Emily And Mr Cool Bilioners

Emily And Mr Cool Bilioners
Bab 99.harus memilih


__ADS_3

suara ponsel berdering , Emily yang sedari tadi sibuk dengan tabung -tabung kristal di hadapan nya.dengan sikap malas ia segera pergi dari ruangan itu menuju ruangan kosong di samping Lab.


dengan membawakan ponsel di genggaman nya.


ia menatap layar ponsel , satu nama tertera di layar.


Yin Li Chung...


pria tampan yang berusaha mendekati hati nya, menarik perhatiannya.


namun apa daya hatinya sudah jatuh hati kepada tuan Edwards.


ia tahu bahwa ia tak boleh seperti ini.


namun ia tak kuasa menolak isi hatinya.yang jatuh cinta pada sosok seperti keannu.


Emily mengangkat panggilan itu .dengan senyum dinginnya.


"hallo...Yin !?"kata Emily pelan


"hallo juga ,Emil!?"ucap yin ramah dan lembut ,ada kerinduan di suaranya.


"bisakah..kita bertemu malam ini!?"tanya yin.pelan.


ia berharap Emily mau di ajak makan malam .


Emily terdiam hanya helaan napasnya ,yang terdengar oleh Yin.


setelah beberapa lama ia tidak bicara.


akhirnya Emily bersuara juga.


"maaf...Yin,aku tidak bisa ada beberapa pekerjaan yang harus aku lakukan!?"sergah Emily pelan namun tegas.


"tapi di lain waktu bisakan !?"tanya yin lagi.


Emily merasa binggung ...


ia ingin menolak namun ,bibirnya begitu saja berucap .


"baiklah...Yin ,lain waktu aku janji pada mu !?"kata Emily dengan suara pelan.


terdengar hembusan napas lega dari Yin.


"oke...Yin,aku harus kembali bekerja !?"kata Emily dengan cepat.


ia ingin cepat mengakhiri pembicaraan itu.


"oke ... Emil bye...bye. !?'ucap Yin dari seberang.yin ingin bicara lebih banyak.namun Emily telah menutup sambungan ponsel .

__ADS_1


Emily melangkah masuk ke dalam lab.


ia tak mau berfikir apa pun saat ini,yang ia tahu. ia harus fokus dengan proyek penelitian yang di percaya kan kepadanya .


Emily memang saat ini , binggung dengan hatinya sendiri.


ia jatuh cinta pada keannu Edwards namun kebaikan Yin tidak bisa di abaikan.


Yin sangat baik dan begitu juga adiknya .


haruskah ia mengecewakan hati yang begitu baik itu.


Emily mulai berusaha fokus untuk bekerja kembali.


*******


mariela tersenyum tipis melihat seorang ,pria berwajah tampan dan menawan.duduk menyendiri.di sudut bar.


ia tahu siapa pria itu,Yin Li.


pria tampan yang kaya raya,dan juga seorang pengusaha dan ilmuwan.


sama seperti dirinya,yang juga ilmuwan.


dengan sikap tenang ,mariela mendekati tempat di mana Yin Li duduk.


suara gaung house musik memenuhi ruangan redup,dengan pencahayaan yang berkelap kelip.


Bar ini juga melayani ONS untuk pria kesepian .


dengan tarif lumayan mahal.


Yin duduk dengan sangat santai ,sambil meneguk minuman wine di gelas kristal.


yang nampak bercahaya di terpa cahaya.


Yin tidak pernah minum minuman keras selama ini.


ia adalah pria yang sangat bersih.dalam hidupnya.


namun ketika ia mendengar dari salah seorang kepercayaan nya.bahwa keannu Edwards mendekati Emily kembali dan sudah tidur di apartemen milik Emily.


hati Yin kecewa dan amat cemburu.sehingga ia berada di tempat ini.


berusaha melupakan sakit hatinya pada wanita bernama Emily.


bisa-bisanya ia memberi harapan kepadanya setelah itu.


melupakan nya.

__ADS_1


Yin benar-benar merasa kecewa.


masih teringat jelas dalam ingatan nya.bagaimana,


keannu begitu saja menyeret Emily dari restauran itu.


Tampa perduli perasaan Yin sama sekali.


Yin menghembus napas berat.


sedang seorang gadis cantik dan amat menawan menghampiri nya.


"hai...,bisa saya duduk di sini !?"


sapa wanita itu lembut .


lansung duduk dengan mimik acuh tak acuh.


mariela tersenyum dingin menatap dingin ke arah Yin.


Yin tidak menatap ke arah wanita yang duduk di sisinya.


ia malah asyik dengan rokok yg sedang di hisapannya.


dan minuman di depannya.


"aku tak menyangka kau suka berada di tempat ini !?"ucap mariela dingin.


Yin tidak menjawab ia tetap fokus dengan minuman nya .


merasa di abaikan mariela menoleh menatap Yin dengan tatapan penuh tanya .


ada apa dengan pria di sisi nya ini,


mariela tak pernah mendengar bahwa Yin suka ke club' malam.


"white wine please..!?'ucap mariela ke arah pelayan.


yang segera datang dengan dua botol wisky dengan kadar alkohol tinggi.dan meletakan di depan kedua orang itu.


Yin berusaha membahagiakan dirinya.dengan mengangkat gelas untuk mariela .


"ayo ...kita minum bersama !?"ucap yin dengan dingin.


mariela tersenyum dan menuangkan wine ke gelas Yin yang kosong.


mereka minum sampai mabuk dan berdansa bahagia.


kebahagiaan yang semu.

__ADS_1


dalam masalah mereka sendiri.


__ADS_2