Emily And Mr Cool Bilioners

Emily And Mr Cool Bilioners
Bab.85.murka


__ADS_3

keannu masuk kedalam labnya.


sudah ada dua Minggu ,ia tak masuk dan bekerja .


ada beberapa penelitian yang sedang ia kembangkan.


begitu ia melihat kedalam ,ia sangat terkejut.


semua berubah posisi dan yang lebih membuat keannu marah , penelitian nya hancur...


ia mengerahkan geraham nya .


wajahnya merah padam.


bagaimana tidak , penelitian nya ini akan dia pamerkan dalam waktu dekat .


dan semuanya hancur berantakan.


keannu benar-benar sangat marah.rasa panas menghantui dadanya.


kepala nya jadi sangat pusing.


ia menunggu Emily pulang dari kampus..


"wanita itu akan tahu...!?"


"apa hukum bagi perusak penelitian nya !?"


keannu menunggu Emily di ruang tamu dengan ,gaya dinginnya.


Emily menyetop taxi....


ia merasa heran kenapa ,keannu menghubunginya dengan suara bergetar hebat.


ia juga binggung kenapa keannu , menghubunginya.sebab selama ini keannu tak pernah sekalipun.bicara di telphone.


kalau ingin bicara dengannya maka ia akan langsung bicara dengan ketusnya,tidak di telphone.


"ada apakah gerangan...


dengan keannu ..!???"


Emily menghela napas berat...


rasa takut.. menghantui hatinya .

__ADS_1


taxi yang membawa gadis berkaca mata tebal itu.


sampai di pelataran parkir apartemen.


Emily turun dari taxi dengan sikap ragu-ragu.


ia merasa sesuatu akan terjadi padanya, kemarahan keannu Edwards nyata dari suaranya.


yang bergetar dan dingin,selama ini pria itu tidak memperlihatkan emosinya.


bersikap angkuh,dingin dan datar.emily merasa ada yang tidak beres.


Emily masuk lift menunggu kemudian pintu terbuka .


dengan perlahan ia melangkahkan kakinya dengan sangat gugup.


pintu apartemen terbuka ...


Emily melihat keannu duduk dengan menyilangkan kakinya yang panjang dengan gaya elegan .


Tampa basa-basi keannu berkata dengan suara keras dan tajam.


"kau ...tahu ,apa kesalahan mu !?"tanya keannu dingin.


Emily mengelengkan kepalanya.


Emily mengangguk kan kepalanya dengan tubuh gemetaran ,rasa takut merajai hatinya.


keannu menatap tajam ke arah mata Emily dengan mata merah.


ia sangat marah ...


"aku beritahukan padamu...!?"


"penelitian itu...adalah hidup ku ,aku merasa sangat sedih apabila semua hancur seperti itu"


"kau tahu siapa yang menyebabkan hal itu terjadi !?"tanya keannu dingin


"kau ..."tunjuk keannu Edwards marah.


"kau merusak semua penelitian ku,kau masuk ke sana dan kau hancurkan pekerjaan yang ku buat dalam satu jam.."ucap keannu dengan marah.


suaranya terdengar sangat gemetar ,keannu ingin menelan perempuan berwajah jelek ini,bulat -bulat sangking marahnya .


Emily menatap tajam ke arah keannu.

__ADS_1


"aku tak pernah merusak penelitian mu tuan !?"jawab Emily dengan suara bergetar hebat.rasa takut nya.


"kau bilang tidak pernah merusak? kau bilang !!"keannu mengeryitkan dahinya dengan aneh.


"kau pergi ke ruangan itu dan lihat dengan mata mu sendiri"


Emily pun mengikuti langkah keannu masuk menuju ruangan laboratorium keannu.


dan ia sangat terkejut ..


laboratorium itu hancur dan kacau.


Emily terbelalak ..


sejak kapan bisa rusak,bebarapa hari yang lalu baik-baik saja .


Emily mengeluh sedih,hal itu wajar membuat keannu sangat marah.


"yakinlah...tuan Edwards!?saya bukan pelaku nya,"


"bukan saya yang rusak !? penelitian tuan"keluh Emily dengan suara Sanggau Karena ingin menangis.


"kau tahu apa hukumnya "tanya keannu dingin.


Emily mengelengkan kepalanya dengan sikap takut.


"kau harus pergi dari tempat ini,besok aku akan membuat surat cerai untuk mu "


"pengacara ku akan menghubungi mu..."kata keannu dingin.


"pergi .jauh jauh dari kota ini negeri ini!?"


"kalau aku sampai melihat mu..maka kau akan tahu akibatnya"ucap keannu Edwards dingin sangat dingin .


Emily tegang wajahnya memerah.


"astaga ... keannu mengusir nya,dari hidupnya"keluh hati Emily sedih .


setelah berkata begitu keannu melangkah pergi namun sebelumnya ia berkata dengan suara kasar.


"aku beri kau waktu 25 menit ,untuk berkemas semua barang mu...!?"


dengan langkah lebar keannu masuk ke ruangan kerjanya , meninggalkan Emily dengan sedih dan terpukul.


****

__ADS_1


up lagi ni...


mana vote, komment dan likenya


__ADS_2