
{Berikan saran dan kritikkannya}
Skip 2 tahun kemudian
2 minggi lagi adalah ujian pendaftaran 5 sekte besar dan 5 kutub itu akan mengikuti perlombaan itu. Mereka berlatih begitu keras, agar bisa memasuki salah satu dari 5 sekte tersebut
Saat ini seperti biasa Jiang Yi dan 4 kutub itu sedang melatih para prajurit itu, Jiang Yi sedang beradu pedang dengan Jiang Di, meski sudah dua tahun Jiang Di berlatih bersama Jiang Yi, ia masih belum bisa menyamai kecepatan Jiang Yi. Tubuhnya sudah memiliki goresan kecil yang dibuat oleh Jiang Yi, sedangkan Jiang Yi belum terluka sama sekali
Usai berlatih, mereka pergi kemarkas mereka, disana mereka melakukan banyak hal karena tidak ada orang lain yang melihat mereka. Merasa sebentar lagi waktu makan malam tiba, mereka mutuskan untuk kembali keistana
Sampai diistana, mereka memasuki kediaman mereka masing masing untuk membersihkan diri, setelah membersihkan diri mereka, mereka pergi keruang makan untuk makan malam bersama. Hanya ada dentingan sumpit dan piring diruangan itu, tidak ada yang bersuara. Usai makan, mereka kembali kekediaman mereka masing masing
Saat Jiang Yi akan merebahkan dirinya, ia terkejut karena Roy yang meminta makanan seperti biasa
"Kau ini! Bukankah kemarin kau baru membunuh orang, dan kukira masih sisa beberapa orang, kemana mereka pergi?" Ucap Jiang Yi yang heran dengan kemau sahabatnya itu
"Aku sudah membunuh mereka, dan aku mau lagi" Ucap Roy dengan nada memelas
"Jika kau sudah membunuh mereka, mengapa kau ingin membunuh lagi? Kau ini sangat aneh" Ucap Jiang Yi
"Rio, apa kau tidak tau jika malam ini malam puncak dimana aku akan memiliki keinginan membunuh lebih tinggi. Jika aku tidak bisa memakan jantung manusia, maka esensi kehiduapanku akan berkurang, dan jiwa kita berdua berdua akan lumpuh" Ucap Roy membuat Jiang Yi terkejod setengah hidup wkwkwk
"Ja..jadi dua hari lagi malam puncakku akan tiba, bagaimana aku bisa melupakan hal sepenting ini" Ucap Jiang Yi
"Kau jagalah ruang dimensi, aku akan mengambil alih tubuhmu karena ini akan sangat lama" Ucap Roy yang membuat Jiang Yi sadar bahwa jiwa Roy sedang mendapat guncangan hebat
"Baik" Ucap Jiang Yi yang langsung memasuki ruang dimensi Roy
...
(Wujud Jiang Yi saat ini)...
Kok cowo, bukannya Jiang Yi cewe?
(Info
Jadi mereka berdua memiliki hari spesial atau yang mereka sebut malam puncak yang akan datang setiap 3 tahun sekali. Disitu mereka hanya bisa menggunakan wujud asli mereka, meski mereka memasuki tubuh orang lain, mereka hanya akan bisa mengambil wujud asli mereka. Tentang rambut mereka, author juga tak tahu)
"Teleportasi aja deh, kalo pake jalan, ntar ada yang liat gw lagi, kan bahaya" Ucap Roy kemudian berteleportasi menuju hutan kematian
Seperti sebelumnya, kedatangannya selalu mendatangkan sensasi mengerikan yang membuat semua makhluk disana kecuali manusia bersembunyi, apalagi malam ini malam dimana puncak Roy memiliki keinginan membunuh yang sangat tinggi
__ADS_1
Ia berjalan menelusuri hutan itu, setiap ia melangkah tanaman yang ia lewati akan menghitam, tapi tidak mati maupun layu, hanya menghitam. Ia melihat satu kelompok manusia berbaju hitam yang baru menyelesaikan aksi mereka, yaitu merampok rumah warga yang berada diperbatasan hutan dan pasar
Roy mengamati mereka terlebih dahulu, kira kira mereka ada 20 oranglah. Roy menatap mereka seperti predator, ia terlihat seperti ingin segera mencicipi makan lezat dihadapannya. Tiba tiba saja orang orang itu terikat oleh seutas tali dan itu ulah Roy yang tidak ingin lama lama bertarung dengan mereka
Orang orang itu terkejut ketika menyadari bahwa tubuh mereka sudah terikat oleh seutas tali, tapi tidak mengetahui siapa yang mengikat mereka
"SI...SIAPA KAU? APA MAU MU?" Tanya salah satu dari mereka yang memperkirakan bahwa disana masih ada orang lain selain mereka. Mereka semua sudah meningkatkan kewaspadaan mereka
"Wah, kau hebat. Kau tahu bahwa disini masih ada orang lain hehe" Terdengar suara Roy tapi tidak dengan orangnya
"DI....DIMANA KAU" Tanya orang tadi dengan nada yang bergetar karena suara tawa mengerikan dari Roy
"Aku ada bersama angin paman hehe"
"LE..LEPASKAN AKU BAJINGAN"
"Melepaskanmu? Hmm, baiklah" Tiba tiba Roy muncul didepan orang itu, membuatnya terkejut akan kedatangan Roy yang tiba tiba berada didepannya
Orang itu ingin melarikan diri, namun pergerakannya sudah diketahui oleh Roy, dan Roy langsung mencekal tangan orang itu dengan sangat kuat hingga terdengar bunyi tulang retak dari pergelangan tangan orang itu
"Hey, aku melepas paman bukan berarti paman bisa pergi dari tempat ini loh" Ucap Roy yang mengeluarkan belatinya dari pinggangnya
"Kaki atau tangan dulu ya" Tanya Roy pada dirinya sendiri sambil melihat kaki dan tangan orang itu
"Emm aku akan memulai dengan tangannya sajalah" Ucap Roy yang mulai mendekatkan belatimya dengan tangan orang tersebut
Perlahan tapi pasti Roy meletakan ujung tajam dari belati tersebut dengan ringan ditangan orang itu. Ia menggores tangan orang itu hingga mengeluarkan darah dari celah celah goresan kecil itu. Roy hanya membuat luka kecil saja, karena ia ingin permainannya berlangsung lama
"Errrkkhhh" Orang itu meringis merasakan tangannya digores kecil kecil oleh belati yang sudah berkarat itu, apalagi masih banyak darah kering yang menempel pada belati tersebut
Roy melanjutkan dengan mengupas kulit tangan orang itu seperti mengupas buah apel, setelah itu mengiris kecil kecil jari sampai lengan orang tersebut seperti mengiris bawang
"A..apa ya..ng ka..u la..ku..kan pa..da ta..nga.n..kuh ARRRGGGHH" Ucap orang itu disertai teriakkan kesakitannya. Ia ingin melawan, tapi kakinya sangat sulit untuk bergerak, hanya kakinya yang tidak bergerak, sedangkan tubuh lainnya masih bisa digerakan, meski begitu, tangannya tidak bisa melakukan apapun karena sedang dipotong oleh Roy
"Ya, lebih keras lagi. Lagu buatanku memang sangat indah, meski bukan aku yang menyanyikannya hehe" Ucap Roy yang disertai kekehan dan tangannya terus begerak dan memotong tangan orang itu
"I..bli..ss AKKHH" Ucap orang itu yang disertai teriakan yang memekikan karena Roy yang tiba tiba menancapkan belati itu kemata kiri orang itu
GLUK
Suara orang orang yang menelan salivanya dengan susah payah, dan mereka adalah orang orang yang sejak tadi menyaksikan teman mereka disiksa seperti itu 'D..dia bu..kan manusia' Batin mereka ketakutan
Kemudian Roy mengeluarkan bola mata itu kemudian menginjaknya hingga cairan putih keluar dari bola mata yang sudah hancur itu
__ADS_1
HUEKKK
HUWEKK
Orang orang yang melihat itu memuntahkan isi perut mereka, wajah mereka terlihat pucat pasi seperti orang yang kekurangan darah, mereka juga masih diikat, jadi mereka tidak bisa kabur, mereka hanya menunggu giliran mereka saja. Sebagian dari mereka sudah ada yang pingsan dan kencing dicelana karena takut
Roy masih bersenang senang dengan orang itu, bahkan usus orang itu sudah keluar dari perutnya karena Roy menariknya secara paksa, orang itu hanya bisa berteriak kesakitan, dia sudah putus asa, ia ingin cepat cepat mati, tapi sepertinya orang didepannya masih ingin menyiksanya lebih lama lagi
"Bu..bunuh sa..ja a..ak..uhh ARGGHHH" Ucap orang itu yang diakhiri teriakkan yang memekikan telinga
Roy tiba tiba menarik kasar hati orang itu, hingga membuat orang itu berteriak dengan sangat keras. Setelah Roy memakan hati orang itu, ia belum membunuhnya, ia masih senantiasa menyiksa orang itu, ia melepaskan ulat kecil yang ia pelihara diruang dimensinya, dan menggerogoti tubuh orang itu tanpa menyentuh jantungnya, karena sudah jelas bahwa tujuan utamannya adalah jantung orang itu, jadi ia melarang ulat itu menyentuh jantungnya
Ulat itu berjalan menuju ginjal orang itu, dia membelah diri menjadi dua hingga kedua ulat itu memakan habis ginjal orang itu, orang itu hanya bisa berteriak kesakitan karena ulat ulat itu memakan ginjalnya dan meninggalkan jarum jarum kecil yang menusuk nusuk isi perut orang itu. Orang itu berteriak histeris merasakan sakit yang teramat pada tubuh bagian bawahnya
Ulat ulat itu menjadi begitu banyak hingga bisa menggerogoti kaki, paru paru dan otak orang itu. Dirasa bahwa ulatnya telah menyeleseikan pekerjaannya, ia mengambil ulat ulat itu dan menyimpannya diruang dimensi. Ia melihat orang itu yang hampir tak memiliki bentuk lagi karena sudah hancur, tapi ia masih hidup
Roy membelah dada kiri orang itu dan mengeluarkan jantungnya, ia memegang jantung itu
"Wah, jantungmu kuat sekali, padahal keadaanmu sudah seperti ini, tapi detakannya masih sangat kuat" Ucap Roy kemudian menarik jantung orang itu hingga orang itu mati. Roy menikmati jatung itu kemudian membuat semua orang sadar dari pingsan mereka
Hal pertama yang mereka lihat ialah seorang pria yang sedang menatap mereka dan tersenyum manis, baju dan wajah orang itu sudah basah oleh darah, saat mereka melihat dibawah orang itu, terbaring rekan mereka yang sudah tidak memiliki bentuk lagi
"Apa kalian sudah siap?" Tanya Roy pada mereka yang membuat mereka menelan saliva mereka susah payah
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN**]...
__ADS_1