
{Berikan saran dan kritikkannya}
Usai mengolah Singa itu, mereka memakannya
"Ini sangat enak. Apa kau menambahkan sesuatu disini?" Tanya senior Wei, sayang sekali tak mendapat tanggapan apapun dari si koki atau mc kita yang dingin itu
Usai makan mereka melanjutkan perjalanan mereka, seperti sebelumnya Jiang Yi hanya menjadi penonton saja. Ia sepertinya lebih suka menjadi penonton. Saat akan memasuki hutan Kematian tingkat 3, mereka mendapat tekanan begitu kuat, eh salah, maksudnya hanya senior Wei, Edward Smith dan Qiana Smith yang merasakan tekanan itu. Mereka menelusuri hutan itu sesekali memasuki sarang para Spirit Beast, dan mereka selalu mendapatkan batu permata yang mereka cari. Melihat hari sudah mulai gelap, mereka memutuskan untuk makan dan istirahat
Pagi harinya mereka berjalan keluar dari hutan Kematian sambil mencari batu permata itu, jumlah batu permata yang sudah mereka dapatkan sudah lumayan banyak, jika mereka berbagi, mereka bisa memiliki 6 batu permata per orang
"Sejak pertama kita memasuki hutan ini, aku tidak melihat Xiao Yi Lu bertarung, aku hanya melihat dia menonton dan mengomentari saja" Ucap senior Wei
"Apa masalahnya jika ia hanya menonton?" Tanya Xiu dengan nada tidak suka
"Bukankah itu tidak adil?" Ucap senior Wei
"Itu sangat adil" Ketus Yunsi
"Ta..." Ucapan senior Wei terpotong oleh Jiang Yi
"Diamlah" Ucap Jiang Yi dingin
Hening, ya itu bisa menggambarkan situasi mereka saat ini, tidak ada yang berniat membuka suara karena takut Jiang Yi marah
Mereka berjalan terus, terkadang juga bertarung dengan Spirit Beast dan mengambil semua barang yang ada disarang mereka setelah mereka membunuh Spirit Beast itu. Akhirnya mereka berhasil keluar dari hutan Kematian, mereka adalah orang pertama yang keluar dari sana. Dapat mereka lihat beberapa tetua sudah menunggu kedatangan para peserta juga beberapa peserta yang gagal dengan berbagai luka yang mereka dapatkan saat bertarung dengan Spirit Beast yang ada dihutan Kematian
"Kalian peserta pertama yang keluar dari hutan Kematian, bagus bagus" Ucap salah satu tetua
"Hmm" Ucap mereka semua kecuali Senior Wei
"Ia tetua" Ucap senior Wei sedikit canggung
"Ah, kau anak yang kemarin bukan?" Ucap tetua yang mengarahkan mereka saat ujian Tingkat Kultuvasi dan Elemen sambil menunjuk Jiang Yi
Jiang Yi hanya menatap datar tetua itu dan langsung pergi begitu saja
"Maafkan dia tetua, dia memang seperti itu" Ucap senior Wei
Mereka berenam duduk menunggu peserta lain, hingga akhirnya satu persatu kelompok sudah keluar dari hutan Kematian. Sore hari mereka berkumpul diaula untuk mengungumkan siapa saja yang lolos dalam ujian ini
Jumlah awal mereka saat pendaftaran untuk mengikuti ujian 10.000 orang
Jumlah mereka setelah ujian Kultuvasi dan Elemen 7.000 orang
Jumlah mereka setelah mengikuti ujian di dalam hutan Kematian 2.000
"Untuk kalian yang tidak lolos tahun ini, kalian bisa mengikuti ujian 4 tahun depan, untuk kalian yang lolos gunakan kesempatan ini dengan benar. Untuk 5 kelompok yang medapatkan batu permata terbanyak, akan diberi kewenangan untuk memilih sendiri sekte mana yang akan mereka masuki, dan untuk sisanya akan mendapat surat untuk memasuki salah satu sekte, jika mendapatkan 1 surat, makan akan memasuki sekte itu, jika lebih ia harus memilih salah satu sekte itu. Aku akan menyebutkan nama ketua kelompok tersebut, dan kelompok itu akan maju untuk memilih sekte yang ingin ia masuki
Edward Smith dengan 36 batu permata
Diyu dengan 20 batu permata
Shao Ji 17 batu permata
Xia Ru 15 batu permata
Thu Cao 14 batu permata
__ADS_1
Kalian boleh memilih sekte mana yang akan kalian masuki" Ucap tetua kemarin yang menjadi mc
Kelompok Jiang Yi berjalan dan berdiri tepat dimeja dimana disitu hanya ada tetua dari Sekte Darah. Semua orang terkejut, mereka mengira bahwa mereka akan memilih Sekte Phoenix, tapi mereka malah memilih Sekte Darah
"Emm Nak, apa kalian tidak salah tempat?" Tanya salah satu tetua dari Sekte Darah
"Apa ini bukan Sekte Darah" Tanya Qiana Smith dengan sopan
"Ehh, i..ini memang Sekte Darah nak" Ucap tetua itu sambil menggaruk tengkuknya
"Kami ingin memasuki Sekte ini" Ucap mereka semua kecuali Jiang Yi yang hanya diam saja
"Be...benarkah?" Ucap tetua itu sedikit tidak percaya
"Ia tetua" Ucap Yunsi tegas
'Ini berita bagus, peserta dengan poin terbaik memilih Sekte Darah, ketua pasti senang mendengarnya' Batin tetua itu
"Ba..baiklah. Kalian akan memasuki Sekte Darah" Ucap tetua itu bahagia
Tetua dari Sekte lain hanya memandang iri Sekte Darah karena mendapatkan calon murid terbaik tahun ini, tapi mereka tidak ingin dipandang rendah, jadi mereka diam saja
Jumlah peserta yang memasuki sekte Darah sekitar 300 orang, bayangkan saja, dari 2.000 orang peserta hanya 300 orang memasuki Sekte Darah, itu semua karena calon murid lebih memilih sekte Phoenix yang begitu unggul
Setelah semua calon murid memilih sekte, mereka pergi ke penginapan mereka untuk beristirahat, karena besok mereka akan memulai perjalanan untuk pergi kesekte mereka. Sedangkan peserta yang tidak lolos pulang kerumah mereka masing masing
Paginya semua orang telah bersiap siap untuk pergi kesekte yang sudah mereka pilih. Jiang Yi dan teman temannya sudah bersiap dengan gerombolannya, mereka menggunakan kereta dan ada juga yang menggunakan kuda untuk pergi kesekte Darah, letak sekte darah berada diperbatasan benua Tengah dan Barat, jadi perjalanan kesana butuh 7 hari jika menggunakan kuda, jika menggunakan kereta kuda, memerlukan waktu 2 minggu
4 kutub juga duo Smith menggunakan kuda, alasan mereka, akan sangat membosankan jika menggunakan kereta kuda. Setelah setengah hari perjalanan, Jiang Yi meminta untuk beristrahat sebentar, ia tidak kasihan dengan orangnya, karena mereka hanya duduk saja, tapi kudanya, pasti sangat melelahkan bukan?
"Ada apa Yi Lu?" Tanya salah satu tetua, kalau tidak salah namanya tetua Xi
"Istrahat" Ucap Jiang Yi singkat, kemudian turun dari kudanya dan mengikatnya dipohon dekat sungai agar bisa meminum air
Mereka semua melakukan hal yang sama seperti yang Jiang Yi lakukan
"Yi Lu, kelihatanya mereka semua sangat lelah" Ucap Qiana Smith
"Benar, apa kita berburu saja?" Sambung Edward Smith
"Tunggu" Ucap Jiang Yi langsung pergi
"Tu..." Ucap Edward Smith terpotong karena Jiang Yi sudah pergi jauh
"Kemana anak itu?" Tanya Yunsi yang tiba tiba datang bersama 2 kutub itu
"Wahhh, kalian membuatku kaget saja" Ucap Qiana Smith
"Kemana Yi Lu gege?" Tanya Jiang Di tidak sabaran
"Sepertinya dia akan berburu" Ucap Edward Smith
"Oh" Ucap mereka
Beberapa saat kemudian ia kembali dan langsung berjalan mendekati sungai untuk membasuh wajah dan tangannya yang kotor
"Bukankah tadi kau berburu, lalu kemana hasil buruanmu?" Tanya Edward Smith
__ADS_1
Tiba tiba Jiang Yi mengeluarkan dua ekor rusa dan satu ekor beruang madu dewasa. Tangannya langsung membersihkan dan memotong daging buruannya
"Perlu bantuan?" Tanya 3 kutub itu
"Cari kayu" Perintah Jiang Yi langsung mereka laksanakan
Setelah semua kayu terkumpul, bersamaan dengan Jiang Yi usai membersihkan buruannya, Jiang Yi langsung meletakkan potongan daging itu diatas bara api yang dibuat oleh 3 kutub itu. Jiang Yi sedang mengolah bumbu untuk mengoleskan nya pada daging itu. Beberapa saat kemudian, aroma daging panggang yang membuat siapa saja lapar tercium oleh semua orang yang sedang beristirahat disana
"Apa ini, aromanya membuatku lapar"
"Pikiranmu hanya makanan saja"
"Aku benar benar lapar"
Dan masih banyak lagi ocehan mereka
Mereka melihat Jiang Yi yang sedang memanggang daging dan sebentar lagi matang, merekapun mendekat dan mulai bertanya
"Kapan kau berburu?"
"Ini terlihat enak"
"Aku sudah tidak sabar untuk memakannya"
"Kau berburu? Mengapa tidak mengajak kami?" dll
"Diam dan makanlah" Ucap Jiang Yi dingin, membuat mereka semua diam dan memakan daging itu, karena tidak boleh berbicara, akhirnya mereka diam saja tanpa berkomentar apa apa lagi
'Masakkannya sangat enak'
'Apa yang ia tambahkan pada daging ini? Mengapa rasanya sangat enak?'
'Mengalahkan koki terbaik diistana'
'Pertama kalinya aku merasakan makan seenak ini' dll
Akhirnya mereka hanya bisa memuji dalam hati karena takut pada Jiang Yi. Memang sempurna, tapi sangat menyeramkan, karakter itu sangat cocok untuk seorang Jiang Yi
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN]...
VISUAL JIANG YI***
__ADS_1