Dunia Mencari Bakat

Dunia Mencari Bakat
4


__ADS_3

"Terus? Masa kita lakukan gerakkan itu sendiri-sendiri?" Tanya A keberatan.


"YEEEE!!" Seru mereka semua kepadanya. Masih juga belum paham.


"Ih, capek deh! Maksud aku, kita cari gerakkan dulu sendiri sesuai lagu lalu sejam kemudian kita masing-masing tunjukkan ide. Satu orang perlihatkan yang lainnya menonton, nanti bergiliran. Lapu kita cari yang sesuai dengan lagu. Mengerti sampai sini?" Tanya Sakura.


Barulah A mengerti. Tanpa mereka sadari, beberapa orang tengah merekam kegiatan mereka semua sambil bersembunyi. Beberapa menit berlalu semuanya sudah mendapatkan gerakan dan memutuskan berkumpul.


Satu per satu mereka memperlihatkan gerakan yang mereka buat. Kemudian memutuskan semua gerakan akan dipakai dengan dibuat kombinasi.


"Lagu yang kita pakai agak Beat kan nih ya jadi saling usahakan saja latih pernafasan jangan sampai pingsan. Soal posisi kita buat formasi yang mudah diingat saja," kata Sakura memberikan saran.


"Dari huruf bagus tuh," kata Linda.


"Hurufnya yang mudah juga," kata A.


Kemudian mereka mencoba setiap huruf dan didapatkan yang mudah adalah A, H, J, C, E dan Z. Mereka mencoba berganti posisi ternyata bermasalah pada keempat teman Linda, mereka pindah terlalu cepat sehingga membuat Stella dan Linda saling bertabrakan.


"Stop! Stop!" Kata Dece membuat semuanya berhenti melangkah.


"Aaah! Kacauuu!!" Teriak C frustasi.


"Begini begini, kalian jangan seperti itu. Kalian berdua pindahnya agak beri jeda waktu dong. Terlalu cepat, jadi buat semuanya seperti ber balapan," kata Sakura garuk kepala.


"Kita contoh kan deh," kata Linda.


"Iya Nih seperti ini. Di lagu Jar of Heart kita bisa tenang berpindah posisi dengan kode 1, 2. Kita pindah seperti ini lalu bergerak lagi 1, 2. Jadi lihat kan? Aku dan Linda tidak bertabrakan. Aku ke kiri, Linda kanan begitu terus," kata Sakura memberikan contoh.


"Iya iya iya cepat deh. Sudah panas nih," kata D dengan malas.


Ketiga temannya mengerti lalu mereka mencobanya, benar saja mereka bisa leluasa sambil menari juga. D agak sinis memandangi Sakura yang berganti posisi dengannya.


"Bagaimana kalau kita buat tanda untuk berpindah posisi?" Tanya Stella.


"Nah, boleh tuh, ingat ya kalian berempat yang santai. Meski lagunya Beat tapi rileks," kata Sakura memberikan tanda.


"Oke," kata B dan C. D mengangguk saja. Mereka kemudian mencoba lagi dengan lagu sampai akhir ternyata A yang memberikan jentikan jari untuk berpindah posisi.


"Yes! Kita sudah cukup bagus kan," kata A dengan senang sekali. Mereka menikmati yang kesekian kalinya dan bersorak.


"Di rumah kita semua berlatih terus ya dan sesuai irama lagu Aku yakin latihan kita seminggu ini cukup untuk pengujian minggu depan," kata Sakura yang semangat juga.


Mereka semua bersorak senang hanya D yang memandangi Sakura dengan wajah jutek dan mendelik.


Siang hari mereka memutuskan untuk istirahat, dan berpencar. Tim D tidak jauh dari mereka dan tengah membicarakan sesuatu sambil me matai tim Linda.

__ADS_1


Sakura lalu ijin sebentar ke taman sebelah karena menelepon ibunya. A menatap Sakura pergi entah kemana dan dia menghampiri Linda dan Stella.


"Lin, dia kakak kamu?" Tanya A.


"Saudara. Kenapa?" Tanya Linda balik.


"Kok sombong sekali ya sok banget beri kita perintah segala," kata B.


"Sombong?" Tanya Linda dan Stella dengan menaikkan satu alis mata.


""Kalau kalian pikir Teh Sakura sombong, kita tidak mungkin bisa sebagus ini. Kalau Teteh tidak bertindak seperti tadi, sampai hari H kita hanya akan mempermalukan diri kita di depan juri nanti," kata Linda.


Mereka berempat diam dan saling menyikut.


"Iya, Teteh begitu bukan untuk mengendalikan kok. Kalian juga lihat karena arahannya, gerakan kita semua masuk ke dalam lagu. Kalau tidak suka ya cari saja kelompok lain," kata Stella jutek.


"Ya maunya sih begitu tapi siapa yang mau," kata C.


"Lalu kok bisa Teh Sakura gerakannya bisa lancar? Aku lihat dia bukan penari," kara D dengan nada jutek.


"Ya wajarlah, dia kan kuliahnya jurusan Perguruan Keguruan Taman Kanak-Kanak. Kalau kuliah pasti menari kan," kata Linda.


"Kalau tidak salah juga Teh Sakura harus menciptakan gerakan sendiri ya untuk tarian," kata Stella.


"Iya jadi menurutku ya wajar karena ini seperti bidang kuliahnya," kata Linda.


"Guru TK?" Tanya A.


"Iya," jawab Stella dan Linda dengan singkat.


"Ya pantas kalau begitu memang sih dalam pengarahan bagus juga soal posisi, gerakan dan lagu," kata B.


"Makanya tanya dulu ke orangnya baru komentar. Teteh Sakura baik kok orangnya," kata Linda.


"Oh," kata mereka berempat lalu berpindah tempat dan Sakura berjalan menuju Linda.


Pukul 2 mereka berlatih lagi kali ini dalam garasi gedung Mall yang sepi. Dan beberapa orang aneh juga berada di sana. Satu orang tengah memfoto Linda, Stella dan Sakura dengan berbagai sisi yang berbeda.


"Oke deh besok kita rencanakan soal seragam," kata A.


Tiga hari terlewati akhirnya menuju hari-hari mendebarkan. Mereka setuju soal seragam grup.


"Kita harus udunan berapa?" Tanya Linda.


"Bahannya kaos?" Tanya B.

__ADS_1


"Jangan mahal-mahal ya," kata Sakura.


"Tenang deh bahannya oke, harganya dibawah Rp 200.000 kok. Sekarang, aku mau tanya warna kesukaan kalian soalnya ada kolaborasi warna di seragam," kata A.


"Hitam dan hijau," kata Sakura.


"Oke, aku tulis saja deh," kata A.


Stella, merah dan biru. Lalu Linda, violet dan biru. Mereka berempat juga menyebutkan, B melihat secarik kertas yang A tuliskan.


"Buat apa sih tanya warna segala?" Tanya B penasaran.


"Seragam baju dong. Supaya bisa dibedakan," kata A menatap D yang tersenyum.


Linda, Stella dan Sakura merasa kurang nyaman. Nah lho mereka mau berbuat apa nih?


"Hei, ingat ya di dalam grup ada yang berhijab jangan macam-macam deh seragamnya," kata Linda.


"Duh, sudah deh pokoknya nanti jadi bagus kok dipakainya. Kita semua akan sangat matching," kata A mengacungkan jempolnya.


"Teteh agak merasa buruk deh," bisik Sakura.


Pukul 7 malam mereka bubar, Sakura pulang dengan arah yang berbeda dan Linda Stella memutuskan untuk jalan bersama.


"Eh, kalian agak curiga tidak sama A? Soal seragam itu," kata Sakura kurang nyaman.


"Lah iyalah Teh. Soalnya tuh orang suka seenak jidatnya sama dengan di kantor," kata Linda.


"Iya. Masa kita juga sih yang harus atur?" Tanya Stella.


"Kan grup ini terbentuk kalian yang ajak mereka kan. Ya harusnya kita yang pikirkan supaya enak semua," kata Sakura.


"Aku tidak yakin deh soal seragam akan sesuai buat kita bertiga," kata Stella.


"Hmmm semoga pikiran kita salah," kata Sakura.


Sakura lalu melambaikan tangan dan naik angkot, begitu juga dengan keduanya. Beberapa orang pergi juga karena sudah tahu jadwal latihan mereka.


Di rumah Sakura menceritakan semuanya pada keluarga. Kakaknya bersorak memberikan dukungan ahar setidaknya bisa menang.


"Eh, ada iklan soal BTS juga ya. Yah siapa tahu kalau menang bisa bertemu mereka," kata Fitria menatap layar TV.


"Masa sih mereka ada hubungannya dengan pencarian bakat yang ini?" Tanya Sakura tidak percaya.


"Ya siapa yang tahu kan lumayan mendongkrak kualitas acara," kata Fitria memindahkan channel.

__ADS_1


"Tidak ada yang mustahil di dunia ini," jawab Anne yang akhirnya memamerkan kandang kucingnya. Dan mereka bersorak untuk usahanya.


Bersambung ...


__ADS_2