
{Berikan saran dan kritikkannya}
Mereka semua telah membangun tenda, begitu juga Jiang Yi dan 3 Pengawalnya itu telah selesai menyiapkan makanan ringan untuk cemilan malam. Jiang Yi meminta beberapa pelayan untuk menbantunya menyajikan makanan itu ketempat berkemah
...(buahnya untuk Jiang Yi)...
Pelayan itu menaruh kudapan itu diatas tikar yang sudah di siapkan, disusul dengan Jiang Yi dan 3 pengawal itu yang memegang buah buahan khusus untuk Jiang Yi
Semua pelayan itu kembali ketugas mereka masing masing dan Jiang Yi dkk menikmati makanannya, Jiang Yi tidak terlalu lahap karena dia sedang fokus pada BUKU SURGAWI yang sedang menunjukan gambar jurus jurus baru yang cocok untuk pelatihan Jiang Yi, 3 Pengawalnya, dan Jiang Di. Jiang Di yang melihat jie jienya hanya menatap kosong makanannya menyadarkannya
"Jie jie, apa ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?" Ucapannya mengundang semua mata menatap mereka
Jiang Yi hanya menggelengkan kepalanya tanda bahwa ia baik baik saja. Beberapa saat kemudian, ia merasakan kehadiran orang lain, dan aura membunuh yang di tujukan langsung padanya, tidak hanya Jiang Yi yang merasakannya, tapi 3 pengawal dan adiknya juga merasakannya, tapi mereka mengacuhkannya saja, toh orang orang itu tidak mengganggu ketenangannya
"Sebaiknya kita tidur sekarang, ini sudah larut" Ucap Jiang Zhe
"Kalian duluan saja, aku dan jie jie akan berjaga" Ucap Jiang Di
"Baiklah, ayo!" Ucap Jiang Zhe. Mereka semua masuk tenda dan tidur kecuali Jiang Di, Jiang Yi dan 3 Pengawalnya itu
Jiang Yi mulai memasang aray ditenda itu tanpa diketahui siapapun, tiba tiba orang berbaju hitam keluar dari persembunyian mereka. Ya, mereka yang mengeluarkan aura membunuh tadi
Jiang Yi dkk hanya cuek dengan kedatangan mereka, bahkan mereka hanya menganggapnya angin lalu. Orang orang itu merasa tidak senang karena keberadaan mereka hanya dianggap angin lalu. Mereka pun menyerang Jiang Yi dkk dengan brutal
BUGH
BUGH
KRAKK
KRAKK
BUGH
BUGH
TAK
KRAKK
TAK
BUGH
__ADS_1
BUGH
"AKHHH SAKIT" Suara tulang dan tubuh orang orang itu disertai teriakan memekikan. Jiang Yi dkk memang sangat kejam, mereka melawan mereka tanpa sejata, dan mereka sudah terkapar dan tak bernyawa, Jiang Yi melempar semua mayat itu kedalam ruang dimensinya untuk menjadi makan Spirit Beast nya itu
Karena belum ada yang tahu kalau Jiang Yi punya ruang dimensi, jadi ia mengoceh mereka menggunakan cincin dimensinya, alhasil Jiang Di dan 3 Pengawalnya itu percaya akan apa yang diucapkan Jiang Yi
Pagi pun tiba, Jiang Yi dkk tidak tidur semalaman, bagi kultuvator itu tidak masalah, mereka tidak begitu membutuhkan tidur karena mereka sudah cukup dengan bermeditasi
(Info : Sejak Jiang Yi kembali keistana, dia sering kedatangan tamu yang ingin membunuhnya, tapi mereka selalu gagal karena Jiang Yi membunuh mereka dan mayatnya akan menjadi makanan Spirit Beast nya itu)
"Sudah pagi, ayo kita kembali kekediaman. Biarkan saja mereka, nanti juga bangun. Setelah bersih bersih, aku akan kekediaman Di'er" Ucap Jiang Yi sembari bangkit berdiri
"Baik" Ucap Jiang Di dan 3 Pengawalnya itu sambil mengikuti langkahnya
Jiang Yi sudah siap, begitu juga 3 Pengawalnya itu. Mereka berjalan menuju kediaman Jiang Di seperti yang dijanjikan sebelumnya
Mereka berjalan beriringan menuju kediaman Jiang Di, setiap Pelayan dan Prajurit yang berpapasan dengan Jiang Yi dkk, mereka akan membungkuk hormat begitu juga saat sampai dikediaman Jiang Di
Jiang Di yang melihat kedatangan Jiang Yi langsung menyambutnya. Mereka bercerita dan bercanda tawa sebelum Jiang Zhe dkk, Rong Jiang, Jiang San, Jiang Mu, dan Jiang Ye menjemput mereka untuk sarapan bersama. Seketika tawa mereka berhenti karena menyadari kedatangan mereka
Lagi lagi mereka berjalan bersama menuju ruang makan utama, mereka memberi salam kemudian duduk dan sarapan
Setelah sarapan, Jiang Di, Jiang Yi dkk menemui Kaisar diruangannya. Sebelum memasuki ruang kerja Kaisar, Kasim memberitahukan kedatangan mereka, kemudian mereka dipersilahkan masuk
"Salam Yang Mulia Kaisar" Ucap 5 kutub (gitu aja ya, biar gak ribet)
"Salam diterima. Apa kalian memerlukan sesuatu?" Ucap Kaisar
"Kami ingin meminta izin untuk jalan jalan dipasar, kami akan dikawal oleh mereka bertiga" Ucap Jiang Di, 4 kutub lainnya hanya menyimak
"Huft Baiklah" Ucap Kaisar pasrah
"Salam" Ucap 5 kutub kemudian pergi
Saat ini mereka sedang mengelilingi pasar yang saat ini dipenuhi begitu banyak orang, karena ada beberapa tamu yang memilih menginap di penginapan kota. Mereka menghabiskan waktu bersama sambil bercanda gurau. Ya, jika hanya mereka berlima, mereka akan begitu ceria, tapi jika ada orang lain, 1 kata yang keluar dari mulut mereka sepertinya sangat berharga
Karena merasa lapar, mereka singgah di salah satu kedai yang memiliki 3 lantai, lantai 1 untuk rakyat biasa, lantai 2 bangsawan, dan lantai 3 keluarga kerajaan. 5 kutub langsung masuk kelantai 2 dan memesan makan. Gadis gadis bangsawan yang melihat 5 pria tampan memasuki lantai 2 berteriak histeris bagai melihat perhiasan langka
5 kutub memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela dan sedikit kepojok, karena disana suasananya lebih tenang. Jiang Di yang merasa risih dengan ocehan ocehan tidak penting dari gadis gadis bangsawan itu menjadi kesal
"DIAM!!" Sontak saja teriakan Jiang Di membungkam mulut gadis gadis itu
Setelah itu mereka memesan makanan dan minuman dan menikmatinya, padahal keadaannya sudah begitu canggung setalah Jiang Di berteriak, tapi mereka biasa saja seperti tidak terjadi apa apa
Keadaan canggung tadi menjadi cair setelah 5 kutub keluar dari kedai itu, mereka menghela nafas lega setelah kepergian mereka, setidaknya mereka sudah tidak merasakan sesak oleh aura dingin itu lagi
5 kutub itu sekarang berada di hutan kematian, mereka akan berlatih disana, karena itu adalah tempat yang cocok untuk berlatih
Sesekali Jiang Yi mengarahkan gerakan mereka jika salah. Mereka sudah menguasai 4 jurus yang diajarkan Jiang Yi. 4 jurus itu adalah jurus yang Jiang Yi dapat dari BUKU PENGETAHUAN SURGAWI. Meski gerakan mereka masih kaku, tapi itu sudah bagus, karena mereka bisa menguasai 4 jurus dalam beberapa jam saja, selain itu, tingkat kultuvasi mereka sudah lumayan, 3 pengawal yang berada di tahap Kaisar Menengah dan Jiang Di yang berada di tahap Raja Awal. Jiang Yi sangat senang akan pencapaian mereka
"Wah, keren! Lo sekarang udah di tahap Kaisar Menengah dan Raja Awal" Ucap Jiang Yi
"Oh jelas, siapa dulu, Jiang Di" Ucap Jiang Di sombong
"Songong lo" Ucap mereka semua menanggapi kesombongan Jiang Di
"Suka suka gw lah"
__ADS_1
"Sudah sudah. Gw mau ngasih lo sesuatu" Ucap Jiang Yi (sok misterius lo)
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuat berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN]...
BONUS VISUAL**
NIXEL
DARK
LONG
LION
WHITE
BLACK
PEGA
MANIS
__ADS_1
WOLFI