Emily And Mr Cool Bilioners

Emily And Mr Cool Bilioners
bab.68.salah


__ADS_3

Monika dengan senyum manisnya melihat semua para pemimpin perusahaan yang sedang rapat besar di ruangan khusus.


Sebagai pemilik beberapa perusahaan yang menjadi satu wadah Richie corps .


Keannu duduk bagai raja di kelilingi , assisten , sekertaris dan pengawal nya .


Bukan hal aneh ,...kalau keannu Edwards menggunakan banyak pengawalan.


Dan kali ini ia merasa terancam.


Dari informasi detektif yang khusus ia perkerjakan sebagai Telik sandi.


Ia tahu ada yang ingin menghancurkan hidupnya, mencelakai nya.


Bukan ia takut ..ia mampu menghadapi kalau hanya menggunakan tangan,kalau menggunakan senjata,pistol atau menggunakan sniper. Keannu takut juga...


Ketika kakaknya masih hidup ,ia dan kakak nya belajar ilmu beladiri.


Dan menggunakan senjata.


Namun keannu bukan lelaki yang suka kekerasan.ia lebih banyak menggunakan otaknya dari pada ototnya.


Kalau benar.. dugaannya Jhonny punya andil atas kematian kakaknya Richard.


Maka ia tak akan mengampuni orang itu.


Walau dulu ia pernah sangat dekat dengan jhonny.walau di masa lalu Jhonny adalah sahabat karib nya.


Di tatap semua direktur utama dan para pegawai nya dengan tatapan tajam.


Dengan slide presentasi ia menjelaskan semua ...


Rencana bisnis , pelaporan dan analisis data keuangan dan keuntungan investasi yang mereka punyai.di semua bidang usaha.


Tiba-tiba saja ...


Jhonny Allen datang dengan langkah gagah ,bersama sekretaris dan pengawalnya.

__ADS_1


Duduk di seberang kursi keannu Edwards .


Menatap keannu dengan tatapan dingin dan datar.


Jhonny Allen adalah pemilik perusahaan ,yang sahamnya di miliki oleh keannu sendiri.


Bagaimana pun ia harus datang ke rapat besar ini.walau Jhonny merasa tak suka.


Kebencian terhadap keannu Edwards serasa membakar hatinya.namun ia harus berdamai dengan hatinya dan tidak memperlihatkan kebencian nya saat ini.


Monika berbisik dengan suara pelan kepada pelayan yang ia suruh meletakkan air ke minuman keannu .


Dan air itu telah memiliki mantra dari madam Yossy.ia menunjukkan ke arah keannu dengan dagu yang runcing.


Agar keannu jatuh hati dan mencintai dia..


Kemudian meninggalkan Emily.


Besar sekali harapan Monika untuk hal ini...


Oleh karena itu ia membayar mahal agar pelayan itu.


Segera pelayan itu membawa semua minuman di dalam gelas kristal yang terlihat bercahaya.


Dan Tampa pelayan itu sadar bahwa minuman itu telah di ambil oleh Jhonny.


Dan segera Jhonny Allen meneguk air dalam gelas itu,dengan perasaan haus.seharusnya gelas itu ditujukan kepada keannu Edwards.


Bukan Jhonny.namun kebodohan pelayan itu.membuat semua berubah dari yang di harapkan.


Melihat semua peserta rapat minum dengan santai sambil mendengarkan arahan. Sang penguasa bertampang dingin namun tampan itu.


Membuat Monika tersenyum dingin dan penuh rencana .


Tidak lama lagi semua yang jadi mimpi seorang Monika akan terwujud .


Kekayaan, kemakmuran dan kebahagiaan akan segera dia raih.

__ADS_1


Kali ini mimpinya menjadi nyata ...


Di dalam mantra pemikat madam Yossy.


Ia akan meraih semuanya.


Melihat pelayan suruhan datang mendekat.


Monika bertanya dengan penasaran.


"Apakah...kau sudah berikan minuman itu pada tuan Edwards!?"tanya monika dengn suara penuh harap.


"Sudah..nona ,sudah saya laksanakan...,mana upah saya !?"jawab pelayan itu dengan senyum dingin.


"Monika ...menyerahkan amplop,berwarna coklat...yang terlihat gemuk.


Pelayan itu tersenyum manis dan mencium amplop itu dengan tawa bahagia .


Lalu pergi dan menghilang di antara ruangan lainnya.


#pelayan pov#


"Sungguh sangat bodoh...nona itu,"


"Yang minum ... bukan tuan keannu tapi Jhonny "


"Ha...ha..ha...ha"tawanya lucu .


Seorang pria dengan jas rapi menghampiri pelayan itu.


"Bagus...aku suka pekerjaan mu...!?"


"Ini...hasil pekerjaanmu..."ucap pria berjas itu dengan senyum dingin.


Menyerahkan sebuah amplop berwarna putih.


"Terimakasih tuan James...!?"ucap pelayan itu pelan dam sangat hormat.

__ADS_1


"James mengangguk sambil tersenyum dingin ia adalah pria yang sangat peka dengan sesuatu yang menyangkut kepentingan tuan Edwards.


__ADS_2