E. A.N. E : Unreality In Reality

E. A.N. E : Unreality In Reality
Proloug


__ADS_3

...Selamat datang di karya kedua ku yang berjudul ;...


...EVER AND NEVER END : Unreality in Reality...


Atau yang di singkat E.A.N.E merupakan salah satu cerita fantasy series orisinil yang di ciptakan semenjak SMA. Yang nantinya semua akan mendapatkan judul utama yang sama dengan sub judul yang berbeda, namun keseluruhan ceritanya masih di dalam satu universe. Dan di dalam cerita kali ini, adalah awal mula keberanian iblis muncul ke permukaan untuk menghancurkan takdir pada umat manusia.


Semua yang ada di dalam cerita ini adalah fiksi, jika ada kesamaan nama, tempat dan kemiripan cerita, sama sekali tidak ada maksud unsur kesengajaan.


Cerita kali ini mengambil POV orang pertama dan terkadang POV orang ketiga. Kritik membangun akan sangat di apresiasi. Jika kalian suka dan menurut kalian cerita ini menarik, silahkan support dengan memberi like dan subscribe terimakasih.


Selamat membaca, Gan/Sis :


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tahun 2023


Seiring waktu dunia akan terus berubah karena kemajuan yang di ciptakan oleh manusia itu sendiri. Mereka selalu memiliki keinginan, angan, cita-cita dan tujuan untuk meraih kesuksesan dalam hidupnya.


Semua orang berusaha untuk meraih itu, mereka bekerja keras untuk mendapatkannya. Akan tetapi bagaimana bagi mereka yang kehidupannya kurang beruntung atau bisa dikatakan tidak layak, apakah mereka harus menyerah dan pasrah? Apakah ada yang peduli? Atau malah anda menyalahkan nasib mereka?


Di zaman ini semua orang hidup di dalam sistem yang saling menguntungkan untuk kedua belah pihak. Tapi tidak sedikit juga banyak orang di luar sana yang mau mengulurkan tangannya untuk saling membantu, memberi makan fakir miskin, atau bahkan sekedar hal kecil seperti memberikan sepotong roti untuk mereka anak-anak yang memungut sampah agar dapat di jual dan mendapatkan uang seperak untuk menyambung hidupnya.


Sebagai contoh pria gendut yang berdasi sedang menikmati makanannya di dalam restoran itu bersama rombongan elitnya, aku yakin dia pasti sangat menikmati hidupnya dengan uang yang dimilikinya. Membeli rumah, mobil, wanita, apapun itu. (Kau tidak adil tuhan).


"Kenapa aku selalu benci dengan orang yang seperti itu, apakah aku iri dengan kehidupannya?" pikirku.


"Oi Tungau! Dari tadi kulihat kau melamun aja di tempat sampah itu? Apakah kau memang suka bauknya, atau kau memang bagian darinya"


"Udalah hujan deras, pakai baju serba hitam! Mau ngelayat kau ya?"


"Maaf Pak, saya lagi misahin barang-barangnya, siapa tahu masih ada yang bisa digunakan. Ahahaah"


"Ah, cocok kali lah sama kau. kalau udah selesai cepat masuk kau ke dalam, nanti kalau sakit jadi bertambah pengeluaran ku"


"Siap, komandan!" ― "Komandan, bapak kau komandan!"


Si biadab itu sudah pergi. Dia namanya adalah Torang si pemilik pabrik sampah ini. Sifatnya memang seperti itu. Pemarah, tak sabaran, pelit, sering minum dan membawa pelacur ke tempat kerjanya.


Sialan! Sebenarnya aku gak sudi kerja di tempat seperti ini, semuanya mengaku bertuhan. Tapi kelakuannya tidak lebih dari iblis.

__ADS_1


Eng? Kalian bertanya kenapa aku sampai bekerja di tempat ini? Yah, itu karena aku perlu uang. Saat ini aku hidup sendiri. Tidak, sebenarnya aku memiliki keluarga, tapi karena aku adalah orang yang gagal. pandangan mata mereka semua jadi berubah terhadapku.


Karena itu lah aku memutuskan untuk keluar dari rumah dan hidup melarat di tengah gemerlapnya kota penuh kemaksiatan ini.


"Kenapa dunia ini ga cepat kiamat aja, biar manusia-manusia sampah seperti mereka mati" ― "Dasar bajingan!!!"


Buk! Suara tong sampah yang ditendang.


Aku memandang ke atas di bawah derasnya gerimis hujan dari langit yang tampak gelap. "Apakah ending hidupku akan segelap langit yang disana?"


***


Hari sudah sore, waktunya pulang kerja dan beristirahat (pikirku). Tapi si gendut biadab ini selalu aja ada pekerjaan tambahan yang diberikan darinya.


"Oi, kau jangan pulang dulu. Bantu aku memindahkan barang-barang yang ada disana itu"


Tch! Seenaknya saja memanggil nama orang. Benar juga aku belum memperkenalkan namaku pada kalian, nama ku adalah Enok seorang pecundang yang hidup di kota mega metropolitan ini.


"Siap, Tuaan" jawabku. kemudian mengikutinya dari belakang ke arah tumpukan kardus yang berbaris di dekat dinding jelek yang ada dibelakangnya.


"Jangan sampai terjatuh, itu adalah barang berharga yang sangat mahal"


"Kau lihat isinya, besok kau gak kerja lagi"


"Baik, saya minta maaf"


Skenario kehidupan. Mereka yang kurang beruntung akan hidup bekerja keras. Dan meskipun kau sudah bekerja keras, tidak ada orang yang akan datang untuk memuji mu.


Plak-plak-plak! Torang membersihkan tangannya dari debu, ia kemudian mengambil uang yang ada di saku kanan baju kemejanya.


"Ini, upah harian mu dan sedikit bonus!"


Aku mengambilnya, lalu memasang wajah bahagia. Layaknya seorang pecundang yang baru saja mendapatkan keajaiban dari tuhannya.


"Waaah, makasih banyak Pak!"


Apanya yang bonus, ini adalah upah ku seharusnya. Tapi tak apa, aku hargai niatnya itu. "Saya terima uang ini, Pak Torang."


"Ya, ya ya. Sudah sana cepat pergi! Kau bauk sampah!"

__ADS_1


Aku melangkah keluar meninggalkan gudang kumuh itu dan melihat di luar masih hujan deras. Sebenarnya bisa saja aku pulang menaiki Bus angkutan kota, tapi aku sangat memerlukan uang receh itu.


"Apa boleh buat, aku berjalan kaki saja"


Untungnya aku memakai jaket hodie. Tapi asal kalian tahu, sebenarnya aku selalu memakai jaket hodie setiap keluar, agar orang-orang yang pernah mengenali ku tidak mudah melihat wajah si pecundang ini.


Di tengah hujan deras, aku seperti orang gila berjalan sendiri di tepi jalan. Sebagian orang ada yang berteduh, dan sebagian orang yang ada disana menertawakan ku, meneriaki ku bahwa aku ini benar-benar orang gila. Aku menunduk dan tidak memperdulikannya. Terus berjalan melihat langkah ku sendiri di tengah derasnya hujan ini.


Sampai di kos 18: 35


Setelah cukup lama mandi bersama air hujan, air yang ada di dalam kos ini menjadi terasa hangat. Kenapa ya? apa karena air di luar lebih dingin?


Krit!


Air kran ku matikan, kemudian aku keluar dari kamar mandi dan langsung loncat ke tempat tidur. Ahhh, Badan ku rasanya seperti habis di pukulin sama orang. Linu dan pegal-pegal di setiap sendi dan tulangku. Rasa lelah di tubuhku mengalahkan rasa lapar yang ada di dalam perutku. Mata ku mulai sayup-sayup, rasanya berat sekali.


"Aku mau tidur sebentar"


Grrrrrrrrrt!!


Di balik sunyi nya kamar tidurku yang terlihat seperti tempat sampah, Aku mendengar suara getaran smartphone yang sudah ku letakkan di atas meja sebelumnya. Itu pasti panggilan telepon dari seseorang. Seseorang? siapa ya? aku tidak punya siapa-siapa di dunia ini, bahkan tuhan sekali pun. Tapi kenapa suara getarannya lama sekali? Baiklah, kau menang smartphone.


Aku yang sangat kelelahan terpaksa bangun untuk menjawab panggilan itu. Tetapi di saat aku baru ingin menjawabnya, panggilan itu berhenti. Smartphone itu kemudian ku letakkan kembali di atas meja.


PiP! PiP! Suara pesan masuk.


"Brengsek! ini pasti si Torang kesal karena panggilan teleponnya ga ku angkat"


Smartphone itu aku ambil kembali dari atas meja, dan ku buka apa isi pesan tersebut.


"Nomor baru? Siapa"


Isi pesan itu ;


"Enok, apa kabar? Ini aku Lyla semoga kamu sekarang sedang sehat-sehat saja. Aku ingin mengundang mu besok di konser pertama ku sebagai Diva, tenang saja kamu adalah tamu VIP untuk ku. Tunjukan saja pesan ini kepada mereka nanti. Datang ya, jangan sampai tidak. Lyla!"


Heh hee hahahaha!! Aku tertawa bahagia dalam kesepian di dalam kamar yang terlihat seperti tumpukan sampah. Saking sepinya hati ini, air mata bahagia ku sampai keluar.


"Tuhann, jadi kau benar-benar ada!?" aku berteriak melepaskan amarah kebencianku kepadanya.

__ADS_1


Aku tidak menyangka ternyata dia masih ingat seorang pecundang seperti ku ini. Padahal kami sudah tidak bertemu dan saling tidak mengabari semenjak 10 tahun yang lalu. Tapi aku benar-benar sangat senang, dengan begini aku bisa memberikan sesuatu yang sangat ingin ku berikan kepadanya semenjak kami menjadi berteman.


__ADS_2