
Sore hari, waktu yang sama saat Ryan dan Alfan bertarung dengan geng motor.
Rumah Randy, lebih tepatnya Warnetnya.
Sore itu, dia bermain game e-sport di PC nya yang dia rakit sendiri dengan budget sekitar lebih dari 40 juta yang dia cicil komponennya karena kondisi pasar PC yang sedang buruk waktu itu, terutama pasar VGA yang bikin menjerit yang menyebabkan sebagian orang yang mau rakit PC memilih alternatif sampai setidaknya harga kembali normal.
Sekarang, Randy sedang menghadap PC Warnetnya dan dia sebagai penjaga warnet yang sudah tentu ada lebih dari 1 PC di mejanya yang sepertinya dia sedang Mabar.
Yups, ternyata benar. Dia sedang Mabar bersama teman sekelasnya yang sama-sama PC gamers dan terlebih lagi, dia itu cewek yang cantiknya bukan maen dan sering dijuluki sebagai Ratu di sekolahnya tapi, dengan gampangnya Randy bisa akrab dan bahkan sering Mabar.
Saat sedang membicarakan match turnamen e-sport, pembicaraan seketika berubah. Ratu membicarakan mengenai geng yang sering dia lihat saat pulang sekolah. Dia bilang kepada Randy kalau tadi dia mendengar percakapan soal orang yang akan diserang sore ini dengan geng motor. Dia juga mendengar hal lain mengenai rencana yang mengancam dua orang itu.
Karena pembicaraan ini, dia akhirnya segera menghubungi Andy di discod karena dia dan Andy sudah menjadi rekan mereka berdua dan sudah barang tentu rekan harus saling tolong menolong.
Dan sepertinya saat in, Andy sedang dikamarnya mengerjakan tugas Fisika dan kimia.
“Andy, kita harus bicara sekarang.”
“Bentar, gw lagi ngerjain tugas matal pelajaran fisika dan kimia.”
“wow. Hebat juga,lu. Tapi berhenti dulu Napa!” pinta Randy
“Ok ok. Emang ada apa? Kok kayak penting gitu?”
“Gw mau bicara soal kawan lu, dua orang itu.”
Sekitar 15 menit mereka bicara, akhirnya Andy mengerti situasinya dan dia malah jadi makin tidak sabar menunggu hal tersebut.
“yah .... Kita lihat saja apa yang akan terjadi, tapi kalo aku sih pede kalo tuh dua orang pasti bisa menangani hal itu karena aku pernah kalah darinya.”
Randy sebenarnya bukan tidak percaya dengan kekuatan dua orang tersebut yang tidak lain adalah orang yang Andy bawa, Ryan dan Alfan. Tapi, yang dia khawatirkan ialah rencana mereka yang bukan sekedar mengincar top 1 terkuat kota B namun juga hal lain yang mungkin saja dendam pribadi atau bisa juga iri hati.
Hal ini bukan yang baru bahkan bisa dikatakan ini merupakan pemicu konflik yang bersifat klasik dimana sudah banyak sekali orang melakukan yang melakukan serangan disebabkan dendam. Selain dendam, iri hati juga menjadi pemicu suatu konflik antar manusia yang kebanyakan disebabkan karena salah satu pihak yang memiliki prestasi atau capaian tertentu yang orang lain belum atau bahkan tidak bisa melakukannya.
__ADS_1
Sudah tentu jelas jika kedua orang itu alias Ryan dan Alfan diincar karena pencapaiannya yang menghabisi geng nomor 1 yang berjaya 3 tahun lalu, tepatnya saat mereka kelas 2 SMP dan sekarang mereka berdua berada di peringkat 1 sebagai yang terkuat saat ini dan karena itulah masalah terus muncul dihadapan mereka sekiranya sampai mereka berdua kalah atau posisi mereka tergeserkan oleh orang lain dan incarannya akan berbeda kembali tergantung siapa yang diposisi teratas.
“Sepertinya harus beritahu mereka, Andy.”
“Mungkin itu lebih baik daripada nantinya mereka yang kerepotan karena kita yang mengetahui ini tidak memberitahunya.” Kata Andy
Berfikir sejenak sembari memandangi langit sore dengan siluet oranye yang menyinari pintu masuk warnet.
Randy kemudian menjawab “aku yakin, malam ini mereka pasti akan menghubungi kita dan pasti mereka terlibat pertarungan lagi.”
“kau tau sesuatu, kah?” tanya Andy
“..... Sore tadi, aku sempat melihat geng motor lewat didepan warnet dan sepertinya mereka menuju ke timur.” Jelas Rnady
Tersenyum sejenak dan kemudian berkata
“...... Begitu. Tapi, mereka pasti akan balik ke markas sambil disiksa oleh sepuluh orang itu.” Kata Andy yang meyakini itu terjadi.
“nampaknya, aku lupa akan hal itu.”
“aku sudah yakin kalau mereka tumbang semua karena yang dihadapi ialah orang terkuat di kota metropolitan B.” Kata Andy yang terlihat percaya diri
“kita sudahi sore ini dan kita tunggu mereka nanti malam.” Kata Andy akhiri pertemuan sore
Randy kemudian melanjutkan kegiatannya sehabis mandi, yaitu mencari informasi terkait siapa sebenarnya Ryan dan Alfan ini. Apakah mereka mantan anggota geng? Apakah mereka pernah terlibat pertempuran? Dia merasa aneh dengan Ryan dan Alfan yang merupakan pendatang dalam dunia geng yang dalam satu peristiwa, bisa menggusur posisi terkuat di kota metropolitan B dan mempertahankan posisinya selama 3 tahun tanpa tergoyahkan sekalipun. Namun, selama penelusurannya yang berlangsung kurang lebih 2 jam tersebut tidak terlihat hasil bahkan untuk secuil informasi saja tidak ada, yang ada hanyalah pencapaian mereka.
Setelah itu, Randy istirahat sebentar dan tak lama, mereka berdua hadir di discod dan tepat sesuai dugaan Randy, mereka akan cerita kepada dia dan Andy tentang sore hari tadi. Pertemuan malam itu, dihadiri Ryan, Alfan, Randy, Andy. Mereka saling bercanda sambil membicarakan tentang yang terjadi sore tadi pada keduanya.
Kemudian saat Ryan mengatakan “gak gitu. Saat gw jalan pulang, gw denger suara dari leader-nya yang ngomong sesuatu tapi gw dengernya hampir kayak ancaman tapi kurang jelas,gitu.” Itu membuat Andy dan Randy terdiam dan berfikir sejenak tentang yang dihajar mereka sore tadi dan siapakah mereka sebenarnya lalu apa tujuannya karena keduanya sudah tau tentang yang dilawan mereka berdua bahkan informasi sampai titik terdalam mereka dapatkan.
Mereka bingung
Bagaimana cara memberitahu mereka?
__ADS_1
Hal ini dikarenakan nyawa mereka jadi taruhannya jika mereka nantinya benar-benar melawan 10 ketua divisi dari black wings yang notabenenya digadang-gadang menjadi yang terkuat setelah 4 tahun tidak lahir yang terkuat untuk menggeser posisi dari legenda 10 orang berbahaya yang kematian mereka tidak dapat dipercaya oleh sebagian besar geng yang mereka kalahkan yaitu 10 just night atau juga Justice night.
Informasi ini Randy dapatkan saat secara tidak langsung mendengar percakapan pelanggannya. Tidak cukup disitu, dia juga sempat mencari keberadaan mereka dan ternyata itu bukan seperti makanan yang biasa saja namun dilebih-lebihkan tapi itu benar-benar nyata.
“Rupanya mereka tidaklah berbohong” ucap Randy yang pada saat itu tau lokasi mereka dan memata-matai mereka
Hal ini menjadi dilema Randy dan Andy, itu karena mereka sudah berteman dan mereka juga akan berusaha membantu jika ada yang dibutuhkan.
“Apa perlu kita beritahu mereka?” tanya Andy
“jika kita memberi taunya, entah apa jadinya. Dan sekarang juga sudah makin jelas kalau 4 orang itu ada dipihak siapa.” Jelas Randy
Randy mengatakannya bukan tanpa bukti. Karena peristiwa dikeroyok sore itu terjadi setelah dia pulang dari sekolah dan waktunya pas saat dia sendiri melihat segerombolan geng yang menuju timur dan dia tau siapa yang diincar geng itu, dan Ratu juga mengatakan jika mereka berdua yang jadi incaran.
“alangkah baiknya, saat memberitahu mereka akan hal ini harus diikuti dengan peringatan buat mereka.” Saran Andy
Mungkin ada benarnya juga dan ini bisa membantu mereka. Pikir Randy
“..... Kau benar. Kita hanya bisa memberikan peringatan itu kepada mereka” kata Randy yang setuju dengan Andy
Kemudian, Randy berkata dengan kedua orang tersebut
“Sebaiknya, hindari mereka dahulu. Mereka adalah bawahan 10 ketua divisi black wings, geng besar yang mengincar kalian”
Aku merasa itu hal yang percuma dikatakan. Pikir Randy
Ryan kaget dan bertanya-tanya
Sedangkan, classmeet tinggal tiga hari lagi.
Keduanya bersiap jika 4 orang itu mau mengacau.
Dipihak 4 orang itu, mereka sedang mengatur strategi untuk 3 hari mendatang.
__ADS_1