
{Berikan saran dan kritikkannya}
Saat itu Jiang Yi baru keluar dari ruang dimensinya, ia baru saja menyeleseikan latihan selama 7 hari tanpa henti diruang dimensinya, dan ia keluar saat jam sudah menunjukkan jam 03.30 pagi. Ia membersihkan diri dan mengistrahatkan tubuhnya yang sangat lelah
Saat sedang berada di alam mimpinya, ada seorang pelayan membangunkannya untuk sarapan pagi bersama, karena kesal, ia membunuh pelayan itu dan menggantung kepalanya di gerbang istana, dan menulis dipapan dekat tubuh dan kepala pelayan yang terpisah itu 'JANGAN MENGGANGGU WAKTU TIDURKU', ia menulisnya menggunakan darah pelayan itu. Dari situlah tidak ada seorangpun yang berani mengganggu Jiang Yi saat tidur
Flasback
Gadis itu terbangun saat matahari sudah tinggi, ia membersihkan dirinya setelah itu memasak sesuatu untuk perutnya yang lapar
Setelah menyelesaikan sarapannya, ia mengajak tiga pengawal pribadinya menuju kedian Jiang Di. Ya, mereka adalah pemuda miskin yang di tolong oleh Jiang Yi, mereka memutuskan untuk menjadi mata mata Jiang Yi dan pengawalnya. Menurut mereka, itu tidak rugi, malah untung. Bisa mencicipi makanan yang dimasak langsung oleh Tuan Putri, pelatihan khusus, dll, itu jelas sebuah keberuntungan
Mereka berempat berjalan beriringan menuju kediaman Jiang Di, mereka menjadi pusat perhatian para tamu yang sudah sampai di istana, 4 pangeran berjalan beriringan dengan aura dingin yang menguar dari tubuh keempatnya sangat mendominasi. Ya, Jiang Yi menggunakan pakaian pria, jadi ia dikira pria disitu, selain itu pakain yang dikenakan mereka sangat berkualitas, banyak Putri Putri bangsawan yang berteriak histeris melihat 1 Putri dan 3 Pengawal yang mereka kira 4 pangeran, namun apalah daya, mereka begitu cuek, bahkan mereka hanya berjalan lurus kedepan tanpa menanggapi ocehan ocehan gadis gadis disana, bukan hanya gadis, priapun sama, ada yang iri, ada juga yang memuji
Sedangkan tokoh utamanya tidak merasa terusik, seolah olah mereka sudah terbiasa akan hal itu, jelas mereka sudah terbiasa!
Saat memasuki kediaman Jiang Di, semua pelayan dan pengawal yang ada disitu menunduk hormat pada mereka berempat. Yunsi bertanya pada pelayan yang ada disana
"Dimana Pangeran muda?" Tanya Yunsi dingin
"Di..di taman tuan" Ucap pelayan itu. Ya, disini mereka dipanggil tuan, itu karena semua pelayan dan pengawal diistana ini sangat tunduk pada Muyen, Yunsi dan Xiu karena mereka berpikir bahwa mereka bertiga lebih tinggi dari mereka, apalagi mereka lebih kuat, dan itu semua tidak ada yang menyuruh mereka, itu atas keinginan mereka sendiri, mereka bertiga hanya mengacuhkannya, menurut mereka itu bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan, jika mereka nyaman, mengapa tidak?
"Terimakasih" Ucap Yunsi dingin dan berbalik menghadap Jiang Yi
"Silahkan Tuan Putri Yi'er, hehe" Ucap Yunsi dengan nada bercanda
"Haish, ada ada saja kau Yun'er" Ucap Jiang Yi menggelengkan kepalanya
Alhasil mereka semua tertawa sambil berjalan menuju taman dikediaman Jiang Di. Pelayan yang melihat itu tak melewatkan kesempatan untuk melihat dimana moment langka melihat Jiang Yi dan 3 pengawalnya tertawa bersama, mereka sudah mendapat julukan ratu dan raja kutub, dimana sifat mereka yang begitu dingin
Jiang Di menatap heran pemandangan dihadapannya, dia bertanya tanya, apakan ada yang salah dengan kediamannya hingga jie jie dan gege barunya itu tertawa
"Jie jie, gege, apa yang kalian tertawakan?" Tanya Jiang Di pada 4 makhluk yang sedari tadi tertawa dengan lelucon mereka
"Hahaha, ini Di'er, aku hanya sedang menertawakan kelakuan mereka yang seperti anak anak" Ucap Jiang Yi mengejek mereka bertiga
"Hey Yi'er, kami ini bukan anak anak, kami ini lebih tua darimu huh" Ucap Xiu kesal karena ledekan Jiang Yi
"Kau lihatkan Di'er, mereka sangan kekanak-kanakan bukan?" Ucap Jiang Yi
__ADS_1
"Jie jie benar, mereka sangat kekanak-kanakan, bahkan aku lebih dewasa dari mereka hahaha" Ucap Jiang Di sombong yang diselingi tawa
Mereka semua bercanda tawa hingga sore hari, Jiang Yi dan Jiang Di yang meledek Muyen, Yunsi dan Xiu, sedangkan 3 pengawal tampan itu menggeram kesal akan Nona dan Tuan muda mereka itu
Setelah puas bermain-main dengan Jiang Di, Jiang Yi dan 3 pria tampan itu pergi dari kediaman Jiang Di dan melihat-lihat istana yang sudah didekorasi dengan indah untuk acara ulang tahun Putra Mahkota Jiang Zhe yang akan diadakan selama 3 hari itu
Saat sedang menikmati jalan jalan mereka, mereka berpas"an dangan Jiang Ye
"Salam kepada Putri Mahkota" Ucap Jiang Yi
"Hmm" Jawab Jiang Yi
"Salam pada Putri ke 2 Jiang Ye" Ucap tiga pria tampan itu
"Iya" Balas Jiang Ye sambil tersenyum
"Mei mei, apa yang kau lakukan di sini?" Tanya Jiang Ye
"Jalan jalan" Ucap Jiang Yi dingin
Jiang Ye sudah terbiasa akan sifat adiknya yang hanya lembut pada Ayah, didi dan pengawalnya saja, dia tidak masalah sama sekali akan sikap adiknya itu, setidaknya ia berbicara masih ada jawaban meski singkat
"Mei mei, mengapa kau memakai baju ini, ayo ikut denganku, kau itu seorang gadis mei mei" Ucap Jiang Ye menarik Jiang Yi kekediamannya, ketiga pria itu hanya mengikuti saja, mereka seperti perekat saja, kemana Jiang Yi pergi, mereka juga harus ada disitu
...
(Jiang Yi sebelum didandani Jiang Ye)...
...
(Setelah didandani)...
"Wah, kau sangat cantik mei mei, wajahmu tak perlu dirias lagi, kau sudah cantik mei mei" Ucap Jiang Ye yang mulai kehabisan kata-kata, karena adiknya terlihat tampan juga cantik
"Sudah?" Tanya Jiang Yi yang mulai bosan
__ADS_1
"Hehe Ayo kita menemui gege Zhe'er" Ucap Jiang Ye menarik Jiang Yi keluar, Jiang Yi hanya pasrah ditarik tarik seperti koper
Tiga pria tampan yang ada didepan pintu itu hanya melongo melihat kecantikan nona mereka itu, meski mereka sudah biasa melihat nonanya, namun tetap saja mereka mengaggumi nonanya itu
'Yi'er sangat cantik, tapi jika menghadapi musuh ia seperti monster jelek yang mengerikan' Batin Muyen (Ini maksudnya muji apa gimana sih?)
'Apa kata orang nanti jika mengetahui tangan mulus dan cantik yang dimiliki Yi'er itu sudah berkali kali memegang pedang yang dilumuri darah' Batin Yunsi
'Nonaku sangat cantik, ah lebih tepatnya Malaikat Maut' Batin Xiu (Ini baru konsep muji orang. Kalau si Muyen, entahlah?)
Ya, memang benar Jiang Yi sudah sering membunuh, tapi tidak ada yang tahu kecuali Jiang Yi dan 3 pengawalnya itu
Saat sedang berjalan jalan, Jiang Yi merasa ada beberapa orang yang memperhatikannya dengan intes, namun ia tidak mempedulikannya, ia hanya cuek saja. Baginya, itu hal yang wajar dan ia sudah terbiasa
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuat berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN]...
Bonus Visual Jiang Yi**
Jiang Yi (cowok)
__ADS_1
Jiang Yi (cewek)