
keannu menatap ke arah luar jendela . pesawat nampak awan putih berarak indah di sana.
terbayang wajah sendu Emily ,yang tak rela ia pergi .
namun ia harus pergi ,tak bisa menunggu lagi.ada banyak urusan yang harus segera ia selesai kan.
proyek keannu yang merugi di negeri sakura itu.membuat kepala keannu Edward sakit.
memikirkan nya.
mengapa hal semudah itu,tak bisa di kerjakan oleh anak buah kepercayaan nya.keannu benar-benar merasa marah.
sehingga ia memutuskan harus pergi sendiri untuk mengatasi nya .
di tatapnya luar jendela dengan nanar ,ia sedikit merasa mengantuk.
private jet melaju kencang,langit mulai terlihat gelap.
sang pilot pesawat nampak sedikit ketakutan.
"cuaca ..tiba-tiba tidak baik?!kita harus segera mencari landasan pesawat terdekat?"ucap sang pilot kepada co pilot di samping nya .
"benar ..Kep !kita harus menghindari cuaca buruk ini ?!"ucap co pilot itu datar
hujan mulai menguyur bumi ,pesawat itu terlihat melambat .berusaha menerobos air yang tumpah ruah dari langit.
petir mulai menyambar ke sana kesini, menukik tajam tak terkendali.
dengan sigap sang pilot menghubungi ,pramugari yang sedang berada di kopit .
__ADS_1
"Sintia ...cepat kau bangunkan ?!tuan Edwards untuk segera bersiap -siap ,akan keadaan yang tidak menentu ini?!" kata pilot itu di alat komunikasi yang terletak di sampingnya kirinya .
"baik kep?!"jawab sang pramugari dengan tegas
ia segera menghampiri keannu yang sedang duduk di kursinya,nampak pria itu tertidur lelap.
Sintia menyentuh lengan keannu pelan , membangun kan dengan hati -hati.
"tuan besar...bangun ?!"
"tuan bangunlah..!?"kata Sintia lagi.
keannu menggeliat kan badanya pelan .dan menatap wajah Sintia dengan tatapan sayu.terlihat ia masih mengantuk.
"ada apa ?!"ucapnya sangau khas orang bangun tidur.serak dan bergelombang.
andai saja keadaan tidak dalam bahaya,tentu Sintia akan menikmati wajah super tampan sang tuan besar itu,sepuas -puasnya,kapan lagi bisa berada di dekat pria yang terkenal kaya raya dan populer itu.
ia merasa sangat gusar karena di bangun kan oleh pramugari itu.
"keadaan cuaca sedang buruk ,pilot ingin kita berhenti di kota yang ada landasan pesawat nya tuan "Sintia menarik napasnya kemudian berkata lagi.
"bahaya untuk kita terbang dalam cuaca buruk seperti ini ?!"
keannu menatap keluar jendela dengan mengerut dahinya.
memang terlihat hujan dan petir yang menyambar ke sana dan kesini.
keannu takut juga ,dengan cuaca,buruk ini . bagaimana pun juga keselamatan diri dan awak lebih penting .
__ADS_1
ia mengintruksikan pada pilot untuk segera mencari kota terdekat untuk segera mendaratkan pesawat.
menyesal sekali keannu tidak membawa pengawal pribadi nya.
ia tidak menyangka kalau akan mengalami sebuah pendaratan di kota yang masih sangat asing untuknya.
keannu bukan lelaki yang tidak tahu beladiri.namun di tempat asing dengan bahasa yang tidak sama dengannya.membuat ia sedikit merasa khawatir.
setelah berputar-putar di udara , pesawat. itu akhirnya berhenti dan mendarat di sebuah kota kecil yang cukup ramai .
hari sudah malam ...
Sintia ,pilot dan co-pilot ...
mengajak keannu untuk segera mencari hotel untuk menginap malam ini .
keannu setuju dan mereka pun segera menuju hotel yang terbaik di kota itu.
keannu merasa sendiri ...
ia merindukan Emily istrinya yang cupu dan sederhana.
*****
"haiiii....haiiii ...haiii
i am coming again ,maaf ya author baru update lagi.
kali ini author akan bikin semua penasaran dengan perjalanan keannu ...
__ADS_1
*klik Ig author ya... Amiyati79*
jangan lupa follow ya...