
{Berikan saran dan kritikkannya}
Tak berapa lama, Manis dan Wolfi datang. meski mereka terlihat bersih, namun mereka tidak bisa menipu penciuman Jiang Yi. Mereka bedua langsung mendekati Jiang Di dan Yunsi yang masih berdebat itu. Melihat kedatangan 2 hewan kecil itu membuat mereka menghentikan perdebatan mereka
"Bukannya kalian berdua ada di kamarku, bagaimana kalian bisa kesini?" Tanya Jiang Di pada mereka berdua
"Miaw miaw miaw (Aku mencium aroma kalian disini)" Balas Manis sambil menjilat tangan Jiang Di
"Seharusnya kalian jangan keluar, kalian tetap dikamar saja sampai kami kembali" Ucap Yunsi
"Guk guk (Kami bosan disana, jadi kami keluar untuk mencari kalian)" Balas Wolfi
"Aku akan membawa mereka kekamar, kalian disini saja" Ucap Jiang Yi dingin yang langsung membawa Manis dan Wolfi menuju kediamannya tanpa menunggu balasan mereka
Jiang Yi langsung membawa mereka berdua menuju ruang dimensi, Jiang Yi membanting mereka kedepan para Spirit Beast lainnya. Melihat Manis dan Wolfi yang terlempar kedepan mereka membuat mereka terkejut
"Sekarang, bersihkan diri kalian lagi dan temui aku digasebo" Ucap Jiang Yi tenang dan langsung pergi tanpa menunggu jawaban mereka
"Sebaiknya kalian berdua bersihkan diri dulu, sepertinya Yi'er sedang marah, ini pertama kalinya aku melihat Yi'er marah" Ucap Dark
"Ya" Ucap mereka
Mereka bertiga sedang duduk berhadapan disebuah gasebo diruang dimensi itu. Aura yang dingin dan mencengkram keluar dari tubuh Jiang Yi membuat nyali mereka menciut seketika
"Siapa yang kalian bunuh?" Tanya Jiang Yi tenang tapi dingin
"Se..selir per..tama d..dan anaknya" Ucap mereka berdua gugup
"Alasan?" Tanyanya lagi
Flasback
Saat ini acara sedang berlangsung dan orang orang sedang memberikan hadiah yang sudah mereka persiapkan. Disisi Manis dan Wolfi, saat ini mereka berada dikamar Jiang Di, mereka tidak melakukan apapun selain duduk dan diam. Merasa bosan, akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dan pergi menuju kediaman Jiang Yi
Saat akan memasuki kediaman Jiang Yi, mereka melihat Selir Pertama dan anaknya sedang mencoba untuk memasuki kediaman Jiang Yi, mereka yang tidak ingin kedua wanita itu mengacaukan kediaman Jiang Yi menghalangi mereka menggunakan tubuh kecil mereka, dan itu membuat mereka ditendang berkali kali
Karena kesal, mereka mengambil wujud besar mereka, tapi bukan yang aslinya ya, itu cuma agak besar, mungkin tinggi mereka seperti harimau biasa dewasa, sedangkan tinggi wajud sebenarnya setara dengan tinggi pria dewasa
Melihat perubahan itu membuat satu pasang ibu dan anak itu sedikit takut, tapi mereka masih memaksa untuk menerobos masuk. Terpaksa Manis dan Wolfi menggunakan cara kasar hingga membuat mereka menjadi makanan Manis dan Wolfi. Setelah membereskan semua kekacauan yang mereka perbuat, mereka mencari 5 kutub itu untuk memberitahukan hal itu. Saat mereka menemukan 5 kutub itu, mereka mengurungkan niat mereka untuk memberitahukan hal itu pada mereka karena melihat tatapan predator yang dilayangkan Jiang Yi pada mereka
Flasback
"Lain kali, kalian tidak diperbolehkan melakukan itu. Kalian bebas membunuh siapapun, tapi jangan menyentuh makananku. Kali ini kalian kumaafkan, tapi tidak untuk lain kali" Ucap Jiang Yi
"Terimakasih Yi'er, kami tidak akan mengulanginya" Ucap mereka berdua
Kemudian Jiang Yi keluar dari ruang dimensinya, saat keluar, ia hanya pergi beberapa detik saja. Kemudian Jiang Yi membersihkan dirinya dan tidur
Malam hari mereka kembali berkumpul, para tamu masih berada disana, karena mereka berencana akan kembali besok. Mereka berkumpul untuk bercerita beberapa hal, sebenarnya Jiang Yi tidak ingin mengikuti acara yang membosankan ini, hanya saja mereka masih harus memberikan hadiah, belum lagi Jiang Di memintanya untuk mengikuti acara ini
Saat ini adalah saat dimana keluarga Jiang memberikan hadiah mereka. Satu persatu sudah memberikan hadiah mereka, tinggal Jiang Yi dan Jiang Di yang belum. Jiang Di bangkit dari duduknya dan memberikan hadiah yang sudah dipersiapkannya. Dia memberikan cincin ruang tingkat tinggi yang bisa menampung makhluk hidup didalamnya, ia mendapatkan itu dari membantu seorang kakek dan mendapatkan cincin itu sebagai ucapan terimakasih
...
__ADS_1
(cincin ruang Jiang Zhe)...
"Mungkin gege membutuhkan ini, jadi aku menghadiahinya untuk gege" Ucap Jiang Di
"Terimakasih atas hadiahmu Di'er, aku pasti akan menggunakannya dengan baik" Ucap Jiang Zhe
"Hmm" Balas Jiang Di dan langsung kembali ketempatnya
Setelah Jiang Di duduk, Jiang Yi bangkit dari duduknya dan memberikan hadiahnya pada Jiang Zhe
Ia memberikan sepasang pedang kembar yang berkilau seperti kristal
...
(pedang kembar)...
"Jika anda tidak menyukainya, anda bisa membuangnya" Ucap Jiang Yi setelah memberikan hadiahnya
"Tentu saja aku menyukainya mei mei, terimakasih" Ucap Jiang Zhe
"..." Jiang Yi hanya menganggap ucapan Jiang Zhe sebagai angin lalu, dan ia langsung duduk ditempatnya tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan mereka hanya memaklumi hal itu
Jiang Yi memilih kembali kekediamannya dan tidur, sedangkan mereka yang diaula
"문안 인사! 가입할 수 있나요? (Salam. Apa kami boleh bergabung?)" Ucap Putri Mahkota Park Sung. Ia datang bersama kakaknya Park Chin
Mereka semua yang ada disana tidak mengerti, ya kecuali 4 kutub
"감사합니다 (Terimakasih)" Ucap Park Sung sambil menunduk kemudian duduk
(Bayangkan saja mereka berbicara dalam bahsa korea)
" Oh ya, aku tidak melihat Putri ketiga Jiang, dimana dia?" Tanya Park Sung
"Apa yang kau inginkan?" Bukannya menjawab, Jiang Di malah bertanya balik
"Aku hanya ingin mengajaknya untuk minum teh bersamaku juga Putri Qiana Smith" Ucap Park Sung
"Kalian jangan coba coba mendekati kakakku" Ucapnya marah
Yunsi yang mengetahui bahwa Jiang Di sedang marah, malah mengomporinya
"Dasar Di'er, bisanya marah saja" Cibir Yunsi yang hanya didengar oleh Jiang Di
"Apa katamu?!" Kesal Jiang Di akan cibiran Yunsi
"Memang benarkan, jika Pangeran keempat Jiang Di memiliki temperamen yang buruk karena suka marah marah, dan mungkin jika ia berumur 10 tahun nanti, ia akan memiliki wajah yang keriput seperti kakek kakek karena terlalu menguras tenaganya dengan marah marah" Cibir Yunsi terang terangan
"Kaulah yang keriput, kau itulah yang terlihat seperti kakek tua" Balas Jiang Di dengan nada kesal "Dan aku itu memiliki temperamen yang baik" Elak Jiang Di lagi
"Sadarlah Pangeran, jika anda memiliki tempramen yang buruk terima saja" Ucap Yunsi kelewat santai. Akhirnya terjadilah perdebatan tak penting namun seru diantara Jiang Di dan Yunsi. Muyen yang sudah kesal melihat perdebatan tak jelas itu beraksi
"Tidak bisakah kalian sehari saja tidak berdebat? hmm" Ucap Muyen sembari menarik telinga mereka
__ADS_1
"Aiss, aihhh ashh sa...kit kak a..ampun" Ringis mereka berdua
"Kalian berdua harus berjauhan, jika tidak kalian akan bertengkar lagi" Sambar Xiu
"Setuju" Ucap Jiang Di dan Yunsi bersamaan
"Apaan sih" Bersamaan lagi
"Lo ngapain ikutin gw" Ucap Yunsi kesal karena ia dan Jiang Di mengucapkan kata yang sama
"Lo yang ikutin gw" Ucap Jiang Di ngegas
"STOP" Teriak Muyen membuat mereka semua kaget
"Jika kalian masih berdebat juga, aku akan membuang kalian berdua kedalam hutan Mistis dan kalian akan membusuk disana" Ucap Muyen penuh penekanan
"..." Tidak ada yang berani membuka suara, bahkan untuk bernafas saja mereka sangat hati hati karena melihat api kemarahan dalam mata Muyen
"Fiuh" Muyen menghela nafasnya kasar untuk meredakan amarahnya kemudian memberi instruksi pada mereka
"Yun'er dan Xiu'er, kalian kembali kekediaman untuk berjaga, aku akan menjaga Pangeran keempat" Ucap Muyen tegas, yang langsung dipatuhi
"Maaf atas keributan yang terjadi, silakan lanjutkan perjamuannya" Ucap Muyen setelah keadaan membaik
Akhirnya acarapun berjalan dengan lancar hingga akhir, ada tamu yang kembali kekediaman mereka, ada juga yang menetap, karena tempat mereka tinggal sangat jauh
Pagi hari, semua orang sudah bangun dari tidur mereka, begitu juga Jiang Yi, ia sedang berbincang ringan dengan Roy, jiwa keduanya. Puas bercerita dengan Roy, ia mulai melatih fisiknya seperti biasa. Ia menghentikan sejenak latihannya saat merasakan kehadiran beberapa orang,setelah dipastikan siapa yang mendatanginya, ia melanjutkan latihannya lagi
"Wah, permainan pedangmu yang terbaik kak. Itu bahkan tak memiliki celah sedikitpun" Ucap Jiang Di yang mendatanginya bersama 3 kutub itu
"Kau juga harus berlatih lebih banyak lagi, kau itu masih terlalu lemah" Tanggap Jiang Yi tanpa melihat Jiang Di
"Baiklah, aku akan berlatih lebih keras lagi, dan menjadi kuat" Ucap Jiang Di penuh ambisi dan mulai mengambil 2 bilah pedang dan mulai mengikuti gerakan Jiang Yi
Sangat sulit untuk mengikuti gerakan Jiang Yi, tapi ia akan berusaha untuk menyamainya, agar tidak dianggap lemah. Sering kali ia terpental, namun ia bangkit dan mengulanginya lagi. Sedangkan Jiang Yi masih terus melakukan gerakannya, ia hanya melirik sekilas Jiang Di yang berkali kali terpental karena ingin menyamai kecepatannya dalam permainan pedang
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuat berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN**]...
__ADS_1