
{Berikan saran dan kritikkannya}
Flashback
Terlihat seorang pemuda yang diperkirakan usianya baru menginjak 18 tahun itu sedang berjalan digelap dan dinginnya malam, dia tidak menampilkan ekspresi apapun, hanya datar dan dingin
Saat sedang berjalan tanpa arah dan tujuan, ia mendengar suara perkelahian tidak jauh dari tempatnya berdiri saat ini. Ia mendekati tempat itu, dan melihat seorang pemuda 28 tahunan sedang dikroyok oleh 10 orang prrman. Ia hanya melihat pertarungan itu dari kejauhan tanpa berniat menolong pemuda itu
Setelah lama menyaksikan pertarungan itu, ia mulai membantu pemuda itu, ia menyerang para preman itu dengan ilmu beladiri yang Mungkin pernah ia pelajari. Tidak lama kemudian para preman itupun pergi karena sudah kalah
Pemuda itu melihat pemuda yang dikroyok tadi, kemudian melihat mobil pemuda itu. Pemuda itu mendekati mobil pemuda yang mendapat serangan itu dan mengambil dompetnya dan melihat isinya
"Hei, aku akan memberimu upah, tapi kau jangan asal mengambil uang orang dong" Ucap sang korban yang mengira pemuda itu ingin mengambil barang barangnya
Pemuda itu hanya menatap datar sang korban, dan membawanya kemini market yang buka 24 jam, dan membeli obat luka luar untuk mengobati sang korban
Setelah mengobati sang korban, dia mengembalikan dompetnya dan berniat pergi
"Tunggu" Ucap korban itu sambil mencekal tangan pemuda itu
"Te...terimakasih" Ucapnya
"Hmm" Balas pemuda 18 tahun itu
"Eh, Namaku Sun Xi, siapa namamu?" Tanya korban yang bernama Sun Xi itu
"Dani" Ucap Dani singkat, padat dan dingin
"Ah, kau tinggal dimana? Aku akan mengantarmu" Tawar Sun Xi
Dani hanya menggelengkan kepalanya, Sun Xi tidak mengerti maksud Dani
"Apa maksudmu?" Tanya Sun Xi
"Aku tidak mengingat apapun" Ucap Dani sambil menyentuh kepalanya
"Yasudah, kau kerumahku saja" Tawar Sun Xi
"Terserah" Ucap Dani
Sun Xi langsung membawa Dani memasuki mobilnya, dan membawanya kerumah pribadinya
Rumah pribadi Sun Xi sangatlah besar bagaikan istana. Sun Xi penasaran seperti apa ekspresi Dani, dan melihat raut wajah Dani, tapi ekspresi Dani tidak seperti apa yang dibayangkan Sun Xi, ekspresi dan tidak berubah sama sekali, hanya datar dan dingin, tidak ada tatapan kagum sedikitpun dimatanya
"Hei, ada apa dengan ekpresimu itu? Tidak bisakah kau merubah ekspresimu sedikit saja?" Ucap Sun Xi saat melihat ekspresi Dani yang biasa saja
Dani sama sekali tak menanggapi Sun Xi dan langsung memasuki rumah pribadi Sun Xi
"Astaga, disini aku yang tuan rumah, tapi mengapa rasanya aku menjadi tamu dirumahku sendiri?" Ucap Sun Xi
Setelah memasuki rumah Sun Xi, Dani langsung duduk, sedangkan Sun Xi masih bengong melihat sikap Dani yang layaknya seorang tuan rumah
__ADS_1
"Duduklah, apa kau tidak lelah berdiri terus?" Ucap Dani mempersilahkan Sun Xi duduk
"Hah" Sun Xi kaget, tapi tetap duduk
"Apa kau tidak mengingat apapun?" Tanya Sun Xi memastikan
Dani hanya menggelengkan kepala saja
"Apa kau bisa beladiri" Tanya Sun Xi lagi
"Tidak tau" Jawab Dani singkat
"Apa kau tidak mengetahui segalanya?" Tanya Sun Xi lagi, dan dibalas anggukan kepala
"Baiklah, bagaimana jika kau berkerja padaku, aku akan mengajarimu segala hal" Tawar Sun Xi
Dani hanya menganggukan kepala saja
"Kau istirahatlah, besok kita akan berlatih" Ucap Sun Xi dan mengantar Dani kekamar kosong dirumahnya
Pagi pagi sekali Dani dan Sun Xi sudah bangun, mereka sarapan untuk menambah energi mereka setelah itu mulai berlatih
6 bulan telah berlalu, Dani sudah lancar dalam melakukan segala hal, dia seorang multitalent, sehingga untuk mempelajari semua yang diajarkan oleh Sun Xi adalah hal yang mudah untuk dipelajari. Dari semua keahlian yang ia miliki saat ini, ia memilih untuk menjadi seorang dokter, karena ia lebih suka menjadi dokter daripada ahli beladiri
Akhirnya Sun Xi mengangkat Dani sebagai dokter kepercayaannya sekaligus menjadi sahabatnya. Meski mereka sudah lama bersama, tapi tetap saja sifat Dani tidak berubah, ia tetap dingin pada Sun Xi. Dia akan berbicara jika itu penting, atau dia memang ingin berbicara
Dani memita izin pada Sun Xi keluar negri untuk belajar
"Aku ingin meminta izin untuk belajar ke China" Ucap Dani
"Tidak" Ucap Dani singkat
"Nanti, jika aku sakit, atau mendapat serangan dan harus mendapat pertolongan secepat mungkin, bagaimana?" Ucap Sun Xi
"Aku sudah mengajari beberapa mafiso tentang ilmu kedokteran" Balas Dani
"Hah, baiklah. Kau boleh kesana" Ucap Sun Xi menyerah
"Hmm" Ucap Dani kemudian pergi kekamarnya untuk beres beres
Setelah semuanya selesai, Dani menemui Sun Xi
"Sun, aku sudah siap. Apa kau akan mengantarku?" Ucap Dani diakhiri pertanyaan
"Baiklah, Ayo" Ucap Sun Xi
Mereka pun pergi kebandara menggunakan mobil Sun Xi
Mereka sudah dibandara, dan Dani berpamitan dengan Sun Xi, setelah berpamitan, Dani memasuki pesawatnya dan lepas landas
Sun Xipun kembali kerumahnya. Sampai dirumah ia memilih untuk berlatih
__ADS_1
Puas berlatih, ia menyuruh salah satu mafiso untuk menyiapkan makanan untuknya, sedangkan Sun Xi memilih untuk menonton televisi. Saat sedang asik menonton TV
"Berita terkini. Pesawat **** yang terbang dari Indonesia - Chiana mengalami kecelakaan. Pesawat **** meledak karena kehabisan bahan bakar. Saat ini tim sar dan pihak kepolisian sedang mencari para korban. Sampai saat ini kami belum menemukan mayat ataupun korban yang selamat. Demikian berita terkini hari ini" Mingkin gitu kali ya, gw kagak tahu
"Itukan pesawat Dani. Jadi Dani..... gimana nih, semoga Dani selamat. Gw suruh mafiso aja" Ucap Sun Xi dan mulai mengumpulkan para mafiso
"Kalian semua, berkumpul" Ucap Sun Xi menggunakan pengeras suara
Semua mafiso berkumpul dilapangan yang biasa digunakan untuk berlatih
"Aku mau, kalian semua menyamar jadi tim sar, dan harus menemukan dokter Dani, hidup atau mati, harus ketemu" Ucap Sun Xi
"Baik pemimpin" Ucap mereka dan mulai menyamar menjadi tim sar
Setelah 5 jam pencarian, mereka menemukan Dani, ia sedang berusaha menyingkirkan beberapa bagian pesawat yang hancur yang menimpa tubuhnya. Melihat itu, para mafiso langsung mengangkan sesuatu yang menimpa tubuh Dani, dan mengangkat Dani kedalam mobil. Tidak ada yang tahu kalo Dani meninggal dalam perjalanan pulang
Flasback
Kalian bertanya tanya bukan? Siapa Dani? Apa hubungannya dengan Rio atau Jiang Yi yang sekarang?
Jadi, Rio sudah pernah berpindah tubuh, ini bukan pertama kali baginya. Tapi ia tidak pernah berpindah dimensi seperti ini, jadi wajar ia sedikit terkejut, dan satu hal lagi, dia tidak pernah memasuki tubuh perempuan. Dia bukan pria mesum oke
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN*]...
VISUAL*
SUN XI
28 TAHUN
__ADS_1
DOKTER DANI
18 TAHUN