
Emily benar-benar terlihat sangat lelah dengan tumpukan buku di kedua belah tangannya.
Berjalan dengan sangat tergesa Tampa melihat ke arah depan ,Tampa berusaha menepi sehingga ,ia membentur sesosok tubuh di depannya.
Maklum saat ini, gedung penuh buku di tempat kaum kutu buku itu berada,nampak di penuhi mahasiswa yang sedang asyik dengan buku-buku tebal untuk referensi kuliah .
Semua buku yang ada di tangan Emily terjatuh kelantai dengan suara berdebum.
Emily pun menunduk untuk mengambil semua buku,dan sekilas menatap wajah sosok yang di tabraknya.
Sosok tampan dengan wajah Korea China bermata sipit,dengan kulit seputih susu.
Dengan rambut hitam yang menawan.
"Emily terpesona dengan pria itu walau sebentar ,ia pun segera menunduk dan merapikan buku-bukunya.
"Maaf tuan!?"saya tak sengaja menabrak anda"sapa Emily pelan.
Pria itu nampak diam ,namun segera membantu Emily merapikan buku-bukunya.
"Aku tidak apa-apa !?mari ku bantu"kata pria bertampang Asia itu.
"Emily merasa sedikit lega karena pria itu,tidak marah atau memakinya ,malah lelaki itu ,membantu nya .
Setelah semua buku sudah berada di pelukan lengannya.
Emily menatap lelaki itu dengan senyum manis,sambil menaikkan kaca mata tebalnya yang melorot di bawah hidung mancungnya.
Berdiri dan membalas tersenyum .
Kemudian Tampa banyak bicara Emily melangkah ke arah tempat khusus untuk membaca .
Lelaki itu nampak mengikuti Emily dan duduk di hadapan Emily.
"Namaku Yin Li !?"sapa pria itu memperkenalkan diri nya.
"Emily menyambut tangan pria itu
"Emily ...!?"katanya pelan
"Boleh aku ,duduk di sini!?"tanya pria itu lagi.
Emily mengangguk sambil tersenyum manis.
Yin Li duduk di depan Emily sambil memperhatikan ,kesibukan perempuan di depannya.
Sungguh gadis yang menarik ,Yin Li terus menatap gadis itu,dengan intens
__ADS_1
.
Merasa di perhatikan Emily mendongak wajahnya.balas menatap Yin Li.
"Kenapa kau menatap ku seperti itu !?"tanya Emily dengan sorot mata tajam
"Aku tidak memperhatikan mu,kau salah sangka!?"ucap yin Li dengan senyum.
"Jelas-jelas kau memperhatikan aku!?"rutuk Emily lagi.
"Baiklah...aku tak akan memperhatikan mu,tapi sebagai gantinya kau harus memberi ku nomor char mu!?"kata Yin menggoda.
"Emily tetap memperhatikan buku yang sedang di bacanya
"Apa ...kau tidak mendengar ku!?aku ingin meminta no chat mu"tanya yin gemas karena di acuhkan okeh Emily
"Aku tidak punya ponsel...!?"kata Emily dingin
"Yin Li menatap ke arah gadis itu,dengan heran.masa iya ada di jaman serba internet
Tidak punya ponsel.
"Kau serius!?"tanya Yin lagi
"Iya...aku tak punya ponsel,!?"ucap Emily lagi.suaranya terdengar agak kesal bahwa pria ini sudah terlalu lama mengganggunya.
Yin Li mengelengkan kepalanya heran ...
Yin tidak mau terlalu lama menganggu konsentrasi membaca Emily ,ia pun pergi meninggalkan gadis culun itu,dengan dunianya.
Yin Li sengaja datang ke kampus ini,karena sebuah tawaran proyek penelitian yang di buat oleh keannu , sebagai salah satu sahabat dekat keannu dan juga ilmuwan, Yin harus ikut berperan serta dalam penelitian itu.
Dengan langkah lebar ia memasuki lift dan menuju ruangan keannu.
Keannu memiliki sifat yang terkenal sangat eksentrik, perpectsionis.
Hanya Yin yang tahu keinginan dari seorang keannu.
Mengetuk pintu ..
Terdengar suara dari dalam ruangan
"Masuk...."
Yin Li masuk kedalam ruangan itu,terlihat keannu sedang asyik melihat dari mikroskop nya.
"Hi...,prof keannu apa kabar!?"kata Yin dengan senyum manis nya .
__ADS_1
Keannu mendongak wajah nya menatap ke arah Yin.
"Kabar baik!? Yin "
"Apakah...kau tadi lansung kemari dari hotel, atau berjalan-jalan dulu !?"kata keannu datar
Yin tertawa pelan
"Aku tadi melihat ,lihat kampus mu ini , ternyata banyak hal menarik yang ku temui!?"jawab Yin dengan riang
"Jangan bilang,kau sudah bertemu mahasiswi tercantik di kampus ini "ujar keannu masih dengan mikroskop nya.
"Gadis menarik yang berpenampilan , kuno !"guman Yin pelan
"Apa di negeri mu..tidak ada gadis kuno"tanya keannu dingin
"Banyak tapi yang, ini sangat menarik hati ku"jawab Yin Li sedikit bergetar.
Keannu menatap wajah Yin tajam ,ia sedang menilai perasaan Yin saat ini.
Sebab sahabat karibnya ini,sama dingin angkuh dan acuh pada wanita, seperti dirinya.
Yin Li Chung dengan kekayaan dan ketampanannya,yang mirip aktor Korea itu.mampu menarik hati wanita mana pun yang ia inginkan,namun pada kenyataanya keannu tak pernah mendengar Yin Li Chung dekat dengan seorang gadis.
"Aku...harus yang pertama kau kenalkan dengan wanita incaran mu itu !?"
"Oke..."
Yin tertawa lepas ...
"Oke prof ,tapi aku ingin kau juga memperkenalkan ,Nona Alena padaku!?"
Wajah keannu tegang dan mengeras .
Dari mana Yin ,tahu ia sedang dekat dengan Alena.
"Dari mana kau dengar gosip murahan itu!?"ketus keannu tak suka
Yin mencibir dengan sikap mencemooh
"Kau adalah pria paling terkenal , di dunia gosip ,siapapun yang dekat dengan mu pasti akan jadi berita heboh di tv dan majalah gosip"
Keannu mengeryitkan dahinya dengan sikap kesal.
"Kau terlalu percaya media gosip!? Yin aku tak memiliki seseorang yang istimewa!?"ucap keannu dingin.
"Kalau aku punya pacar ,kaulah orang pertama yang aku beritahu!?"kata keannu dengan berbisik
__ADS_1
Yin tersenyum
Mereka berdua pun ,sibuk dengan pekerjaan yang akan kedua orang itu tangani.