
Apalagi gaya berpakaiannya juga berbeda namun sama dengan Stella dan Linda.
"Jadi punya kalian juga dirombak sama dia? Memangnya kamu bisa menjahit?" Tanya A dengan wajah sinis menatap Sakura.
Wajah B dan C menjadi sangat gugup dan panik, mereka tahu seperti apa A bila sudah bersikap sinis.
"Tapi kita jadinya tidak seirama lho," kata D memandangi seragamnya dan A yang tidak ada hiasan sama sekali.
"Eh, maaf maaf saja ya ini kalian juga sengaja lupa kan kalau anggota kita ada yang berhijab? Terus tanpa wajah berdosa, kalian beri Teteh seragam mini? Tidak salah?" Tanya Stella berbalik sinis pada A.
Mereka berdua terdiam memandangi seragam yang sudah dirombak oleh Sakura. Tentu mereka benar-benar sangat malu memandangi seragamnya jauh berbeda.
"Syal kami dari mana tuh? Kok kita baru lihat ya," kata D menghindari tatapan tajam Stella.
"Oh.. ini? Aku beli saat jalan mau pulang, ada toko yang menjual syal lebar. Aku tertarik karena menangkap warna yang sama dengan seragam. Kan tidak mungkin banget ya aku tampil memperlihatkan belahan dada, mana seragamnya lumayan ketat," kata Sakura sambil mengayunkan telunjuknya.
Bukan hanya soal syal saja melainkan A sangat terlihat iri melihat bibir Sakura yang mengkilat cantik. Tentu mereka tahu bahwa peralatan merias Sakura bukan sembarang kosmetik.
"Kok bisa ya bibirnya jadi bagus begitu?" Bisik D kepada B.
B hanya diam karena dia juga sudah dirias olehnya dan memilih tidak banyak tingkah.
Para anggota BTS yang melihatnya merasa lega dan mereka memasuki aula panggung dengan menyebar, agar tidak mencurigakan banyak orang.
Para juri juga sudah terlihat memasuki panggung dan duduk, sambil memerintahkan MC untuk memanggil peserta pertama.
D yang melihat sekilas mulai agak berdebar, dia memejamkan kedua matanya meskipun masih membara karena kesal.
"Oke Guys, sekarang kita singkirkan dulu masalah saling iri ya. Kita sama-sama harus berusaha yang terbaik! Ingat ya, B beri tanda untuk pertukaran posisi," kata D memberikan peringatan.
"Kita sih tidak akan berubah jadi biar saja mereka yang ribet," kata Linda tertawa.
Mereka semua mengangguk dan akan duduk bersiap-siap.
"Oh iya untuk Sakura dan Stella. Ingat posisi kalian belakang," kata D bersikap angkuh.
Sakura dan Stella berwajah jutek dan tidak peduli mereka lebih memilih latihan gerakan. Membuat keempat mereka kesal tapi tidak peduli.
Di rumah Sakura tentu semuanya heboh. Adiknya, Anne tentu agak menyesal karena menolak ikut masuk kelompok kakaknya.
"Huh, kenapa aku tidak ikut saja ya? Lumayan bisa nampang di TV. Buuu, kak Sakura nih!" Teriak Anne.
"Mana? Mana?" Tanya Bapak sudah heboh.
"Belum sih ini persiapan grup pertama. Kalau tidak salah, Kak Sakura bilang dia di nomor 2," kata Anne membaca pesan dari kakaknya itu.
"Kita doakan sama-sama agar grupnya memang," kata Ibu dengan semangat.
__ADS_1
Di Jakarta dalam gedung DMB tepatnya, grup Glitter gelisah menunggu grup pertama sedang tampil. Grup pertama kemudian diberikan komentar dan masuk kembali ke dalam aula.
"Semangat ya," kata ketua grup pertama pada D.
Mereka semua berdiri dan menarik nafas, Sakura, Linda dan Stella berdoa bersama.
"Baiklah, untuk grup selanjutnya!! Glitter, silakan memasuki area panggung!" Seru sang MC.
Mereka keluar dari ruang tunggu secara bergiliran, kemudian berbaris rapi dan memperkenalkan diri masing-masing.
Dengan kode dari gerakan kepala A, kepada pemusik, mereka mulai membentuk formasi dan musik pun mulai. Mereka menari dengan serentak dan satu irama.
Anggota BTS juga ikut menyaksikan dan mereka terkejut karena salah satu lagu mereka dijadikan lagu panggung glitter.
Semua memperhatikan gerakan dan posisi Sakura dan stella yang tidak berubah, juri juga keheranan kenapa.
namun yang tidak disadari oleh keempatnya adalah hiasan yang terdapat di seragam Sakura dan Stella, berkilauan terkena cahaya lampu.
Mereka semua saling bekerjasama meski kadang A tampak mengawasi Sakura dan Stella yang berada di belakang.
Mereka memainkan peranan mereka dengan gerakan yang mereka miliki. Terkadang saat Sakura dan Stella agak maju ke depan, D dengan sengaja menghalangi, mengambil jarak yang agak lebar.
Riasan A, B, C dan D terlihat baik-baik saja. Banyak sekali keringat yang bercucuran pada kepala mereka berkat produk kosmetik yang Sakura berikan, keringat itu tidak menghancurkan riasan mereka.
"Dandanannya terlalu menor tidak sih?" Tanya Kiara pada yang lain.
"Bagus kok terlihat sederhana dan elegan," kata Rossa.
Lalu datanglah tarian yang agak cepat dan irama lagu yang nge beat. V dan Suga yang pernah melihat latihan semua anggota, terkejut saat melihat Sakura bisa menguasainya dengan cepat.
RM pun ikut takjub dan bernafas lega melihat mereka semua bisa menyamai gerakan dengan sama. 10 menit berlalu dan tampilan mereka berhenti, tepuk tangan memenuhi panggung tersebut.
Para juri memberikan komentar yang bagus. Para Glitters sangat senang, mereka ngos-ngosan dan lelah karena harus kompak. Juri memberikan komentar positif mengenai riasan wajah yang masih tetap oke, serta gerakan tarian yang sangat pas dengan lagu.
"Riasan kalian bagus sekali ya tidak ada yang luntur juga. Kalian pasti berdandannya sangat teliti ya," puji Vidi mengacungkan jempol.
Mereka semua merasa bangga dan tertawa senang. Linda menyikut Sakura yang dimana mengerti maksudnya.
"Ada rahasianyalah?" Tanya Kiara penasaran.
D dan A tertawa bersamaan. "Kami memakai produk spesial untuk hari ini jadi riasan kami tidak akan mudah menghilang karena keringat,"
D menjawab dengan penuh percaya diri dan agak angkuh. Padahal yang sebenarnya justru karena kosmetik dari Sakura.
Jimin, RM dan Suga tahu kenyataannya bagaimana dan mereka bertiga menggelengkan kepala.
"Memangnya benar ya?" Tanya V menatap RM.
__ADS_1
"Bukanlah. Itu perempuan yang paling tinggi yang merias mereka semua. Ini sih memang ada maksudnya mereka ingin menerima pujian," kata RM dengan wajah tidak senang.
V mengangguk dan menonton lagi.
"Kenapa dia tidak mengatakan yang sebenarnya saja," kata Jimin agak sebal.
"Di dunia ini sekalinya dipuji oleh orang terkenal menurutmu dia akan berbagi?" Tanya Suga dengan wajah dinginnya.
"Ahhh benar juga," kata JK menyadarinya dan setuju.
Para juri yang tidak tahu kenyataan sebenarnya kagum dan bertepuk tangan.
"Teruskan penampilan kalian seperti ini ya," kata Rossa menyemangati.
Ketiga sisanya hanya berpandangan sebal. "Itu kan karena kosmetiknya Teh sakura," bisik Linda.
"Ya mereka kan memang begitu," jawab Stella berbisik kembali.
"Untuk riasan dan hiasan baju kalian beberapa ada yang unik ya. Agak di luar batas kami apalagi kurang pas dengan nama grup kalian yaitu Glitter. Kalau lebih bagusnya nama kalian diubah deh. Seperti Cheerful kan dari awal kalian tampil sampai akhir, riasan kalian menampilkan sosok ceria," kata Vidi.
Mereka semua tersenyum mendengar komentar Vidi namun tidak dengan D. Agak tipis.
"Kalau kata aku sih kurang masuk kalau namanya Cheerful karena beberapa ada yang kurang ceria. 2 orang yang paling belakang itu termasuk ceria ya saat gerakan yang sulit juga mereka masih bisa senyum," kata Jupi sambil tertawa.
Tepuk tangan meriah juga gemuruh tawa dan gumaman yang lainnya.
"Bagaimana bisa kalian senyum di saat menarikan bagian yang sulit?" Tanya Vidi.
Mic kemudian diberikan MC pada Stella, A hampir saja menjawab dan menatap MC.
"Terima kasih. Karena sesulit apapun gerakannya, tetap harus tampil baik termasuk selalu senyum," jawab Stella menurunkan micnya.
"Kalau menurut aku..." kata D kemudian menyela langsung.
"Maaf ya, saya mau bertanya sama anggota yang sedari tadi kalian mulai menari, mereka tidak mengubah posisinya," kata Jupi pada D tersenyum.
D dengan wajah yang malu mengangguk dan menurunkan mic. Beberapa suara Buuuu bergema di dalam panggung lalu disertai tawa.
"Silakan yang anggota belakang lainnya menjawab. Hmmm Sakura ya," kata Jupi.
"Iya. Semuanya sangat menyenangkan," jawab Sakura dengan suara yang masih kelelahan.
"Apa begitu menyenangkannya menari bagian sulit dengan melemparkan senyuman?" tanya vidi tertawa.
"Ya itulah tantangannya. Tidak mungkin menari tanpa senyum atau gerakan lucu lainnya. Meskipun memang gerakan tarian kami agak sulit. Sebisa mungkin kami bisa membuat para juri menikmati," jawab Sakura lagi.
Semua orang bertepuk tangan termasuk BTS yang memakai alat penerjemah. A sebal sekali mendengar jawabannya.
__ADS_1
"Saya suka dengan grup kalian. Saya mau tanya nih kira-kira nama grup apa yang cocok dengan karakter kalian yang berbeda?" Tanya Rossa.
Bersambung ...