Emily And Mr Cool Bilioners

Emily And Mr Cool Bilioners
bab 31. hadiah


__ADS_3

Emily menatap ponsel bermerek terkenal itu dengan wajah sedikit bergetar,belum pernah ia mendapat hadiah semahal itu dari seorang pria yang baru saja dia kenal.


Dan ada ucapan serta no chat si pemberi hadiah.


Kalimat yang sederhana namun membuat hati Emily bergetar haru.


Perhatian yang membuatnya bahagia


Tiga


jam yang lalu...


"Hi ...aku sudah lama menunggu mu"kata pria itu


Ketika melihat Emily keluar dari ruang perpustakaan kampus.


Emily menatap pria itu Heran ,namun tak menjawabnya.


"Aku ingin memberimu... sesuatu tapi sebelum nya aku akan mengajakmu ke cafetaria !?"kata Yin dengan senyum hangat.


Cafetaria yang mereka tuju tidak jauh dari kampus tempat Emily kuliah.


"Duduk dan memesan dua gelas coffe susu dan dua piring makanan siap saji!?"


"Aku ingin menjadi teman mu,di negara ini aku tidak memiliki teman !?"ucap yin pelan sambil menatap mata Emily lembut.


"Aku mau saja jadi temanmu ...tapi apakah tidak ada yang marah !?"tanya Emily dengan suara dingin


"Pacar maksudmu....!?"Yin tertawa lepas


"Tidak ...aku tidak punya pacar,namun teman aku banyak!?"katanya setelah ia berhenti tertawa


"Jangan ragu begitu , aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku jadi belum sempat berfikir tentang pacar !?"kata Yin lagi.


"Aku tidak ragu,hanya saja aku tak ingin punya masalah dengan orang lain"imbuh Emily pelan.


"Agar kita bisa berkomunikasi dengan lancar ,dan aku bisa berjalan-jalan dengan mu!? Terimalah ini"ujar Yin sambil menyerahkan sebuah kotak yang di bungkus rapi.


Emily menatap mata pria di depannya dengan heran bercampur canggung.


"Ayo...ambilah ini untuk mu !?"kata Yin dengan senyum


"Ini apa..."tanya Emily pelan.


Sambil menatap kotak itu tajam.

__ADS_1


"Jangan curiga macam2 kepada ku!?"


"Oke"ujar Yin menyakinkan perempuan cupu di depannya


"Baiklah...,aku terima"


Yin tersenyum bahagia ,ia senang akhirnya bisa berkomunikasi dengan perempuan unik di depannya.


Emily perempuan yang sangat sederhana ,cara berpakaian nya terbilang sangat kuno,rambut pirangnya di kepang dua ,dengan kacamata tebalnya . tubuh nya tinggi ,kurus dengan kulit putih yang pucat,tak terawat.


Yin suka dengan kesederhanaan wanita semacam itu.


Setelah menerima hadiah dari pria berwajah oriental itu.


Emily melangkah menuju ke apartemen nya di antar mobil oleh Yin .


Sungguh Emily binggung dengan mobil Porschenya milik Yin.


Siapa lelaki ini,kenapa ia bisa memiliki mobil semewah ini.bathin Emily


Di nilai dari penampilan nya , yin terlihat seperti orang kebanyakan ,sangat sederhana.ia tidak terlihat kaya.


Ketika ia telah sampai di apartemen milik nya.


Memperhatikan ponsel dengan fitur canggih dan memasukan nama si pemberi ponsel .


Yin lelaki baik hati dan juga tampan menawan hati.


Emily merebahkan tubuhnya,ada sebersit rasa di hatinya untuk lelaki itu,ia ingin menjalin persahabatan yang manis walau ia ,yakin lelaki mempesona seperti Yin tentu memiliki kekasih.


Boleh kah,ia menyimpan sebuah asa ...


Bolehkah ia memiliki sebuah keinginan untuk di cintai oleh seseorang.


Emily memejamkan matanya, kesedihan sedang menerangi hatinya.membawa perasaan yang kacau tak menentu Emily tertidur.


Di lain tempat....


Yin sedang berjalan menuju apartemen sederhana milik keannu.


Wajah nampak bersinar bahagia,melihat raut wajah bahagia sang sahabat ,keannu nampak bertanya-tanya.


"Kau nampak bahagia...sekali !? Apa kau mau membaginya dengan ku!?"tanya keannu pelan.


Sambil memperhatikan kegiatan Yin yang asyik memegang ponselnya.

__ADS_1


"Kalau cerita ,aku bisa berbagi!?tapi kalau ,dia yang jadi sumber bahagiaku ... tidak!?"ketus Yin dengan mencibir


"Ada apa sih !?dengan saudara Yin "ucap keannu lagi menggoda Yin


"Aku sedang bahagia ... keannu!?wanita yang ku suka menerima pemberian ku!?"ujar Yin dengan senyum terkembang di bibirnya.


"Aku jadi penasaran gadis seperti apa !?yang membuatmu jadi seperti ini"ucap keannu dingin


"Yang pasti dia sangat istimewa untuk ku !?"kata Yin lagi.


Keannu diam tak bicara lagi,ia hapal benar sikap Yin, sahabat nya ini termasuk lelaki angkuh ,dingin ,dan sangat kaku.


Kalau seorang gadis bisa membuatnya tersenyum sendiri bahkan terlihat seperti orang gila dengan selalu menatap ponselnya .


"Oke kawan ku,kita mulai bekerja sekarang ini !?"kata keannu mencoba membuat Yin serius dengan pekerjaan mereka yang sangat membutuhkan keseriusan dan ketelitian itu.


Yin pun mengangguk pelan ,mereka berdua pun sibuk dengan kegiatan penelitian mereka.


#author pov#


Keannu mexcell Edwards dan Yin Li Chung adalah dua sahabat karib ,yang memiliki otak jenius dan gelar yang sama .


Di usia keduanya yang masih muda ,dengan umur 27 tahun keduanya sudah mencapai gelar pendidikan tinggi.keannu Professor


sedang Yin Dr di bidang kimia dan fisika .


Keannu terlalu sibuk dengan dunianya yang monoton,dan Yin juga sama.


Kejadian di pesta itu ,membuat keannu sedikit berubah,namun tetap bersikap eksentrik.


Yin tak pernah tahu kalau suatu perbuatan salah, sudah di lakukan oleh keannu.


Karena keannu tak pernah berani bercerita kepada siapa pun .


Namun di dunia ini,tidak ada yang bisa memastikan sebuah hati.


Perubahan hati tercipta karena waktu .


Kekakuan, kebekuan sebuah hati pasti akan mencair hanya tinggal menunggu waktunya saja.ketika cinta itu datang bisakah keannu trus menolaknya.



ini tokoh Yin Li Chung


cakep nggak ya ...

__ADS_1


__ADS_2