
Emily berjalan dengan langkah riang, kegembiraan nampak terpancar di matanya.jaco berjalan bersamanya ikut merasakan aura kebahagiaan yang terpancar dari wajah gadis cupu di sampingnya.
"Jaco...akhirnya aku lulus dan mendapat nilai sempurna,lusa aku akan mendaftarkan diriku di Harvard university!?"ucap Emily bahagia.
"Aku ikut senang akhirnya ,ada juga tawa bahagia mu di bibirmu!?"jawab Jaco pelan
"Jaco ..ini impian ku ,berkuliah di universitas paling bergengsi di negeri ini!?"
"Dan aku mendapat beasiswa full !?"kata Emily bangga
"Kalau kau tidak dapat beasiswa,maka itu sangat mengherankan ku,gadis jenius seperti mu tak mungkin tidak dapat nilai sempurna!?"jawab Jaco lagi.
"Apakah ,kau bisa bagi waktu dengan pekerjaan mu di kediaman Edwards!?"tanya Jaco ingin tahu
"Aku bisa ...aku yakin aku bisa,kalau kuliah cepat selesai dan aku bekerja di perusahaan tech corp maka aku bisa membayar hutang Daddy ku pada tuan Edwards!?"jawab Emily lagi.
"Lalu aku akan bebas dari jeratan hutang itu!?"ucap Emily dengan nada sedih.
"Bersabar lah,Emily !?"kata Jaco dengan senyum dan menepuk bahu Emily dengan sayang.
Ya ..Jaco sayang kepada Emily seperti kakak kepada adiknya.
Dan Emily pun sayang kepada Jaco seperti saudaranya sendiri.
"Aku akan mengantarmu ,ke kediaman Edwards !?"kata Jaco pelan.
"Apa ...kau tidak repot,kau baru saja pulang dari kerja !?"tanya Emily ,dengan rasa tak nyaman di hatinya
Jaco menarik rambut kepang Emily dengan gemas.
"Tidak aku...tidak repot kok!?"kata Jaco pelan.
__ADS_1
Kedua sahabat itu berjalan pelan dengan mengendarai mobil Jaco,memecah suasana siang di kota terpadat di Amerika ini .
#Tech corp and company#
Keannu sedang rapat besar dengan semua direktur utama di semua perusahaan yang dia miliki.
Duduk dengan sikap sangat tenang dan penuh wibawa ,ia hanya menggunakan jas hitam dan celana senada.penampilanya sangat sederhana untuk ukuran seorang Presiden direktur dan CEO .
Keannu tidak lupa membawa ,Lima orang assisten pribadinya yang selalu ada ,di dekatnya.
Mereka memegang beberapa map,dokumen dan semua file penting perusahaan.
Sebagai pemilik sah semua perusahaan peninggalan Richard dan papanya,ia juga harus memahami keadaan di tiap usaha nya itu.
Ia sangat asyik mendengar semua penuturan dari tiap , perusahaan yang membabarkan semua kegiatan mereka,ketika James datang menghampiri.
Dan berbisik di telinga keannu.
Keannu tersenyum dingin,
"Biarkan saja dia menunggu ku!?"ucap keannu dengan berbisik.
"Aku akan menemui dia ketika rapat ini selesai!?"kata keannu lagi.
Alena duduk manis di sofa ruang kerja keannu, sikapnya terlihat sangat manja dan genit,ia membayangkan kalau dia adalah pemilik semua harta keannu Edwards.
Ia harus bisa menaklukkan hati keannu Edwards.
Selesai rapat besar itu,keannu berjalan menuju ruangannya.ia lupa bahwa Alena ada sedang menunggu nya.
Ia tertegun melihat Alena duduk sambil menyilangkan kakinya dengan rok mini yang pendek.
__ADS_1
Keannu berdehem sedikit pelan,Alena pun mendongak menyadari kedatangan keannu.
"Kau ...datang sapa Alena ,manja dan mesra"
Keannu tidak menjawab ia terus memperhatikan Alena,sungguh ia terkejut sikap dan gaya berbusana Alena sungguh membuat dia jengah.
Duduk di sofa yang berseberangan dengan Alena.
Sungguh begitu besar perbedaan gadis ini,dari lima tahun yang lalu,sebegitu besar perubahan Alena ,dari gadis polos nan manis dan cantik ,menjadi gadis cantik sexy dan glamour.
"Lama tak berjumpa ,kau banyak berubah !?"sapa keannu tajam dan terdengar dingin.
"Aku tidak banyak berubah Kean!?hanya sedikit dewasa"jawab Alena pelan sambil menatap tajam wajah keannu ,Alena terpesona dengan keindahan seorang pria dewasa semacam keannu Edwards.
Sungguh di luar dugaan , keannu yang dulu dia kenal polos lugu ,bisa menjadi lelaki super tampan dan menawan seperti ini,dengan memandangi wajah itu,ia merasa jatuh hati dadanya berdebar tak karuan.
Alena merasa hatinya berdebar tak menentu.
Keannu menatap intens wajah Alena mencari rasa yang dulu pernah ada di hatinya,namun rasa ,suka dan simpati itu tidak ada.perasaanya datar saja kepada wanita cantik di depannya.
"Aku sangat sibuk,...ada beberapa pekerjaan yang harus aku lakukan,kalau kau berkenaan ...kau bisa pergi nanti aku menghubungi mu lagi!?"kata keannu sambil berjalan dan duduk di kursi kebesaran nya
"Apakah kau janji akan ,menemani ku !?"tanya Alena pelan dan sedikit manja
"Iya"janji keannu lagi ,dengan wajah menunduk ,keannu tidak mau menatap wajah Alena lama-lama,karena ia merasa kesal.
"Oke...tuan Edwards,aku pergi dulu!?"jawab Alena sambil berlalu dari ruangan itu.
Keannu mendengus kesal,ia merasa sangat tidak suka dengan Alena ,wanita itu bagai lintah ,ingin menghisapnya.
Di keluarnya sebuah kalung dari sakunya ,kalung perak bertuliskan nama Emily itu di elusnya pelan.
__ADS_1