
Keannu tiba-tiba saja mendorong Monika kesal...
Tatapan matanya sangat tajam dan dingin .
Bahkan Monika terjatuh dari kursinya,karena kuatnya dorongan keannu Edwards.
"Aduh..."pekik Monika dengan suara menggaduh
"Aku tak suka ....jaga sikap anda nona!?"ucap keannu dengan suara menggelegar
Mata tajam itu bagai iblis bersinar dengan aura dingin.
Semua di tempat itu nampak sangat terkejut dengan sikap keannu yang cepat sekali berubah.
Yang tadi kelihatan menerima sikap manis dan manja Monika ,tiba-tiba jadi sekejam itu.
Mata keannu nampak ingin menelan Monika hidup-hidup.
"Maaf aku tuan Edwards..."rintih Monika dengan suara lirih.
Berusaha bangkit dari lantai tempat ia terjatuh.
"Manjauh dari ku...cepat !?"ucap keannu dingin sambil mulai fokus dengan ipadnya.
Akhirnya dengan rasa malu dan kesal ia beringsut menjauhi keannu .
Dalam hati Monika sangat marah dan kesal ,ia benci pria tampan berwajah iblis itu.
Dengan hati mendongkol Monika duduk dekat seorang direktur utama Rich corps.
,.........
.........
........
.........
__ADS_1
"Kau...terlalu nekad melakukan hal itu,"bisik pria di sampingnya.
Sambil sibuk dengan gelas di depannya.
Monika hanya mendengus kesal dan tidak menangapi bahasa menyakitkan pria di sampingnya.
Sedang keannu sendiri ,sedang asyik dengan game di iPad nya,tidak perduli dengan semua yang duduk di ruangan itu.
Ia merasa bosan,namun ia harus menjamu semua direktur utama yang dia percaya mengelola perusahaan, perusahaan milik nya.
Rutinitas untuk semua anak buah nya ,semua orang yang menjalankan usahanya.adalah sebulan sekali bertemu dan makan bersama.
Buat keannu itu hanya buang uang saja, namun harus di lakukan untuk sebuah alasan dalam sebuah corps.
Sebuah silahturahmi antar direktur utama.keannu sangat perduli kepada semua anak buahnya.bukan hanya tenaga mereka yang dia butuhkan terkadang ia juga menyenangkan mereka dengan hiburan atau sekedar makan bersama.
Di tempat lain...
Emily merebahkan diri di tempat tidur hatinya sangat sedih dan kecewa.
Ia menikahi wanita sepertinya cukup di jadikan pelayan apartemen nya sungguh menyedihkan memang namun apa daya...
Ia memang tidak pantas untuk seorang keannu Edwards yang melagenda.
air mata mengalir di pipi mulusnya.
kesedihan yang membuncah di hati, Emily bergetar.
di ambilnya ponselnya dari dalam tas nya.
di telphone nya yin...
tak lama kemudian Yin mengangkat panggilan Emily.
"hallo...Emil!? ada apa"ucap suara di seberang , terdengar lembut dan hangat.
"apa aku bisa bertemu dengan mu!?"tanya Emily dengan suara tersendat.
__ADS_1
yang ia ingat saat ini adalah mencurahkan isi hatinya.
ia ingin melupakan perasaan rendah dirinya.
perasaan tidak di hargai ,di permainkan.
"di mana..kita bertemu..!?"tanya yin ingin tahu
Emily menyebut nama cafe biasa ia kunjungi dengan teman-temannya.
"baik ...aku akan menemui mu!?"ucap yin pelan.
sambungan telepon di tutup , Emily menerawang jauh,ia merasa sangat sedih.
dan kesedihan yang aneh, bukankah selama ini, keannu tak pernah menyatakan perasaannya kepada ku...
bukankah ia tak pernah bersikap manis..
kenapa aku harus merasa sedih atau sakit,melihat dia begitu akrab dengan monika.sedang selama ini Emily dan keannu menikah di atas kertas .
alasan dari pernikahan itu saja tak jelas...
Emily mengeluh kesal, alangkah bodohnya dia...
berharap seorang keannu Edwards yang sempurna mencintai perempuan cupu seperti nya...
......
.....
.....
sedang di kediaman Yin.
Yin tersenyum manis di genggam nya ponsel dengan perasaan bahagia...
ia akan mencoba menarik hati Emily dengan memberi perhatian kepada Emily dengan begitu wanita itu akan jatuh hati padanya.
__ADS_1