Duo Terkuat Yang Diburu Semua Gangster Di Kota-nya

Duo Terkuat Yang Diburu Semua Gangster Di Kota-nya
Classmeet 2


__ADS_3

“Ada masalah pada sound sistem yang akan digunakan, jadi aku minta tolong pada kalian agar meminjam sound sistem yang ada di lab. Komputer.” Pinta Amelia


Andi tidak tau mengenai itu, kemudian bertanya kepada Amelia.


“Bentar Mel, apa di lab. komputer ada sound sistem lain?” tanya Andi


“ada, sound sistem ini merupakan sound sistem milik lab. Komputer. Teman kita ada yang bilang kalo sound sistem disana jarang digunakan, jadi aku yakin diizinkan meminjamnya.” Jelas Rena


Ryan dan Alfan bingung sebab rusaknya sound sistem yang sudah dipersiapkan padahal sore sebelum pulang ada yang bilang “ok.”


“rusaknya emang karena apa? Bukannya kemarin udah ada yang bilang “ok” gitu?” tanya Ryan


Rena dan Amelia akhirnya menjelaskan hasil meeting semalam. Malam itu selain untuk persiapan, juga membahas keperluan untuk Classmeet hari ini, salah satunya juga membahas terkait sound sistem rusak.


“malam itu, saat meeting, ada yang meralat laporan bahwa sound sistem yang digunakan untuk Classmeet hari ini ada masalah. Salah satu anggota OSIS ada yang tau mengenai sound sistem rusak itu. Dikatakan bahwa memang sering rusak tanpa sebab, mungkin karena usianya.”


Perasaan sound sistem tugasnya kak Ika dan Randy, deh? Pikir Ryan. Kemudian Ryan menanyakannya


“Bukannya ini tugas kak Ika dan Randy, ya? Kenapa kami?”


Rena dan Amelia langsung menjawabnya


“mereka berdua belum datang, kayaknya sebentar lagi, lagian kalau mereka berdua, aku yakin kak Ika tidak bisa membawanya.” Jelas Rena


Setelah mendengar penjelasan dari Rena, keduannya akhirnya mau.


“Kalo gitu, kita langsung aja pinjam ke tempatnya.”

__ADS_1


Ketiganya langsung bergegas menuju lab. Komputer. Mereka bertiga lewat koridor sekolah sambil mengobrol kejadian penyerangan black wings ke tempat Ryan dan Alfan.


Tiba-tiba Andi berhenti ngobrol setelah berpapasan dengan 2 cowok. Nampaknya Andi mengenal siapa mereka berempat. Ryan yang penasaran kemudian bertanya


“kok tadi tiba-tiba diem? Ada apa?” tanya Ryan


Seketika Andi menjadi serius dan menjawab


“kalian tau, salah satu dari dua orang itu ialah 4 orang yang pernah aku kasih tau pada kau.”


Alfan kemudian bertanya kepada Andi


Jadi dia salah satunya? Pikir Alfan


Mereka tak sengaja melihat salah satu orang yang mengincar Ryan dan Alfan yang diketahui masuk ke SMA 4. Mereka berjumlah 4 orang dan salah satu diantaranya berpapasan dengan mereka bertiga.


Jadi dua orang diantaranya ialah yang mengalahkan ketua dan dua cewek itu? Ucapnya dalam hati dengan rasa kesal meliputinya.


Tatapan keduanya yang menjadi pemicu berubahnya atmosfer disekitarnya.


Beberapa saat kemudian, keduanya menjauh menuju tempat yang dituju.


Tak lama, merekapun sampai di lab komputer, letaknya tidak jauh dari tempat ketiganya bertemu dengan salah satu orang yang Andi maksud.


Tok tok


Suara ketukan pintu lab komputer. Tak lama setelah mengetuk pintu, seseorang keluar dari dalam ruangan tersebut. Berpakaian kemeja dan celana panjang, usianya yang kemungkinan 30 tahunan wajahnya hampir sama dengan guru lain yang usianya diketahui 30 tahun keatas.

__ADS_1


Mereka pun langsung mengatakan kepada guru tersebut.


“pak, kami dari OSIS izin meminjam sound sistem yang ada disini, apakah boleh?” pinta Andi pada pak guru dengan nada sopan


“boleh, emang sound sistem biasanya kenapa?”


“rusak, pak. Kata anggota lain itu sudah sering rusak jadi kami pergi kesini meminjam sound sistem milik disini.” Jelas Andi kepada guru


“Oh ya, memang itu sudah sering rusak, jadinya kadang sering bingung kalau pas ada suatu kegiatan tiba-tiba rusak.”


“silahkan diambil. Hati-hati membawanya, itu lebih berat dari sound sistem kalian.” Jelas guru pada ketiganya


“baik, pak.” Jawab ketiganya


Dari cara membawanya kelihatan kalau mereka bertiga juga memerlukan energi yang harusnya bisa sampai siang, mereka gunakan untuk membawa sound sistem yang beratnya ± 2 kali dari berat sound sistem milik OSIS. Lebarnya yang ± 1 m dan tingginya sekitar sepaha membuat harus mengeluarkan energi lebih besar karena beratnya tadi, Tapi sepertinya tidak.


Ketiganya harus mengeluarkan energi lebih besar bukan karena membawa sound sistem dengan ukuran separuh dari tinggi Ryan ke tempat yang jauhnya sekitar ± 60 meter. Bukan berarti tidak ada roda pada sound sistem tersebut, malahan ada rodanya, sayangnya sudah rusak dan harus mendorong sekuat tenaga karena roda yang rusak atau lebih tepatnya tidak mau berputar.


“inilah kenapa harus tiga cowok untuk mengambil sound sistem di lab komputer, ternyata karena rodanya yang rusak, pantas saja mereka bilang kalau mereka berdua belum tentu bisa membawanya.” Kata Ryan


Beberapa menit yang berat pun berlalu, mendorong sound sistem dengan roda yang tak bisa jalan.


Acara langsung dimulai karena jadwal mulai Classmeet ialah 07.30 pagi dan ini sudah menunjukkan pukul 07.40 pagi, telat 10 menit karena harus mendorong sound sistem milik lab komputer.


Ryan dan Alfan langsung menjalankan tugasnya sebagai sie keamanan. Mereka melakukan patroli di seluruh kawasan sekolah untuk memastikan semuanya aman serta mengumpulkan semua murid ke lapangan dan tidak ada yang masih di area kelas.


Walau begitu, ada 4 cowok yang masih di sekitar kelas mereka. Namun yang lebih mengejutkan kalau Rena dan Amelia sedang diganggu oleh 4 cowok. Mereka nampaknya berusaha melawan namun karena mereka memang jumlah membuat Rena dan Amelia tidak bisa berbuat banyak dan hampir asetnya yang berharga hampir di pegang oleh 4 cowok yang menganggu mereka. Ryan dan Alfan merasa harus menolongnya dan merupakan urusannya juga karena ternyata mereka 4 orang yang Andi maksud.

__ADS_1


“Fan, Kita harus bergegas karena mereka ialah 4 orang yang Andi beritahu.” Kata Ryan


__ADS_2