Emily And Mr Cool Bilioners

Emily And Mr Cool Bilioners
Bab.95.mengali potensi diri


__ADS_3

Emily menatap dinding-dinding kamarnya .dengan gelisah.


sungguh ia ingin membuka diri terhadap perasaan Yin terhadapnya.


namun ia masih belum melupakan keannu Edwards.


kemesraan lelaki itu masih di ingat nya.


walau ia melakukan dalam keadaan mabuk.


masih teringat malam itu,seusai pesta dengan kolega dan rekan bisnisnya.


keannu pulang dalam keadaan mabuk berat .


dan memaksanya untuk melakukan hubungan suami istri.


Emily tak bisa menolak keannu, bukankah ia adalah istri pria itu.


walau pernikahan mereka tidak berdasar cinta hanya kontrak . namun Emily cukup bahagia.


bisa dekat dengan nya.


Emily adalah wanita biasa yang jatuh hati pada pesona keannu.


ia juga sangat bahagia bisa mengurus rumah keannu.walau hati keannu tidak ada pada nya.


entah hati keannu sebenarnya ada pada wanita yang mana.


Emily binggung dengan pribadi seorang Edwards.


Emily ingin segera mengubah arah langkah nya.


seorang sahabat nya mengajak Emily untuk bekerja di Laboratorium milik seorang ilmuwan jenius dari negara B.


dan ia pun ingin pergi dari rumah yin.dan menyewa sebuah apartemen kecil yang lebih murah.


tabungan Emily cukup untuk hidup mandiri sekarang.


allisa dan Kean pun menawarkan apartemen kosong di dekat apartemen allisa.


sehingga mereka bisa pergi ke kampus sama-sama.


allisa pun menawarkan sebuah pekerjaan di cafe milik nya..sebagai kasir.cadangan .


Emily merasa bersemangat dan ia setuju untuk itu.


tapi untuk bicara dengan Yin dan Yun .bahwa ia akan pergi dari rumah mereka bagaimana.


kedua saudara itu sudah sangat baik dengan dirinya.


rasanya aneh kalau ia pergi begitu saja tanpa bicara.


dan ia takut Yin akan tersinggung atas kepindahan nya.


ketika ia melihat Yin sedang bersantai di taman samping mansion nya .


Emily menghampiri nya..Yin.


"tuan Yin !?apa aku bisa bicara !?'tanya Emily pelan.


"ada apa ya...!?"


"mari duduk di sini !?"jawab Yin dengan senyum.


Yin menggeser duduknya agar Emily bisa duduk di sampingnya.


Emily pun duduk di samping Yin.


"Yin !?aku ingin pindah ke apartemen yang sudah aku sewa !?"


"dan aku akan berhenti bekerja di rumah mu!?"ucap Emily dengan suara bergetar.


Yin menatap tajam mata Emily ia merasa heran .


"mengapa Emil ?apa kau tidak kerasan.."


"apa gaji mu kurang "

__ADS_1


"apa Yun membuat mu kesal "tanya yin dengan suara bergetar.


mengapa Emily harus pergi dari rumahnya.


apakah ia merasa tidak nyaman atau apa .Yin bertanya dalam hati.


ia tetap menatap tajam mata Emily dengan sorot tak mengerti.


mengapa ... mengapa ucap hati Yin lirih...


Emily menundukkan kepalanya.


"apakah kau marah Yin !!"tanya Emily dengan suara gugup.


ia merasa tidak enak pada pria di sampingnya ini.


karena ia sangat baik dan penuh perhatian selama ini.


jangan sampai Yin berfikir . Emily menghindar dari Yin,setelah pria itu menyatakan perasaannya.


"aku merasa tak enak...apakah kepindahan mu ada hubungan dengan pernyataan perasaan ku !?"tanya yin dengan Suara bergetar.


Yin menatap mata Emily dengan lembut.


"kalau seperti itu,aku merasa sangat menyesal!?"ucap yin lagi.


mata Emily terasa panas ada air mengembang di sudut matanya.


"Yin...kau harus tahu ,aku ingin hidup mandiri ,ingin mengembangkan ke ahlian ku "kata Emily dengan suara bergetar.


sungguh ia merasa tidak nyaman.


Yin terlalu baik ,dan ia ingin membuka diri pada Yin.


Yin tersenyum penuh pemahaman.


ia berusaha untuk mengerti dan tidak menghambat keinginan Emily.


gadis itu gadis yang cerdas dan bisa di bilang jenius.dan Yin tidak boleh menjadi batu penghalang untuk Emily.


"baiklah... kapan kamu pindah !?"tanya yin pelan.


"aku akan mengantarmu mu nanti !?"


"ku harap kau tidak keberatan!?"jelas Yun lagi.


Emily mengangguk pelan.wajahnya nampak sumringah.


"ia lega akhirnya Yin mau menerima kalau Yin pindah kerja dan rumah.


tapi satu orang yang marah besar...


dia Yun ...


mendengar Emily mau pindah dan tidak bekerja di rumah mereka pemuda itu tidak suka.


dengan sikap juteknya.


ia mengetuk pintu kamar Emily.


"tok ...tok ...tok "


ketok Yun di pintu kamar Emily.


Emily membuka pintu melihat pemuda tampan itu nampak bermuka masam.


"Emil...apa kau berniat pindah dan berhenti bekerja !?"tanya Yun dengan dingin.


Emily mengangguk pelan.


matanya mengawasi Yun ..


"kenapa ...!?"tanya Yun lagi


"apa kakak ku tidak memberi gaji yang pantas untuk mu !?"


"apa kau mau gaji yang lebih besar!?"selidik Yun dengan mimik penasaran.

__ADS_1


"atau ada kata kami berdua yang menyakiti mu !?"tanya Yun penasaran.


"bukan begitu ...Yun !?"


"aku hanya ingin lebih mandiri saja ?!"jawab Emily cepat.


"kau akan tinggal di mana ,dengan siapa !?"tanya Yun secara beruntun.


Emily menghela napas panjang.


."aku tinggal di apartemen dekat dengan sahabat ku allisa!?"


"dan aku membantu usaha cafe allisa !?"kata Emily sambil tersenyum .


ia berusaha membuat Yun lebih tenang.


"aku tak setuju !?"ucap Yun dengan mimik tak suka


"Yun aku mohon mengerti lah !?"jelas Emily lagi.


"aku sedang mengembangkan ke ahlian ku bersama Kean !?"jawab Emily lagi.


ia benar binggung harus menjelaskan bagaimana pada Yun.sikapnya sangat mengesalkan.


"siapa yang akan memasak enak untuk ku !?"rutuk Yun dengan suara memohon.


Emily tertawa geli ...


jadi pria ini tak ingin ia pergi hanya karena masakan nya.


Emily terharu .


"kau harus meminta Yin untuk segera menikah agar istri nya kelak memasak yang enak untuk mu !!?"ucap Emily sambil tersenyum.


Yun memandang wajah Emily dengan tatapan dalam .


"kenapa tidak kau saja !?Emil yang menikah dengan kakak ku "tegas Yun meyakinkan.


"kakak ku..,tampan ,kaya dan memiliki kepribadian yang baik "ujar Yun dengan sikap tenang.


"apa kau sudah tidak waras !?"potong Emily dengan geli.


"aku menanggap kalian berdua layaknya saudara ku !?"


"kalau kau anggap begitu ,kenapa kau pergi ayooo?!"potong Yun lagi.


Emily terdiam ia tidak bisa bicara lagi dan ia juga binggung harus menjelaskan apa.


"oke yun. !?"


"nanti kita berdebat lagi , sekarang aku Mau mandi "ucap Emily sambil mendorong tubuh Yun dengan senyum.


lalu menutup pintu kamarnya..


dan menguncinya.


Yun pun pergi dengan mengelengkan kepalanya tak mengerti.


ia pasti akan cari tahu apa masalah Emily hingga ia harus pergi dari mansion .


apabila Yin kakaknya itu ,tidak punya jawaban .untuk pertanyaan yun.maka hanya dengan mencari jawaban sendiri Yun pasti akan tahu masalah sebenarnya.


ia curiga Emily pergi karena Yin .


Yin memang terlihat menyukai Emily.


perasaan Yin membuat Emily merasa harus pergi atau ada masalah lain.


yang tidak di ketahui oleh Yun.


kehidupan masa lalu Emily memang belum di ketahui oleh yun.tapi ia yakin akan segera tahu semua hal itu.


****


up date ..lagi


like komen dan vote

__ADS_1


agar author jadi semangat ya 🙏🙏 baca juga istri kecil Mr Lawyer ..


__ADS_2