
Diwaktu yang sama, ada seseorang yang terlihat sedang melihat sesuatu cahaya yang terang tetapi dalam ruangan minim cahaya. Dilihat dari bentuk cahaya dan alat yang berada disekitarnya, pemuda tersebut kemungkinan berada didepan PC-nya sembari asyik mengobrol dengan lainnya.
Pemuda berpakaian kaos oblong dengan menghadap minuman dan makanan yang dia dapatkan di kulkas rumahnya. Dia duduk dikursi gaming yang semua youtuber punya sembari menghabiskan waktunya didepan PC.
“hei, kapan kita keluar bareng? Yok lah”
“gak usah lah, ER. Nanti malah diburu gangster.”
“Eh .... Kok gitu sih, NOZ. Gue juga pengen ketemu kalian sambil ngobrol di cafe atau dimana, gitu.”
“sorry, gue gak ada waktu buat hal begituan.”
“akupun sama dengan Will, gak ada waktu. Lebih baik kugunakan waktuku buat baca buku.” Jawab Sou
“heh .... Kalian gak asik!”
“terserah apa kata lu.”
Beberapa saat kemudian, suasana pembicaraan diantara keempatnya tiba-tiba berubah jadi serius. Dari semula pembicaraan yang terdengar santai dan penuh ekspresi, berubah jadi suasana yang serius dan tegang. Mereka ialah 4 orang yang sering dianggap kelompok yang menguasai kota B dalam bidang digital.
Suara kipas pendingin dalam PC mereka jadi terdengar sampai ke masing-masing dari mereka. Semula yang suasananya santai dan berwarna menjadi sunyi, suram nan tegang. Layaknya mereka ingin membicarakan sesuatu yang serius. Tidak ada diantara mereka yang memulai pembicaraan seolah mereka tau apa yang dipikirkan masing-masing hingga akhirnya ER memulai pembicaraan yang serius.
“Kalian masih ingat peristiwa 4 tahun yang lalu?” tanya ER dengan semuanya
“... Ya, masih ingat . “Jawab NOZ singkat
“mm, ingat.” Jawab sou sembari membaca buku kesayangannya
“ingat.” Jawab Will
“Kalian masih ingat dengan dua bocah SMP yang dibawa Gideon itu?” tanya ER. Kemudian, semuanya menjawab “ya” sebagai tanda bahwa mereka semua masih ingat dengan dua orang yang mereka maksud.
“Gw sekarang sedang melakukan sesuatu kepada mereka.”
Sontak hal itu membuat semuanya kaget. Pasalnya, ER melakukannya tanpa memberi tau yang lain dan ini membuat semuanya marah.
“kok lu gak kasih tau kita?” NOZ
“habisnya, terlalu seru sampai gw lupa ngabarin kalian” jawabnya dengan gampang
“itulah dirimu, selalu melakukan semuanya sendiri sampai kawanmu pun tak kau kabari.” Will
“iyadeh, maaf. Habisnya, dia kan kesayangan dari seniornya.”
***
Malam hari, diwaktu yang sama.
Terjadi pertemuan yang tak terduga. Pertemuan antara black wings dengan flammable.
__ADS_1
Dua kubu dengan kekuatan tempurnya yang luar biasa, bertemu dalam satu titik dan sepertinya sedang menuju ke arah yang sama.
Bagi masyarakat yang tidak tau, mereka hanyalah sekelompok geng yang ingin bertarung karena alasan klasik.
Namun hal ini tentu berbeda jika yang melihat ialah orang yang tau mengenai dua geng itu. Disana terdapat beberapa orang yang jarak dari geng tersebut bertemu, sekitar 80m ke Utara dalam keadaan bersembunyi di restoran, selain lapar juga guna menghindari kejadian yang merepotkan. Mereka menikmati makanan mereka dengan santai sembari mengobrol. Disana, ada 4 orang dengan 3 laki-laki dan 1 Perempuan yang sedang ditugaskan oleh seseorang guna memantau sesuatu di area itu. Pemimpin dari kelompok itu ialah yang Perempuan karena memiliki kecerdasan yang mumpuni dan Memiliki jiwa kepemimpinan lebih tinggi dari pada 3 laki-laki.
Perempuan yang bersamai tiga laki-laki itu berkata sembari mengarahkan perhatian ke arah pertarungan 2 geng tersebut.
“sepertinya mereka sudah memulainya. Tak disangka sesuai rencana.”
“ya, sesuai perkataannya kalau mereka mengincar orang yang sama. Tinggal menunggu hasilnya saja.”
“bukankah mereka sama kuat? Lagian black wings membawa anggota terkuatnya. Sepertinya mereka memang berniat bermain brutal dengan duo peringkat satu.”
“kedua memang tidak mau menyerah, ya! Padahal harusnya mereka tau kalau mereka tidak akan bisa menang melawan Duo peringkat satu.” Jelasnya
Terlihat jelas dari pandangan mereka bahwa kedua kubu tersebut bertarung sangat brutal demi menghabisi lawan mereka agar tidak menghalangi jalannya untuk melawan seseorang yang sangat buron oleh seluruh gangster kota B.
Suasana malam hari yang biasanya terasa lebih nyaman, tidak Terasa demikian pada malam ini yang lebih berisik dan kurang aman karena terjadi pertempuran. Masyarakat yang ingin lewat jalan tersebut terpaksa harus mengambil jalan memutar agar tidak terkena imbas dari pertempuran tersebut. Masyarakat juga sudah berusaha sebisa mungkin tidak mendekati pertempuran tersebut karena mereka tahu bahwa dua kubu gangster yang bertarung tersebut ialah geng yang paling ditakuti Masyarakat jika keduanya bertemu karena seperti yang sedang terjadi sekarang, pertempuran tersebut ialah pertempuran paling brutal antar geng. Keduanya memang ditakdirkan tidak boleh bertemu, jikalau sudah seperti ini maka masyarakat tidak ada cara lain selain menunggu pertempuran mereda dengan sendirinya.
“kenapa tidak asal polisi yang datang untuk membubarkan mereka, ya?” tanya salah satu laki-laki
“ini ada hubungannya dengan 4 bos kita dan dosa yang telah mereka lakukan dimasa lampau.” Jawab perempuan tersebut
Bukannya tidak ada masyarakat yang panggil pihak berwajib, tapi mereka tidak bisa mengatasi gangster seperti mereka yang tidak terkontrol dan tidak bisa diredam. hal ini sebenarnya dimulai beberapa tahun yang lalu, saat gangster legendaris masih sangat aktif. Kejadian paling brutal terjadi saat mereka melakukan ekspedisi karena terdapat laporan dari seseorang jika ada anggotanya yang diserang oleh sekelompok geng didaerah Selatan. Mereka awalnya tidak percaya dengan hal tersebut sampai sang ketua geng, Gideon mengingat bahwa 4 orang dari gengnya sudah pulang karena sudah larut malam dan kebetulan mereka juga tinggal didaerah Selatan.
“Bentar. 4 orang itu sudah pulang, kan?” tanya Gideon ke lainnya
“Mereka bukannya orang selatan kota, kan?” tanya anggota gondrong yang rambutnya poni tail
Sontak itu membuat Gideon mengambil langkah untuk menyusul 4 orang tersebut ke daerahnya dan memastikan kalau mereka baik-baik saja dan tidak terjadi apa-apa dengan mereka.
Mereka yang terdiri dari 10 anggota pun menyusul 4 orang anggotanya ke daerah selatan tanpa persiapan apapun. Mereka ke daerah selatan hanya untuk memastikan jika 4 orang dari anggota mereka baik-baik saja dan tidak berniat melakukan pertempuran. Segala macam senjata mereka tinggalkan, walaupun sebenarnya mereka saat bertempur pun hanya membawa senjata tumpul sekalipun lawannya ialah geng dengan senjata tajam, mereka tetap berhasil mengalahkannya dengan mudah.
Malam tersebut tidak ada firasat buruk dari salah satu anggota geng tersebut kepada mereka semua, satu-satunya firasat buruk ialah jika 4 orang itu kenapa-napa. Geng tersebut terkenal dengan anggotanya yang memiliki kemampuan tidak jauh beda dengan pemimpinnya, Gideon. Banyak geng yang sudah merasakan kemampuan dari semua anggotanya. Dan itulah yang membuat geng tersebut terkenal padahal mereka tidak menyebut diri mereka geng, mereka hanyalah anak muda yang nongkrong di warung yang berada di desa yang letaknya sebelah timur laut dari kota B, sebuah desa modern.
Mereka terus berlari dan mencari keberadaan 4 orang anggotanya yang menuju ke daerah selatan, tempat mereka tinggal. Dengan panik dan bergegas mereka terus berlari dan tidak peduli dengan apapun. Mereka memiliki prinsip pertemanan yang kuat dan solid. Jika salah satu ada yang mengalami kesulitan, anggota lainnya siap membantu kapanpun, solidaritas yang luar biasa seperti kawanan semut.
“tadi kau bilang kalau kerusuhan ini tidak dicegah polisi karena 4 bos kita itu, emang apa yang mereka lakukan?” Tanya salah satu laki-laki
Perempuan yang memimpin pengintaian itu menjawab “itu karena berhubungan dengan bekas gengnya dulu. Mereka pernah bergabung dengan geng terkuat Di kota B yang terkenal dengan jumlah anggota paling sedikit namun dengan kemampuan yang tak jauh beda dengan pemimpinnya.”
Jawaban perempuan itu membuat ketiga laki-laki itu kaget. Ternyata 4 orang yang mukanya saja tidak pernah mereka ketahui tersebut pernah bergabung dalam sebuah geng, bahkan geng terkuat di kota B.
“apakah dunia gangster dulu tidak sebesar sekarang?” tanya laki-laki tersebut
“tidak, dahulu malah lebih besar dari yang sekarang. Dahulu semua gangster menuju pada satu tujuan, yaitu menghancurkan peringkat 1 geng paling kuat, geng yang sudah aku ceritakan tadi. Tapi, semenjak mereka menghilang, tak disangka kerusuhan malah tak bisa diatasi.”
“Bukannya sekarang masih sama? Apa yang beda dengan waktu itu?”
__ADS_1
“Tidak, perbedaan era sekarang dengan waktu itu ialah banyaknya gangster yang kuat waktu itu dibandingkan era sekarang yang hanya bisa dihitung dengan jari.” Jelasnya perempuan itu.
Entah kenapa waktu itu walaupun banyak sekali gangster tapi tidak serusuh sekarang. Sekarang aku sudah tau kenapa hal itu serusuh sekarang, hal itu karena dewan 4 penjuru atau juga bisa disebut sebagai, 4 KAISAR ONLINE. Julukan itu diberikan karena mereka menguasai seluruh kota B hanya melalui PC mereka, julukan itu bukanlah julukan biasa, mereka seringkali mengacaukan server pemerintah yang juga punya banyak hacker berkelas namun mereka tak berkutik dan kalah telak saat menghadapi salah satu dari 4 KAISAR ONLINE tersebut.
Awalnya aku berpikir mereka ialah teman baik, walaupun aku hanya sering mendengarnya melalui discod, namun mereka sebenarnya bermusuhan dan juga saling serang satu sama lain. Hal itu juga pernah aku alami saat aku melakukan pertemuan online yang kemudian berantakan karena salah satu dari mereka mencari masalah dengan lainnya yang berakibat pada perang antar keempatnya dan waktu itu aku juga kaget dan baru menyadari bahwa mereka memiliki pengikut yang juga mempunyai ketrampilan dibidang yang sama. Perang tersebut ialah perang antar hacker, masing-masing dari pengikut mereka punya background yang berbeda, ada yang seorang editor dari seorang konten kreator, ada juga yang merupakan seorang programmer yang bekerja individu dan ada juga yang bekerja pada suatu instansi tertentu, kebanyakan dari mereka ialah programmer yang memiliki website sebagai bisnis mereka, namun ada juga yang memiliki website sebagai tempat share semata.
Perang hacker tersebut membuat sebagian besar website di Kota B down, bahkan website pemerintah juga korban dari serangan tersebut. Hal itu kemungkinan karena ada salah satu pengikut dari 4 KAISAR ONLINE yang bekerja pada pemerintah sehingga berhasil dilacak dan dijatuhkan website tersebut. Pada peristiwa tersebut menyebabkan banyak kalangan, termasuk konten kreator mengalami kerugian akibat media sosial yang juga down saat perang hacker atau perang cyber berlangsung. Karena itulah aku sangat yakin jika kota B sudah dikuasai oleh 4 KAISAR ONLINE dengan adanya peristiwa gila dan sangat kacau tersebut.
“Wah ... Ternyata lebih lama dari yang kuduga, ya?” kata perempuan itu
“sepertinya mereka memang monster semua, terutama Flammable yang dalam pertempuran kali ini mereka menang jumlah namun kalah dalam battle.”
“mereka belum selesai juga, padahal sudah hampir 3 jam mereka bertarung, lho?” kata salah satu laki-laki
“itulah mereka. Jika keduanya sudah bertemu, akan sangat lama mereka bertarung, bahkan hingga berjam-jam lamanya sampai salah satu dari mereka tumbang.” Jelas perempuan itu
***
Sementara itu, di sebelah timur kota B, desa tempat tinggal Ryan & Alfan
Mereka masih menghadap PC mereka sembari memikirkan maksud dari ER, salah satu dari 4 orang sialan itu. Namun Alfan merasa kalau itu akan jadi hal buruk, namun dia berusaha agar tidak terlalu memikirkannya tetapi tetap waspada dengan kejutan yang diberikan oleh ER dan 3 orang lainnya.
Akan lebih baik kalau aku tidak memikirkan maksud dari dia dan tetap waspada dengan kejutan yang dia berikan. Kami berdua sudah tau sifat dia dan jujur saja dia memang orang yang penuh misteri walaupun dengan sifatnya yang terllihat lepas dan bodoh, tetapi itu hanyalah kedok semata. Dia adalah salah satu orang yang memiliki kecerdasan yang tinggi, ditambah ada Tiga orang lainnya yang juga seperti dia.
Di kamar Ryan
Setelah mendapatkan pesan dari ER, Ryan masih penasaran mengenai apa yang akan dilakukannya mengingat pesan yang ER kirim ke Ryan yang diduga pertanda akan terjadinya sesuatu yang akan menimpa mereka berdua.
“Alangkah baiknya aku ajak dia keluar saja dan bicara soal tadi.”
Setelah itu, Ryan langsung masuk ke kolom Chat dan mengajaknya keluar dengan ketikan [Keluar, yok.]
Tak lama, Alfan kemudian membalas dengan ketikan [Yok]
Beberapa menit kemudian, Ryan keluar dan sudah ditunggu Alfan di sebrang jalan. Mereka kemudian jalan ke kanan menuju arah barat, lebih tepatnya ke warung yang didepannya terdapat sebuah taman yang tak seberapa luasnya.
Didepannya, mereka berdua melihat sekumpulan remaja yang juga berada di warung tersebut. Pada malam hari, biasanya warung tersebut seringkali didatangi pemuda yang suka begadang dan nongkrong ataupun hanya sekedar membeli makanan karena jam bukanya yang bisa dibilang 24 jam.
Kemudian, satu dari mereka melihat kedatangan Ryan dan Alfan dan sontak dia pun menyapanya dan membuat yang lain juga menoleh kearah Ryan dan Alfan dan melakukan hal serupa.
“Seperi biasa, Kalian selalu disini pada malam hari.” Sapa Ryan pada Sekelompok Remaja tersebut.
“tidak juga. Kami disini gak sering juga.” Sapa mereka balik
Mereka semua adalah teman kami, walaupun hanya teman biasa.
Sekumpulan pemuda tersebut ialah teman dari Ryan dan Alfan, tetapi hanyalah teman biasa dan bukan teman dekat.
“Fan, apakah mereka mau ikut campur?” Ryan tanya mengenai maksud pesan dari ER
__ADS_1
“lebih tepatnya, mereka adalah dalangnya.” Jawab Alfan
Jawaban itu yang memperkuat kalau memang merekalah dalang dari masalah yang menimpa mereka berdua belakangan ini.