
{Berikan saran dan kritikkannya}
"Buku ini seperti buku cerita fantastis" Ucap Jiang Di kagum dengan buku itu
"Apa kalian tidak memiliki jadwal lain setelah ini?" Tanya Jiang Yi
"Masih" Ucap mereka bersamaan
"Kita masih memiliki jadwal memanah, dan kau juga mengikuti kelas itu" Ucap Yunsi
"Lebih baik kita kesana saja, nanti kita bisa terlambat" Ucap Jiang Yi sambil berdiri dari duduknya
"Buku ini simpan dimana?" Tanya Jiang Di
"Aku akan menyimpannya di cincin ruang saja" Ucap Jiang Yi swmbil menerima buku itu dari Jiang Di
"Ayo kita kelapangan sekarang" Ucap Yunsi
"Hmm" Ucap mereka semua yang mode kutubnya on
Saat mereka sampai, kelas memanah akan dimulai, untung mereka tidak terlambat. Mereka langsung bergabung dengan peserta lainnya. Saat mereka mengambil busur dan panah, banyak yang memuji ketampanan mereka yang seperti dewa, banyak juga yang iri dengan mereka karena menjadi murid yang sangat dikagumi oleh para wanita disekte ini
Mereka belajar memanah selama 2-3 jam, dan mereka kembali kekamar mereka untuk beristirahat, ada juga yang kekantin untuk mengisi perut mereka
Di kamar Jiang Yi dan kawan kawan
Mereka saat ini berada dikamar dengan melakukan kegiatan masing masing
Kesokan harinya, mereka bangun dari tidurnya dan mulai membersihkn diri mereka. Selalu Jiang Yi yang mendapat giliran paling terakhir. Setelah membersihkan diri mereka keluar dari kamar mereka dan berjalan menujuk kantin, dan mereka selalu menjadi pusat perhatian dimanapun dan kapanpun
"Aku akan memesan, kalian carilah tempat yang masih kosong" Ucap Yunsi
'Baiklah" Ucap mereka semua kemudian mencari tempat untuk mereka bisa duduk dan makan
"Sepertinya disana masih kosong, kita duduk disana saja" Ucap Jiang Di sambil menunjuk meja kosong yang dilihatnya
Mereka akhirnya berjalan menuju meja itu dan menunggu Yunsi datang membawa makanan. Tak lama Yunsi akhirnya datang dengan pesanannya dan duduk bergabung dengan mereka, mereka mendapat makanan mereka masing masing dan memakannya. Setelah memakannya, mereka pergi untuk mengikuti kelas mereka, yaitu bermain pedang sambil berkuda. Usai kelas itu Jiang Yi langsung pergi ketempat ketua Sun untuk membicarakan penyakitnya tanpa memberitahukan teman temannya
Sampai disana, ia langsung di izinkan masuk oleh penjaga yang ada disana, karena ketua sekte telah memberikan perlakuan khusus untuk Jiang Yi. Jiang Yi langsung masuk saat mendapat izin, ia menemui ketua Sun untuk membicarakan tentang proses penyembuhannya yang akan ada percepatan waktu, karena Jiang Yi harus segera melakukan penyatuan kedua Elemen yang berlawanan itu
"Salam ketua" Ucap Jiang Yi setelah memasuki ruangan ketua Sekte Darah itu
"Ada apa Dani?“ Tanya ketua Sun
__ADS_1
"Jadi, sepertinya saya akan segera melakukan operasi darurat untukmu, itu saya lakukan karena dalam beberapa hari kedepan saya akan melakukan penyatuan kedua Elemen itu“ Ucap Jiang Yi yang tanpa basa basi
"Terserah kau saja" Ucap ketua Sun
"Baiklah. Saya akan melakukan operasi itu besok" Ucap Jiang Yi langskung pergi begitu saja
"Bocah aneh itu" Ucap ketua Sun sambil melihat punggung Jiang Yi yang mulai menghilang dari pandangannya
Jiang Yi kembali kekamarnya, dan langsung mendapat pertanyaan dari mulut kecil Jiang Di yang hanya dianggap angin lalu oleh Jiang Yi
"Gege, kau dari mana saja? Apa kau tahu, sejak tadi kami mencarimu kemana mana? Tapi kau tidak ada? Kemana saja kau?" Ucap Jiang Di dengan ala ala Jiang Di yang kesal, tapi sayang sekali, orang yang diajak bicara hanya berjalan melewatinya tanpa menghiraukan ocehan yang terus saja keluar dari mulut Jiang Di tanpa henti, seperti kereta api
"Berhentilah mengoceh tidak jelas seperti itu, orang yang kau marahi sejak tadi tidak menanggapimu. Kau hanya membuat keributan saja" Ucap Xiu pada Jiang Di yang berbicara sendiri
Yunsi dan Edward hanya tertawa kecil melihat Jiang Di yang kesal karena diacuhkan oleh Jiang Yi dan diledek oleh Xiu
"Selalu saja" Gumam Jiang Di dengan suara agak kecil sambil menghentak hentakan kaki dilantai
"Yi Lu, kelas kita selanjutnya mengenai Elemen, apa kau ikut?" Tanya Yunsi
"Tidak" Ucap Jiang Yi singkat
"Baiklah. Kalau begitu kami pergi dulu. Aku akan mengatakan pada guru yang mengajar nanti jika kau sedang tidak bisa ikut kelas" Ucap Yunsi
'Aku akan berkultuvasi sebentar' Batin Jiang Yi sambil memasang aray dikamarnya, dan mulai berkultuvasi
Ia berkultuvasi selama beberapa jam, saat ia mendengar langkah kaki yang mendekati kamarnya, ia menghentikan aktivitasnya itu, dan langsung melepakan aray itu, agar tidak ada yang curiga padanya
"Yi Lu, tadi ada seorang tetua yang mencarimu. Ia bertanya apakah pemuda yang memiliki Elemen berlawanan itu ada disini?" Ucap Xiu setelah memasuki kamarnya
"Dan kami menjawab bahwa kau tidak mengikuti kelas hari ini, karena memiliki beberapa halangan" Sambung Yunsi
"Oh~" Itulah tanggapan Jiang Yi yang selalu membuat mereka kesal, mereka sudah berbicara panjang lebar, dan jawabannya hanya 1 suku kata atau 2 huruf
'Andai saja dia bukan Jiang Yi, sudah ku lempar dia kerawa rawa, mati sekalian' Batin mereka yang masih didengar oleh Jiang Yi namun dianggap angin lalu oleh orang yang mereka kutuk, yang tidak lain adalah Jiang Yi, si manusia tersantuy
"Sudahlah" Ucap Yunsi nyerah dengan keadaan
Mereka membersihkan diri mereka untuk menghilangkan rasa penat. Usai mandi
"Bosan. Ngapain kek" Ucap Xiu mengeluh
"Tidur" Ucap Jiang Yi sambil rebahan cantik
__ADS_1
"Hais, tidak bisakah kita melakukan sesuatu?" Tanya Xiu yang terus mengeluh
"Diamlah" Ucap Yunsi yang begitu kesal dengan Xiu yang terus menerus mengeluh
"Yayayaya" Ucap Xiu
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN]...
VISUAL SIAPA SAJA***!
__ADS_1