G D Lnjt Dulu

G D Lnjt Dulu
Ulang Tahun Putra Mahkota 3


__ADS_3

{Berikan saran dan kritikkannya}


Pagi harinya, semua orang melakukan aktivitas mereka seperti biasa, kecuali Jiang Di yang terus menerus menempel pada Jiang Yi seperti perangko


Jiang Yi yang diperlakukan seperti itu bukannya merasa risih, ia malah berterimakasih, karena dengan ada adiknya itu bersamanya, maka para manusia b*jing*n itu tidak berani menatapnya lama lama


Saat ini semua orang sudah berkumpul di aula, hanya menunggu bintang utamanya saja.Beberapa saat kemudian, kasim pun mengungumkan kedatangan mereka


"KAISAR JIANG ZHI BESERTA KELUARGANYA MEMASUKI AULA" Teriak kasim (Info, aulanya dilapangan yang besar ya, soalnya akan ada perlombaan)


Semua tamu undangan pun bangun dan memberi hormat "SALAM KAISAR, SEMOGA ANDA HIDUP SERIBU TAHUN LAGI" Sedangkan para Kaisar lainnya hanya mengangguk anggukan kepalanya dari tempat duduk mereka


"TERIMAKAH KARENA KALIAN BISA MELUANGKAN WAKTU UNTUK MERAYAKAN ULANG TAHUN PUTRAKU, UNTUK KEJADIN TADI MALAM, AKU BENAR BENAR MINTA MAAF" Ucap Kaisar


"Tidak masalah Yang Mulia" Ucap mereka semua


"Baiklah. Kasim, kau boleh memulainya" Ucap Kaisar pada kasim


"Seperti yang di katakan kemarin, hari ini adalah hari perlombaan Putra Putri Kekaisaran, Kerajaan, dan bangsawan. Lomba pertama adalah beladiri, kedua memasak untuk Putri, dan memanah. Untuk peraturannya adalah, kalian boleh memilih lawan kalian sendiri, tidak boleh membunuh lawan, jika lawan sudah menyerah peserta tidak diperkenankan untuk menyerangnya lagi, jika tidak peserta akan didiskualifikasi, bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla" Ucap Kasim itu memberitahukan peraturan dalam perlombaan ini


Banyak yang gugur juga menang dalam perlombaan itu. Saat ini terlihat Rong Jiang berdiri di panggung yang akan menjadi tempat tanding beladiri, dan ia akan memilih lawannya


"Aku ingin Putri Ketiga Jiang Yi menjadi lawanku" Ucapnya percaya diri. Meski ia sudah melihat kekejaman Jiang Yi tadi malam, namun ia yakin bahwa Jiang Yi tidak bisa beladiri, karena kemarin ia dibantu oleh Xiu untuk memegangi orang itu, hingga orang itu tidak bisa melawan, itulah pikiran Rong Jiang yang selalu meremehkan Jiang Yi


Jiang Yi yang mendengar itu menyemburkan teh yang ada dimulutnya tepat diwajah Yunsi


"Puft uhuk uhuk" Jiang Yi terbatuk karena mendengar namanya. Semua orang langsung melihat kearahnya


"Eh, ada apa? Mengapa kalian semua melihatku seperti itu?" Tanya Jiang Yi


"Astaga Yi'er, lihat apa yang telah kau perbuat" Kesal Yunsi pada Jiang Yi


"Hehe maaf Yun gege, tadi itu disengaja" Ucap Jiang Yi tanpa dosa


"Sudahlah" Ucap Yunsi


"Tadi aku mendengar ada yang menyebut namaku, ada apa ya?" Tanya Jiang Yi, karena dia tadi tidak begitu peduli dengan pelombaan itu, karena sedang membicarakan rencana mereka


"Aku memilihmu untuk menjadi lawanku" Ucap Rong Jiang


"Baiklah, tapi kau tidak boleh menggunakan energi mistikmu atau Elemen mu, agar seimbang" Tawar Jiang Yi


"Baiklah" Ucap Rong Jiang seraya tersenyum remeh


"Hmm" Gumam Jiang Yi sebari mendekati Rong Jiang


Rong Jiang langsung menyerang Jiang Yi dengan bertubi tubi menggunakan pedangnya, Jiang Yi hanya menghidari itu dengan begitu santai, padahal serangan itu begitu cepat, namun Jiang Yi bisa menghindarinya. Beberapa saat ia hanya menghindar tanpa memberi perlawanan


"Dasar sampah, kau bahkan tidak bisa menyerangku, kau hanya bisa menghidar dan menghidar" Ucap Rong Jiang meremehkan


"Meladeni J*l*ng bukan tugasku" Ucap Jiang Yi pelan yang hanya bisa didengar oleh Rong Jiang. Rong Jiang begitu kesal akan ucapan Jiang Yi


"Kau!! Serang aku jika kau bisa J*l*ng!" Ucap Rong Jiang tersulut emosi


"Dengan senang hati" Ucap Jiang Yi tersenyum miring. Ia mulai menyerang Rong Jiang tanpa memberi celah untuk Rong Jiang melawan, sekarang Rong Jiang benar benar terpojok, tubuhnya sudah dipenuhi luka akibat serangan Jiang Yi. Tidak ingin kalah, Rong Jiang mulai menyalurkan energi mistik tipe api pada pedangnya itu, kemudian menyerang Jiang Yi


Jiang Yi yang melihat itu hanya memasang wajah datar dan menyerang balik Rong Jiang tanpa menggunakan energi, ia hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja. Rong Jiang benar benar sudah tidak bisa melakukan apa apa lagi, karena tulangnya sudah banyak yang patah, dia benar benar sudah sekarat, apalagi serangan yang diberikan Jiang Yi tidak main main. Dia menyerang tepat dititik mematikan


Tiba tiba, terpampang layar leber yang memperlihatkan sepasang ibu dan anak dan beberapa pria paru baya


"Apa kau sudah memastikannya?" Tanya pria paru baya itu yang ternyata adalah Patrick Rong


"Sudah Patrick. Setahuku, Pangeran kecil itu tidak pernah melakukan apapun kecuali mengunjungi kakak perempuannya yang sampah itu" Ucap wanita itu yang ternyata adalah Selir Pertama Rong Ni Jiang


"Bagus, dengan begitu, akan lebih mudah untuk membunuhnya karena ia masih lemah, karena jika dia sudah dewasa, ia akan menghancurkanku juga keluarga Rong akan musnah dari dunia ini" Ucap Patrick Rong


"Dan, suruhlah Putri mu ini untuk tidak membuat masalah saat berada di istana. Sekarang, semua orang masih percaya jika ia adalah anak Kaisar, tapi jika mereka menyelidiki ini, dan mereka mengetahui jika di nadinya tidak mengalir darah Kaisar atau lebih tepatnya bukan anak kaisar, maka posisi kita dalam masalah, kita bisa musnah kapan saja" Peringat Patrick itu


"Baiklah Patrick, aku akan melakukannya dengan baik, hingga anda bisa membunuh Kaisar, Putra Mahkota dan Pangeran keempat dengan mudah. Untuk anak j*l*ng itu, biar anakku yang membereskannya" Ucap Rong Ni Jiang "Bagus, itu akan memudahkanku untuk mendapatkan tahta Kaisar hahaha" Ucap Patrick itu sambil tertawa jahat


"Semua orang yang melihat di layar itu juga mendengar pembicaraan itu kaget, bagaimana tidak, semua orang tahu bahwa keluarga Rong memiliki budi dan luhur yang baik, mereka memiliki hati yang murni dan suci seperti kristal. Tapi apa yang mereka lihat dan dengar, ini keterbalikan dari semua itu, mereka picik dan jahat, sangat sangat tidak pantas untuk mendapatkan gelar keluarga berhati kristal


Sedangkan Selir Pertama Rong Ni Jiang dan anaknya sudah pucat pasi, keluarga Rong juga mulai panik. Kekuarga Jiang sudah sangat marah, beda halnya dengan kelima kutub itu


"Owh, ingin melukai Pangeran keempat ya. Hehe Jika kalian bisa memisahkan kepalaku dari tubuhku, kalian boleh melakukan apapun padanya, selagi ada aku tidak ada seorangpun yang boleh menyentuh Pangeran keempat" Ucapan Jiang Yi membuat semua orang terkejut. Mereka semua tahu bahwa Jiang Yi tidak bisa berkultuvasi, bagaimana ia bisa mengalahkan seluruh kultuvator keluarga Rong? itu mustahil. Pikir orang orang

__ADS_1


"Kau hanya seorang sampah, untuk menghabisimu itu adalah hal termudah bagi kami hahahaha" Tawa Patrick Rong


"Untuk mendekati Yi'er kami, lewati kami bertiga dulu" Ucap 3 kutub itu sambil mengeluarkan aura kultuvator yang berada ditahap Kaisar Menengah terpancar dari tubuh ketiganya, yang membuat mereka semua berkeringat dingin


"Heh, melukai mereka bertiga saja seluruh kultuvator mu itu tidak akan mungkin, apalagi membunuhku, dan keluarga Jiang" Ucap Jiang Di


"Heh, kau pikir aku begitu lemah. Aku bisa menghabisi kalian semua" Ucap Patrick Rong sembari mengeluarkan aura kultuvator Master Akhir


Tiba tiba muncul seorang pria tampan dan langsung mencekik leher Patrick itu "Kau!!! B*jing*n si*l*n!" Ucapnya kesal


"Nixel, tenang. Jangan marah, jangan mengambil tindakan saat kau marah, itu tidak baik. Tenang, Rilex ok" Ucap Jiang Yi menenangkan pria itu yang ternyata Nixel si Phoenix


"Tapi lihatlah pria b*jing*n itu, dia sangat sombong. Ia selalu merasa bahwa dirinyalah yang terkuat, dia benar benar tidak tahu jika diatas langit masih ada langit" Ucap Nixel masih dengan nada kesal


"Kau tenang saja Niel, biar kami yang mengurus ini, kau kembali saja" Ucap Jiang Yi


"Tapi.." Ingin melawan, tapi aura dingin Jiang Yi langsung membuatnya pergi


"Kalian urus para kultuvator itu saja, kakek ini, biar Jiang Di sendiri yang menanganinya. Aku akan menonton" Ucap Jiang Yi kelewat santuy


"Baiklah" Ucap mereka berempat, dan langsung menyerang musuh


Jiang Di yang langsung dihadapkan dengan Patrick Rong, sedangkan Jiang Yi sebagai penonton setia yang mengambil beberapa cemilan sambil menikmati tontonan itu. Jika ditanya apa kabar mereka yang sedari tadi menonton itu, mereka masih bertanya tanya siapa pemuda tadi? Dan kenapa dia begitu dekat dengan 5 kutub itu, lebih tepatnya Jiang Yi? Pertanyan itu masih berputar diotak mereka


Mereka semakin kaget lagi saat Jiang Yi mengatakan bahwa Jiang Di yang akan melawan Patrick Rong. Bagaimana bisa anak berumur 5 tahun itu melawan kultuvator yang berada di tahap Master Akhir? Itu adalah hal tergila yang pernah mereka dengar


Disana Jiang Di sedang beradu kekuatan dengan Patrick Rong, sesekali Jiang Di terpental cukup jauh, meski begitu, Jiang Yi sama sekali tak berniat membantunya, ia malah mencibirnya


"Jika kau ingin menjadi kuat, jangan cengeng. Kau itu pria, bukan wanita yang akan menangis jika terluka" Cibiran Jiang Yi membuat Jiang Di tak ingin terlihat lemah, ia kembali bangkit dan mulai menyerangnya. Sedang semua tamu yang melihat itu merasa bahwa Jiang Yi terlalu kejam mengatakan hal seperti itu pada anak kecil. Tapi melihat Jiang Di bangkit dan menyerang Patrick Rong itu, mereka mengerti bahwa Jiang Yi ingin Jiang Di bisa mengartikan sebuah cibiran menjadi penyemangatnya


Untuk kedua kalinya Jiang Di terpental akibat energi yang diarahkan kepadanya


"Hei, anggap ini adalah latihan pertamamu. Jika kau sudah menyerah saja, akan kau buang kemana janjimu akan melindungiku. Jangan bilang jika itu hanya omong kosong belaka" Cibiran Jiang Yi makin menjadi jadi


Jiang Di tidak ingin jika ucapannya hanya dianggap omong kosong belaka, iapun mulai mengeluarkan energi mistiknya dan menyalurkannya kepedang miliknya itu, hingga mengeluarkan aura hitam yang pekat


...



(pedang Jiang Di)...


Akhirnya Patrick Rong mati ditangan Jiang Di. Jiang Di yang mendapat kemenangan pun dengan senang memarkannya pada Jiang Yi "Lihat jie jie, aku membunuhnya, yuhu yuhu" Ucapnya seraya melompat senang


"Jangan sombong hanya karena bisa membunuhnya. Ingat, DIATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT. Jika kau menyombongkan dirimu seperti orang itu, kau tetaplah sampah, karena seseorang dianggap hebat jika ia kuat tapi tidak menyombongkannya. Semakin kau sombong, semakin lemah juga dirimu" Ucap Jiang Yi


"Baik, Di'er akan mengingatnya" Ucap Jiang Di


"Sepertinya, untuk hari ini, sampai disini dulu, kita akan melanjutkannya besok pagi. Untuk keluarga Jiang, semuanya tanpa terkecuali, keruanganku sekarang" Ucap Kaisar sembari pergi dari tempat itu. Semua orang pun bubar dari sana


Keluarga Jiang sudah berkumpul semua diruangan Kaisar "Selir Rong Ni, selama ini kau menipuku?" Tanya Kaisar memecahkan keheningan itu


"I...itu ti..dak be..be..nar ya..ng mu..li..a. A..aku di...fit..nah hiks hiks" Ucap Selir Rong Ni mengeluarkan air mata palsunya 'Tamatlah aku, akh' Batin Rong Ni


"Fitnah kau bilang? Jelas jelas kau ingin melenyapkan kami semua, kau tidak layak menjadi bagian dari kami" Ucap Jiang Zhe marah


Jika ditanya apa yang dilakukan 5 kutub itu, mereka hanya menonton saja, mereka tidak begitu mempedulikannya


"Prajurit, bawa kedua j*l*ng ini kepenjara bawah tanah, dan perketat penjagaannya, terserah mau kalian apakan kedua j*l*ng ini. Dan umumkan hukuman mereka setelah perayaan ulang tahun Putra Mahkota" Ucap Kaisar


"Baik Yang Mulia" Ucap para prajurit itu kemudian menyeret Selir Rong Ni dan anaknya


"Di'er, kau baik baik saja 'kan?" Tanya Kaisar


"Aku baik ayah. Ini semua berkat latihan yang diberikan jie jie padaku. Katanya untuk persiapan ujian 2 tahun depan ayah" Ucap Jiang Di


"Syukurlah" Ucap Kaisar lega karena mengetahui Putra bungsunya itu baik baik saja


"Jadi kalian akan masuk sekte mana?" Tanya Kaisar


"Aku akan ikut jie jie saja" Ucap Jiang Di


"Aku akan masuk kesekte Darah ayah" Ucap Jiang Yi dingin


"Kenapa kau memilih sekte itu? Bukankah ketua sekte itu terluka hingga membuat sekte itu menjadi sekte urutan kelima?" Ucap Kaisar

__ADS_1


"Ayah benar. Tapi aku menyukai sekte itu, dan aku yakin akan pilihanku" Ucap Jiang Yi


"Terserah kau saja, ayah akan mendukungmu" Ucap Kaisar


"Jika tidak ada lagi, aku kembali dulu" Ucap Jiang Yi


"Aku juga" Ucap Jiang Di


"Salam" Ucap 5 kutub


Mereka semua sedang berada di kediaman Jiang Yi, ya seperti biasa, mereka bercerita, bercanda dan lainnya


"Woi, Gw punya lagu baru nih" Ucap Jiang Yi


"Apaan tuh" Tanya mereka


"Dengar nih eh. Ekhm" Ucap Jiang Yi mencoba menyesuaikan suaranya dengan lagu yang akan dinyanyikan


Jiang Yi


She looks like a blue parrot


Would you come fly to me?


I want some good day, good day, good day


Good day, good day


Looks like a winter bear


You sleep so happily


I wish you good night, good night, good night


Good night, good night


Imagine your face


Say hello to me


Then all the bad days


They're nothing to me


With you


Ooh, ooh, ooh


Winter bear


Ooh, ooh, ooh


Sleep like a winter bear


Ooh, ooh, ooh


Sleep like a winter bear


Winter Bear - V BTS


......................


...****************...


...BERSAMBUNG...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...💮💮💮...


...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...


......


...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuat berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...

__ADS_1


...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...


...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN**]...


__ADS_2