Duo Terkuat Yang Diburu Semua Gangster Di Kota-nya

Duo Terkuat Yang Diburu Semua Gangster Di Kota-nya
Jangan Masuk ke Kandang Singa


__ADS_3

“rupanya memang benar kalau mereka penyebabnya.” Kata Ryan


Sembari ngobrol, mereka berdua mendekat ke warung Dan membeli minuman kopi botol yang sengaja mereka beli agar tidak mudah mengantuk karena ingin tau apa yang mereka berempat inginkan dari Ryan & Alfan sampai-sampai mereka terus mengganggu kehidupan Ryan dan Alfan.


Mereka kemudian menuju tempat yang agak jauh dari kelompok pemuda tadi karena pembicaraan ini tidak ingin mereka ketahui oleh pihak luar. Mereka memilih tempat sebelah Utara yang terdapat kursi panjang yang dibelakangnya ialah batas dari taman. Taman ini ialah taman bermain. Namun pada saat malam hari sering dijadikan tempat nongkrong pemuda yang datang ke warung 24 jam milik pasutri muda. Layaknya taman bermain, terdapat ayunan, jungkat-jungkit dan yang satunya ialah hanya kursi taman dibawah pohon pucuk merah. Disebut pohon karena ukurannya sudah besar dan tinggi dan kurang cocok dipanggil tanaman sedangkan ukurannya saja sebesar pohon mangga yang kemungkinan tingginya mencapai ± 7 meter.


Mereka kemudian duduk dan melanjutkan obrolan tadi.


“gw penasaran apakah segabut itukah kehidupan mereka sampai-sampai mengganggu kehidupan orang lain.” Kata Ryan


“mungkin saja Kehidupan mereka memang sangat gabut karena mereka sendiri jarang keluar dari kediaman mereka, bukan? Aku sangat yakin mereka juga takut keluar dari apartemen mereka.” Kata Alfan


“apa karena mereka itu kaum No Life?” tanya Ryan


Alfan menjawab “mungkim saja. Kebanyak dari mereka memang tidak suka keluar rumah atau apartemen mereka. Mereka lebih memilih untuk berada didalam kediaman mereka karena bagi mereka tidak ada waktu untuk pergi keluar yang tentu juga akan menghabiskan uang mereka.”


“definisimu seakan-akan menggambarkan kondisi dirimu Sekarang.” Ledek Ryan kepada Alfan


“Harusnya sebelum berkata seperti itu, kau juga bercermin pada dirimu.” Balas Alfan


Seakan-akan tidak terlalu peduli dengan pesan tadi, mereka bersenda gurau dan saling meledek satu sama lain.


***


Kota B

__ADS_1


Tempat pertarungan Black Wings dengan Flammable.


Ditempat itu, terdapat 3 Orang yang keduanya ialah laki-laki dan yang satu perempuan, mereka ialah kelompok bayaran yang dibayar oleh 4 KAISAR ONLINE. Mereka ditugaskan untuk memantau pertarungan Black Wings dengan Flammable.


Pertarungan yang berlangsung selama ± 3 jam itu berakhir dengan kemenangan Black Wings walaupun dengan anggota yang masih bisa berdiri hanyalah 3 orang, itupun sudah termasuk leader dari Black Wings, Jordi.


Hasil dari pertarungan itu, mereka beritahukan kepada bos mereka, 4 KAISAR ONLINE. Mereka sendiri kurang paham kenapa mereka disuruh mengamati sebuah pertarungan yang ternyata bos mereka yang membuatnya.


“Aku masih bingung tentang pemikiran mereka yang notabene lebih cerdas dariku.” Kata perempuan pemimpin kelompok tersebut.


“entahlah, itu urusan mereka.” Kata salah satu laki-laki


“Kau benar. Tetapi kalau dipikir lagi, buat apa?” kata perempuan itu


“Memang benar terdengar janggal, tapi biarkan saja. Lagian mereka pasti punya alasan mengapa sampai menyewa kelompok seperti kita.” Kata salah satu laki-laki


Sementara itu, dekat lokasi pertarungan, terdapat orang berpakaian biasa, berjalan menjauh dari tempatnya tadi setelah menelpon dengan seseorang di gang gelap.


“Black wings menang dengan sisa anggota yang berdiri hanya 3 orang, sedangkan lawannya, Flammable, tumbang semua.” Kata orang misterius


“ok, Kerja bagus. Terima kasih telah membantu.” Kata Randy


Tak kusangka, mereka melakukan pertarungan malam ini ke timur dari pusat kota B. Sebaiknya aku beritahu Andy akan hal ini.


Randy kemudian mengirimkan informasi pertarungan tersebut ke Andy melalui pesan. Hal ini membuat Andy memiliki dugaan kalau sebenarnya keduanya mengincar satu orang yang sama.

__ADS_1


“Sebaiknya aku beritahu mereka.” Gumam Andy


***


Sementara itu, taman didaerah tempat tinggal Ryan dan Alfan.


Setelah bergurau, suasana kembali menjadi serius dan Ryan kemudian berkata.


“dengan hadirnya pesan itu, bisa dipastikan kalau 4 mata-mata yang berada dalam SMA 4 mendapatkan informasi dari mereka berempat. Mereka memang orang yang menjengkelkan.” Kata Ryan sembari mengerutkan alisnya


“begitulah. Mereka menjual informasi kepada Black Wings tetapi dia malah memberikan informasi 4 mata-mata Black Wings kepada kita. Aku sudah paham apa yang mereka inginkan.” Kata Alfan


Disaat mereka sudah mencapai kesimpulan yang pasti, tiba-tiba terdengar bunyi notifikasi dari aplikasi chat dari hp Ryan. Kemudian dia mengambil hpnya dari saku dan membuka chat tersebut. Ternyata dari Andy yang mengirimkan pesan.


[From: Andy]


[Now]


[Black Wings habis bertempur dengan flammable dan sekarang sedang menuju ketempat kalian. Namun hanya sedikit anggota yang ketempatmu.]


Setelah Ryan melihat isi pesannya, dia berkata


“Ternyata mereka kesini.” Kata Ryan


“siapa yang kesini, Yan?” tanya Alfan

__ADS_1


Ryan menjawab dengan tatapan serius “Black Wings.”


__ADS_2