
Namun, orang yang Ryan lawan tadi sempat mengatakan sesuatu sebelum Ryan pergi dari tempat itu
“kita akan bertemu di beberapa match” ucapnya dengan senyum sinisnya
Mendengar hal itu, sontak membuat Ryan sedikit menoleh ke arah kelas dari orang tadi yang dimana terdapat papan yang digantung diatas sebelah kiri pintu yang bertuliskan [2-D]
Kelas 2-D? Akan gw cek habis ini ke Bagan pertandingan dan kelas gw. Kata Ryan dalam hatinya
Ryan kemudian bertanya kepada Rena dan Amelia
“Kalian mau kami antar ke UKS, gak?”
Rena menjawab “tidak usah, kami mau ke ruang OSIS buat istirahat sebentar.”
“Ya sudah, biar kami antar ke ruang OSIS.” Kata Ryan menawarkan bantuan
“terima kasih.”
Ryan dan Alfan kemudian menuju ke ruang OSIS untuk mengantar Rena dan Amelia istirahat sebentar akibat ulah 4 orang tadi.
Setelah itu, mereka berdua menuju ke lapangan untuk cek bagan pertandingan dimana yang bertanding hari ini ialah cabang olahraga futsal antar kelas.
Gw harus memastikan perkataan omongan orang tadi.
__ADS_1
Setelah di cek, ternyata ada. Kelas Ryan berada urutan ke 2 di bagian atas lawan kelas 2-D yang artinya kelas Ryan dan Alfan akan bertanding setelah dua pertandingan berakhir. Dalam Bagan pertandingan sistem play-off, dimulai dari bagian atas, kemudian bagian bawah, terus bagian atas lagi. Pertandingan terakhir pada babak 16 besar ialah berada di tengah peta Bagan pertandingan sebelum melanjutkan ke babak selanjutnya.
Sebenarnya, ada beberapa cabang olahraga yang dimana kelas Ryan dan Alfan bertemu kelas 2-D namun yang jadi sorotan Ryan dan Alfan ialah pertandingan futsal karena yang paling dekat hanya itu.
Ternyata futsal yang Paling dekat. Jika dilihat dari bagannya, kelas gw akan bertanding setelah dua pertandingan berakhir. Kata Ryan dalam hatinya
“Oh ya lupa, fan, kita harus lanjut patroli sebentar sebelum kelas kita tanding.”
“Ok. Tapi sebaiknya kita tidak lewat depan kelas tadi.”
Keduanya memilih jalan memutar untuk melanjutkan patroli karena ingin menghindari kelas tadi, Tetapi hal itu juga bukan sepenuhnya benar. Pasalnya, area setelah kelas 2-D ke kanan belum patroli semuanya. Waktu 30 menit tidaklah lama untuk patroli keliling sekolah, bahkan terasa cepat berlalu.
Tak lama, mereka pun mendengar suara yang sumbernya dari tim sound sistem. Mereka mengumumkan “selanjutnya, pertandingan futsal antara 2-D vs 2-C. Kepada kelas yang dipanggil, dimohon untuk segera menuju ke lapangan.”
“Terkait hal tadi, kah? Aku juga merasa begitu.”
“Guys, yok ke lapangan.” Kata Ryan mengajak rekan-rekannya
Mereka pun menjawab “yuk.”
Sembari berjalan ke lapangan, mereka melihat kelas 2-D berjalan keluar dari kelasnya. Mereka berisi 4 orang yang Ryan Alfan temui tadi ditambah 1 orang. Sedangkan Ryan dan Alfan masuk jajaran pemain futsal karena dimintai oleh temannya.
Kedua kubu telah sampai di lapangan dan dilanjutkan dengan saling bersalaman sebagai simbol permainan yang adil. Satu per satu pemain bersalaman dan saat giliran Ryan dengan orang yang tadi, dia terlihat akan mengatakan sesuatu kepada Ryan.
__ADS_1
“harga diri atau kehormatan?”
Kalimat itu terdengar hingga ke telinga Alfan yang berada disampingnya. Hal itu membuat sempat membuat keduanya kebingungan namun akhirnya mereka tau maksud dari dia mengatakan itu.
Ternyata itu maksudnya. Sebenarnya gw gak mau melibatkan temanku yang lain. Kata Ryan dalam hati
Ini gw dan Alfan yang mulai dan gw gak mau teman gw terlibat masalah.
Tetapi kalo gw tetep ngotot ngelawan mereka dan balas mereka, gw yakin akan kena masalah lagi dan hukuman BK akan bertambah, sedangkan gw gak mau hukuman gw bertambah.
Dirinya yang bimbang dalam mengambil keputusan sehingga dia terus berpikir sembari bertanding. Terlihat dari awal gaya bermain lawan yang keras dan ngotot membuat teman-temannya kesulitan memberikan perlawanan. Namun setelah dia melihat perjuangan temannya yang tetap melakukan perlawanan walaupun mereka bermain keras membuatnya tersadar dan tau apa yang akan dilakukan.
Terima kasih, teman-teman. Gw tau apa yang akan gw lakukan.
Lebih baik kehilangan kehormatan daripada kehilangan harga diri.
Gw dan Alfan yang memulai masalah ini dan akan gw selesaikan disini.
Kubu lawan semakin sering berusaha mencelakai rekan-rekannya tetapi sorak-sorai penonton semakin kencang dan membuat pertandingan semakin seru.
"Ternyata tim 2-D memberikan perlawanan yang keras membuat tim 2-C kesulitan menyerang pertahanan dari tim 2-D."
"Pertandingan yang sangat sengit terjadi hari ini dan mungkin tidak akan terjadi lagi di kedepannya. Hanya laga final yang mungkin bisa melebihinya."
__ADS_1