Kamu bisa melakukan itu? Tampaknya sangat mudah dilakukan )," kata Jin kagum.


"Of course, this is only done when you are travelling or in an emergency. Such as the judging of the right competition, is carried out during the Dzuhur prayer time. So it is better to combine it with the Asr prayer


( Tentu saja, itu hanya dilakukan saat sedang dalam perjalanan atau keadaan darurat. Seperti penjurian kompetisi, yang tepat dilakukan saat waktu sholat Dzuhur. Jadi lebih baik disatukan dengan sholat Ashar )," jelas ketua cosplay.


Mereka berempat kagum tidak menyangka bahwa ada aturan berdoa yang sangat mudah untuk dilakukan saat bepergian. Tentu mereka tidak bisa terlalu banyak bertanya karena mengingat tujuan mereka.

__ADS_1


Sakura masih membuat sesuatu di pipi B dan D. "I will clean it and change with another color


( Aku akan membersihkannya dan menggantinya dengan warna yang lain )," kata Sakura ke Jimin.


Jimin menyimpan botol itu di tangan kirinya. "Sure ( Tentu )," katanya senyum ramah.


Jimin tentu menatap tangan Sakura yang menyentuh tangannya secara langsung tanpa ragu. Dia tampak malu melihatnya, siapapun yang melihatnya entah kenal atau tidak, tidak ada yang berani.


Sakura lalu membersihkan tangannya tanpa ada warna yang tersisa. Suga memperhatikan Jimin yang tampak senang, Sakura tidak memperhatikan.


Sakura menyemprotkan spray kecil ke mata mereka semua termasuk dirinya. "Buka matanya," katanya.


Mereka semua kagum dengan hasilnya, Sakura bangga dengan usahanya.


"WOW! Teh, belajar menghias begini berapa lama?" Tanya B terpana tanpa sadar telah keceplosan.


"Sehari sih," jawab Sakura merapihkan alat-alatnya serta semua spidol warna.


"HAH!?" Seru mereka semua terkejut. Sehari? Mereka saja harus sebulan itu pun hanya baru dengan satu warna. Lah ini sudah 24 warna.


"Yah kalau sudah suka kan tidak memerlukan waktu lama," kata Sakura membersihkan semua termasuk tangan keempat anggota BTS.


Mereka berempat menolak dibersihkan olehnya, Sakura memberikan kapas masing-masing dan air pembersih pada mereka.


"Thank you," kata Sakura membungkukkan badannya pada mereka.


Mereka berempat membalas dengan wajah yang tersipu malu tapi juga senang. Suga masih mengagumi kosmetik yang Sakura punya. Dia berpikir apakah Sakura mau memoles mereka juga? Tapi pasti tidak mungkin, bisa-bisa kena teror.


"Keren hasilnya. bisa dong bantu kami," kata kelompok lain tertawa.


Isi tas kosmetik milik Sakura memang berisikan aneka ragam bentuk yang unik, lucu dan aneh. Jimin tentu sangat penasaran tapi RM menatapnya memberikan kode bahwa tidak boleh.


"Penyamaran kita bisa terbongkar kalau kamu masih terus penasaran," bisik Suga.


Sakura gembira. "Ayo! Kebetulan aku juga mau mencoba yang ini, ini, dan ini. Aku belum sempat mencobanya sih,"


"Ya ampun Teh, masih ada lagi?" Tanya Linda menepuk keningnya.


Sakura lalu sibuk memoles semua yang dia sudah beli itu. Jimin agak kecewa melihatnya karena tidak bisa terlalu lama melihat semua itu. Mereka sambil membicarakan gel, Jimin terus memperhatikan saat Linda menarik sesuatu.


"Ini apa Teh?" Tanya Linda memegang botol kecil yang dibuka terdapat sponge ramping.


"Coba deh Linda balikkan taruh sponge nya di bawah tapi hati-hati," kata Sakura.


Linda lakukan dan kaget sponge putih itu kini berwarna pink segar. "Wah, apa nih? Jadi pink dong," kata Linda kaget.

__ADS_1


"Sini kita coba," kata Sakura mengambilnya dan memberikan ke bibir peserta lain.


Bersambung ...


__ADS_2