Emily And Mr Cool Bilioners

Emily And Mr Cool Bilioners
Bab.34.kencan


__ADS_3

Yin sedang asyik dengan ponselnya ketika , Emily keluar ruangan kelas.


Sudah lama ia menunggu kehadiran gadis itu.


Dan ia ingin mentraktir Emily makan ,di sebuah restoran China yang menyediakan makanan yang sangat enak dan terkenal lezatnya.


"Hi..Emily" sapa Yin dengan senyum manis nya.


Emily membalas senyum itu , dan menghentikan langkah kakinya.


"Hi ..Yin sudah lama menunggu ku !?"tanya Emily dengan suara sedikit kesal.


Bagaimana ia tak kesal dosennya memberi catatan yang sangat banyak.


"Baru ..saja aku datang kok"kata Yin sambil menunjuk ke arah jam tangannya.


"Ayo...!?"ajak Yin sambil berjalan ke arah mobilnya yang sedang terparkir.


Dengan sikap manis,Yin membukakan pintu ,untuk Emily.


Emily pun masuk dengan senyum manisnya.


"Makasih Yin"ucap Emily lembut


Akhir-akhir ini Yin rajin sekali menjemput Emily di kampus.


Terkadang mengajak nonton bioskop dan jalan-jalan ke pusat perbelanjaan.


"Kita kemana "kata Emily sambil menatap wajah lelaki yang sedang memegang stir itu.


"Aku akan mengajakmu makan ,kau tentunya Lapar bukan!?"jawab Yin sambil menoleh kearah Emily sebentar


Emily mengangguk ,menatap lurus ke depan.


Sikap Yin yang perhatian dan baik ,membuat hati Emily berbunga.


Mereka sampai di sebuah restoran China yang amat terkenal.


Yin membawa Emily di sebuah kursi yang di pesannya.


Menarik kursi untuk Emily dan wanita itu duduk dengan sikap manis.


Makanan yang terhidang sungguh membuat ,siapa saja yang melihat menetes kan Silvanya,lezat dengan aroma amat menggoda.


Emily memakan hidangan di depannya dengan sangat lahap.


Tatapan mata Yin selalu memandangnya,memperhatikannya.


Merasa di perhatikan Emily tersipu malu.


Keduanya pun sama-sama tersenyum sumringah.

__ADS_1


.........


.........


....


Di Apartemen keannu Edwards......


Keannu menatap layar laptop nya dengan nanar ,sungguh pandangan di depannya membuat ia sangat kesal.


Ia mengenggam kalung erat ,sampai tangan nya terasa sakit.


Ia merasa sangat tidak nyaman melihat kedekatan Yin dengan Emily.


Memang secara tidak lansung ,Yin belum memperkenalkan diri Emily sebagai kekasihnya di depan khalayak ramai.


Keannu menyesali kebodohannya.


Ia terlalu takut untuk mendekati Emily secara nyata.


Dengan perasaan gundah ia memanggil James untuk datang menghadap nya.


Di saat ia sedang merasa tidak nyaman perasaan nya dan punya masalah , maka James tempat bertukar pikiran yang paling tepat.


Setengah jam kemudian James datang ke apartemen keannu.


"James...."ucap keannu dengan bergetar


Ia binggung harus mulai dari mana , mengutarakan perasaan hatinya sekarang


"James,...apa yang harus aku lakukan sekarang Emily dan Yin sudah semakin dekat "kata keannu dengan suara bergetar.


James memperhatikan wajah majikanya dengan tatapan binggung.


Kenapa ia harus terpengaruh dengan kedekatan sahabatnya dengan seorang gadis.


"Apa tuan menyukai Emily !?"di tanya James hati-hati ,takut membuat lelaki tampan di depannya jadi marah


"Mungkin iya ,mungkin tidak "kata keannu ragu.


"Tapi aku tak suka ada lelaki yang mendekatinya !?"kata keannu sambil mencoba melepaskan beban hatinya.


James mengangguk pelan ,memang keannu pernah memerintahkan dirinya untuk memecat chef mansion yang coba mendekati Emily.


Dan James takut berargumen dengan perasaan tuan besar nya itu.


"Kalau begitu,tuan harus mendekati nona Emily ,berusaha mengambil hatinya !?"kata James pelan


"Aku tidak tahu caranya...,kau tahu aku bodoh dalam menjalin hubungan dengan seorang wanita "tukas keannu merasa putus asa


"Cobalah tuan "

__ADS_1


"Aku tak bisa "jawab keannu pelan


Kemudian James menjelaskan secara mendetail apa yang harus keannu lakukan.


Lelaki tampan itu nampak terlihat bahagia senyumnya mengembang di bibirnya.


"Aku ...akan mengikuti ide mu "jawab keannu menatap James dengan senyum manisnya.


"James sedikit terpana jarang sekali ia melihat keannu tersenyum seperti itu.


Keannu selalu bersikap dingin dan kaku.


....


....


....


Di lain tempat


Yin sedang mengantar Emily pulang ,sampai di apartemen miliknya.


Emily turun dari mobil dan tersenyum manis kepada Yin .


Yin pun membalas senyum Emily dan melajukan mobilnya.


Mobil Yin sudah jauh dari pandangan matanya.


Namun tiba-tiba saja dua orang pria menggunakan jas hitam,berkacamata hitam mendekatinya.


Dan memegang tangan Emily , memasukannya dalam mobil dan membawa Emily pergi.


Di dalam mobil Emily meronta namun lelaki itu mendekap mulutnya dengan sapu tangan


Yang sudah di beri obat bius.


"Kita bawa kemana gadis ini...!?"tanya salah seorang pria


"Bawa ke bandara tuan Edwards telah menunggu di sana !?"kata pria lainnya


Emily yang pingsan oleh obat bius di bawa menuju bandara ,di mana pesawat jet pribadi milik keannu terparkir .


Keannu melihat mobil yang membawa Emily datang ,dengan pelan ia membopong tubuh mungil Emily masuk dalam pesawat jet miliknya.


Kemudian memerintahkan pilot untuk terbang menuju pulau pribadi miliknya.


Di tatap tubuh Emily yang terbaring di dekatnya.


Keannu tersenyum manis dan sedikit merasa aneh dengan hatinya sendiri.


Saran James cukup unik ,ia menculik gadis itu dan menikahi nya .

__ADS_1


Sebelum ke pulau terpencil itu,keannu berhenti di sebuah dermaga terparkir kapal pesiar mewah milik keannu , seorang pendeta menunggu .


di kapal pesiar mewah,keannu Edwards ,menyuruh seorang pelayan untuk menyadarkan Emily dari pingsannya dan memakaikanya baju pengantin yang sudah keannu persiapan kan.


__ADS_2