G D Lnjt Dulu

G D Lnjt Dulu
Adu Kekuatan Fisik


__ADS_3

{Berikan saran dan kritikkannya}


Pagi hari dihutan yang indah, burung burung berkicau menyambut pagi yang indah. Sedangkan seseorang sudah bangun sejak dua jam yang lalu, dan dia sudah menyelesaikan semua ritual paginya. Saat ini dia sedang duduk bersila dengan dua pistol didepannya, dia terlihat sedang berpikir keras, dilihat dari cara duduknya yang sedikit membungkuk dengan siku kanannya diletakan pada lutut kanannya, dan jemari kananya itu mengelus dagunya, dan telapak kirinya menekan lutut kirinya seraya berkata '"Hadiah apa yang akan kuberikan pada anak itu? Apa kedua senjata ini cocok untuknya?" Ya, dia adalah Jiang Yi yang saat ini sedang memikirkan hadiah apa yang akan dia berikan pada adiknya itu


"Tidak! Tidak! Aku belum mengajarinya cara menggunakan benda ini, bisa saja dia malah membunuh dirinya sendiri" Ucap Jiang Yi seraya mengeleng kepala keras "Hm, sebenarnya apa yang semua orang tunggu saat ulang tahun? Mengapa mereka sangat menantikan hari itu?" Pikir Jiang Yi yang tidak tahu alasan semua orang begitu menantikan hari ulang tahun mereka "Hm, mereka hanya membuang buang uang dan waktu saja dengan merayakan hari ulang tahun, ujung ujungnya akan terlewat begitu saja, seolah tidak pernah terjadi" Ucap Jiang Yi seraya menggelengkan kepala akan kebodohan orang orang yang pernah ditemuinya


"Hm, bagaimana jika kuberikan buku yang berisi jurus dan beberapa pelajaran sastra. Sekalian saja aku memberikan yang banyak, agar tidak merepotkanku untuk mengirimkannya buku buku seperti itu" Gumam Jiang Yi setelah menemukan solusi untuk hadiah yang akan dia berikan "Hm, beruntung aku masih memiliki beberapa cincin ruang tingkat tinggi, jadi bisa memuat semua buku buku yang akan ku kirim" Ucap Jiang Yi sambil mengeluarkan salah satu cincin ruang dari ruang dimensinya


"Baiklah. sekarang hanya perlu memindahkan buku yang kuinginkan kedalam cincin ini" Ucap Jiang Yi yang mulai memusatkan pikirannya antara ruang dimensinya dan cincin ruang itu. Cincin itu mengeluarkan cahaya putih kebiruan yang menyilaukan mata, dan dari tubuh Jiang Yi mengeluarkan cahaya keemasan dan mengeluarkan buku buku yang langsung saja ditelan oleh cahaya biru yang keluar dari cincin itu


Setelah beberapa saat, kedua cahaya itu memudah dan menghilang, langsung saja Jiang Yi mengeluarkan selembar kertas dan pena serta tinta, lalu menulis sesuatu pada kertas itu. Setelah menulis kertas itu, dia menggulung kertas itu lalu mengikatnya menggunakan pita, dan sekalian mengikat cincin itu bersama kertas itu "Beres" Ucap Jiang Yi dan langsung menyimpan surat itu kedalam lengan bajunya "Huhh, lapar. Lebih baik aku berburu untuk mengisi perutku yang sudah minta diisi ini" Ucap Jiang Yi seraya bangun dari duduknya dan menepuk bagian bajunya yang kotor. Langsung saja dia melesat mencari hewan untuk diburu, alangkah beruntungnya dia saat melihat seekor serigala yang baru saja menyelesaikan sarapan paginya "Wow, siapa yang menyangka akan bertemu dengan serigala yang sangat berisi seperti ini. Aku pasti sangat diberkati hingga mendapat makanan gemuk seperti ini" Ucap Jiang Yi dari balik pohon seraya menjilat bibir atasnya. Dia sudah tidak sabar mencicipi daging serigala itu


Langsung saja Jiang Yi melompat dan mendarat didepan serigala itu, membuat serigala itu langsung menatap Jiang Yi dengan geram "Ggrrrrr" Geram serigala itu seraya menatap Jiang Yi dengan buas. Tanpa ba bi bu, Jiang Yi langsung menyerang serigala itu menggunakan tongkat yang sudah dia siapkan sebelumnya. Serigala itu langsung menghindari serangan Jiang Yi yang tiba tiba itu, belum sempat serigala itu mengambil ancang-ancang untuk membalas, Jiang Yi sudah melayangkan tongkat itu kearah serigala itu, membuat serigala yang belum mencerna makanannya tadi, dengan susah payah menghindar, tapi tetap saja terluka dibagian kaki depan bagian kanan serigala itu "Awooo" Lolong serigala itu marah


Tak tinggal diam, serigala itu membalas serangan Jiang Yi, dan menerkam Jiang Yi yang akan melempar tongkatnya lagi, sayangnya serigala itu kurang cakap, dan saat akan menerkam Jiang Yi, Jiang Yi memegang tongkatnya lurus kedepan. dan ketika serigala itu berada didekatnya. dia mendorong tongkatnya dengan kuat kedepan, hingga

__ADS_1


JLEB


AUUUUUU


Tongkat itu menembus tubuh serigala itu, dari bagian bawah perut hingga kepunggung serigala itu, dan tentu saja serigala itu langsung mati setelah tongkat itu menembus tubuhnya "Rasanya pasti nikmat" Ucap Jiang Yi kemudian mengangkat tubuh serigala itu, dan membawanya ke sungai untuk dibersihkan. Usai sarapan, Jiang Yi langsung melanjutkan perjalannya mengelilingi hutan itu. Sebenarnya dia sudah bisa langsung keluar dari hutan dan masuk kepedesaan, tapi Jiang Yi yang masih belum puas melihat seluruh isi hutan itu memilih untuk jalan berputar dan menyusuri isi hutan itu dengan berjalan kaki


Di Istana, saat ini semua orang sedang sarapan bersama, begitu juga dengan Jiang Di dan 3 orang lainnya. Usai sarapan, semuanya langsung pergi kelapangan untuk melanjutkan acaranya. Hari ini adalah acara mengadu kekuatan antara muda mudi, dan untuk menghindari terjadinya pembunuhan seperti sebelumnya, mereka semua hanya diizinkan untuk menggunakah kekuatan fisik dan pedang mereka tanpa kekuatan mistisnya, dan mungkin aturan itu akan terus berlanjut. Sepertinya acara kali ini tidak begitu membosankan bagi Jiang Di dkk. Mereka terlihat cukup tertarik dengan acara kali ini


Setelah acara dimulai, satu persatu muda mudi maju dan mulai mengadu kekuatan fisik dan kemampuan berpedang mereka. Keempat orang itu melihat dengan seksama setiap duel yang ada didepannya, dan itu membuat mereka cukup puas karena ketangkasan fisik dan kemampuan mereka cukup baik, meski tak sebaik mereka karena cukup banyak celah yang mereka buat. Tapi itu cukup untuk menghilangkan rasa bosan mereka


Disisi Jiang Zhe, saat ini dia sedang berkumpul dengan teman temannya, siapa lagi kalau bukan Guan Li, Guan Thu, Feng Ji, Feng Diyu dan Sang Wei dikediaman Jiang Zhe. Mereka sedang membicarakan tentang apa yang terjadi pada adik bungsu Jiang Zhe "Sebenarnya, Tuan Putri Yi'er sudah menghilang sejak dua tahun lalu saat sedang belajar disekte. Semua orang sudah mencarinya kemana mana, tapi tidak mendapat petunjuk apapun, dia seperti hilang ditelan bumi. Itulah alasan mengapa kondisi Pangeran Di'er seperti ini" Bukan Jiang Zhe yang berbicara, tapi Sang Weilah yang berbicara. Jiang Zhe memilih diam dan tidak berbicara apapun, toh mereka juga tidak bisa membantunya untuk menemukan adiknya. Itulah pikir Jiang Zhe


"APA?!" Lantah mereka terkejut. Yah. itu berita yang cukup membuat mereka terkejut. Mereka memang mendengar gosip orang orang tentang hilangnya Jiang Yi dan perubahan sifat keempat orang itu, tapi mereka mengira itu hanya gosip yang dibuat buat agar ada bahan saja, tapi ternyata gosip itu benar adanya "Pantas saja adikmu itu selalu merasa kesal tanpa sebab. Sepertinya dia cukup stres dengan masalah ini" Ucap Guan Li seraya menganggukan kepalanya mengerti "Tapi, kamana adikmu itu pergi? Bahkan tak ada kabar sama sekali?" Ucap Feng Ji bingung "Tidak ada yang tahu" Ucap Sang Wei sembari mengangkat bahunya tak tahu "Apa kalian masih ingat dengan kucing hitam yang pernah kuperlihatkan pada kalian empat tahun lalu?" Ucap Jiang Zhe yang akhirnya membuka suara


......................

__ADS_1


...****************...


...BERSAMBUNG...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...💮💮💮...


...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...


......


...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...


...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...

__ADS_1


...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN**]...


__ADS_2