Emily And Mr Cool Bilioners

Emily And Mr Cool Bilioners
bab.36.aktivitas pagi


__ADS_3

Keannu membalik badannya ,ia melihat seorang gadis dengan mata tertutup ,berbaring di sampingnya.


Wajah yang tenang dan damai ,keannu mengamati garis kestur wajah yang terpahat di depannya.cantik ,mempesona.


Dari awal keannu tahu bahwa di balik penampilan cupu seorang Emily tersimpan kecantikan sejati.


Kecantikan yang tidak di buat-buat, keannu banyak menemukan perempuan rela mengeluarkan uang banyak hanya untuk tampil cantik,padahal kecantikan itu ada di dalam hati yang tulus ,terpancar dari mata yang indah .


Keannu menghembuskan nafas nya dengan pelan .


Seorang Emily Renata sangat berbeda dengan Alena dan Monika .


Yang rela melakukan apa pun demi memiliki seorang keannu .


Ia masih tidak lupa kejadian dua Minggu yang lalu ketika ia pulang ke mansion .


Di mana ia sangat terkejut melihat Monika berada di tempat tidurnya, dengan pakaian sangat minim dan sexy.


Kejadian itu membuat keannu marah besar ,bagaimana tidak perempuan tidak punya rasa malu .


Memaksanya untuk tidur dengannya,dengan sangat kasar keannu menyeret Monika keluar kamar dan mempermalukan dia di depan semua yang ada di mansion.


"Kalian lihat,...apa yang perempuan ini lakukan di kamar ku,dengan menggunakan pakaian noraknya itu!!!?"ujar keannu kali itu.


"Semua yang ada di tempat itu menundukkan kepala tak berani menatap keannu Edwards.


"Siapa yang memberi dia akses masuk keruangan pribadiku"cetus keannu dengan wajah merah padam .


Ia jadi sangat marah,karena tidak ada yang berani masuk keruangan bawah tanah tempat keannu beraktivitas pribadi .

__ADS_1


Wilayah yang tabu untuk di sentuh oleh orang lain,kecuali dua orang ,James dan Arthur.


Tidak ada yang berani bicara semua diam ,takut dengan kemarahan keannu.


"James, Arthur dari mana dia tahu kode password ruangan ku!?"kata keannu pada kedua assisten nya


"Saya juga tidak tahu tuan Edwards !?"kata James menundukkan kepalanya.


"Jujur saya juga tidak tahu,bahkan tidak pernah berkomunikasi dengan nona ini"jawab Arthur lagi.


Keannu diam dengan rasa kesal yang masih ada di hatinya.


"Usir ..dia dan ibunya dari mansion ,aku tak mau melihat wajah mereka lagi!?"perintah keannu dengan dingin


Keannu sedikit tersadar dari lamunannya,melihat Emily bergerak perlahan.


Keannu Mexcell Edwards .....


Pria tampan yang sudah memaksanya menikah.


lelaki itu masih menatap nya Tampa mau berkedip.


Emily merasa jengah ,ia pura-pura memejamkan matanya.


keannu bangkitdari tempat tidur,mengambil air dari teko di nakas dan menuangkan di gelas meminum sampai habis.


setelah itu masuk ke kamar mandi.


ia membiarkan Emily masih di tempat tidur,ia tahu Emily masih merasa malu.

__ADS_1


setengah jam kemudian keannu sudah, menggunakan baju rapi siap -siap untuk pergi.


ia melihat di mejanya sudah tersedia coffe pahit dan sepiring cookies .


keannu meminumnya sambil ,menatap layar ipadnya.


memeriksa email yang di kirim ke akunnya.


Emily segera masuk kamar mandi ,kemudian setelah selesai ia duduk di depan keannu masih dengan menunduk .


keannu menatapnya dingin,ia hanya sedikit menyunggingkan senyum di bibir tipis nan merah.


memperhatikan betapa canggungnya wanita yang sudah menjadi istrinya itu.


"hari ini...aku akan mengajakmu...berbulan madu,di pulau ku "kata keannu sambil terus mengetik di ipadnya.


Emily hanya mengangguk pelan


"siapkan semua kebutuhan kita untuk berangkat ke sana "ketus keannu sambil meneguk coffenya.


keannu memang berencana segera ke kantor ada beberapa tugas yang harus segera dia selesaikan


dan ini merupakan hal penting demi proyek penelitian yang akan dia kerjakan di pulaunya nanti.


Emily mengangguk ,ia benar -benar binggung dengan keadaan yang aneh sekarang.


kenyataan bahwa ia menjadi istri seorang Edwards ,bagai sebuah mimpi untuk Emily.


mimpi yang sempurna untuk perempuan culun seperti dirinya.

__ADS_1


__ADS_2