
{Berikan saran dan kritikannya}
Saat terbangun, ternyata matahari akan terbenam, ia memilih untuk mandi dan berganti baju, saat sedang menata rambut, terdengan suara pintu diketuk, disertai suara pelayan wanita 'Tok Tok Tok' "Tuan Putri, apakah anda sudah bangun?"Tanya pelayan itu
Jiang Yi langsung keluar dari kamarnya berjalan menuju pelayan tadi, "Ayo" Ucapnya singkat dan berjalan mendahului pelayan itu menuju ruang makan. Saat sampai didepan pintu ruang makan, kasim meneriaki kedatangannya, setelah masuk, iapun duduk dikursinya
"Jika semuanya sudah datang, kita mulai saja makan malamnya" Ucap Kaisar menginstruksi untuk memulai makan malam. Merekapun mulai makan malam
Selesei makan malam "Kita langsung keruang kerja ayah saja" Ucap Kaisar
"Baik ayah/Yang Mulia" Ucap mereka semua
Diruang kerja Kaisar, Putra Mahkota membuka pembicaraan "Ayah, dimana selir pertama dan anaknya?" Tanya Putra Mahkota
"Tadi mereka meminta izin untuk pergi menjenguk ayah selir pertama yang sedang sakit" Jawab Kaisar yang ditanggapi dengan anggukan kepala
"Yi'er, coba ceritakan apa yang terjadi padamu nak" Kata Kaisar
"Huft" Helaan nafas terdengar dari bibir mungil Jiang Yi "Sebelum aku mulai bercerita, aku ingin mengatakan sesuatu terlebih dahulu" Ucapnya dengan ekspresi datar itu
'Ada apa dengan wajah Putriku/mei meiku/jie jieku' Batin mereka semua
"Katakanlah" Ujar Kaisar
"Sebenarnya aku bukan Tuan Putri Jiang Yi" Ujarnya dengan wajah yang sama
"Apa maksudmu Yi'er? Jelas jelas dihadapan kami ada kau, Yi'er putriku" Sanggah kaisar
"Aku akan menceritakan mulai dari Putri Jiang Yi terlebih dahulu. Awalnya bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla. Setelah itu jiwa Putri Jiang Yi memanggilku dan memintaku menggantikan dia. Aku adalah seseorang dari masa depan. Aku dan dua temanku sedang merayakan keberhasilan kami dalam menghancurkan sebuah keluarga yang sering disebut sebagai keluarga terkaya ke 2 didunia. Dikeluarga itu selalu terlahir para jenius jenius. Kami menghancurkan keluarga itu karena masalah pribadi. Saat sedang berpesta, tiba tiba ada yang menyerang, kami pun mulai melumpuhkan mereka, jumlah mereka tinggal sedikit setelah kami menyerang mereka, saat sedang berperang, aku melihat wakil ketua musuh hendak menembak teman laki laki ku, aku menghadang peluruh itu menggunakan tubuhku agar sahabatku tidak terkena peluru, teman ku yang melihat itu menembak balik wakil ketua musuh, saat melihat teman perempuanku akan tetusuk oleh belati, aku menghadang belati itu, alhasil aku meninggal dengan peluruh yang bersarang di dada kananku dan belati yang tertancap didada kiriku, setelah itu aku berada diruangan yang gelap, aku berdiri dan tidak beranjak dari tempat itu, menunggu sesuatu yang akupun tak tahu apa yang sedang aku tungggu" Ucapnya panjang x lebar x tinggi tapi wajahnya masih begitu
Mereka semua yang mendengar itu menangis, mereka merasa gagal menjaga Putri mereka "Hiks hiks Yi'er hiks" Tangis mereka
Jiang Yi yang melihat itu hanya memasang wajah datarnya itu. Setelah beberapa menit Jiang Yi membuka suara "Jika kalian tidak menerimaku disini, aku akan pergi, tapi setidaknya, beri aku waktu untuk membuat kalian bahagia seperti janjiku pada Putri Jiang Yi" Ucapnya sambil tersenyum tipis, seseorang harus melihatnya dengan kaca pembesar agar bisa melihatnya
"Kami menerimamu disini, bagaimanapun, kau tetaplah Putri ku" Kata Kaisar mantap, mereka semua sudah sepakat akan memperlakukan Jiang Yi seperti anak/mei mei/jie jie mereka
"Baiklah" Ucap Jiang Yi
"Ini sudah larut, sebaiknya kita istirahat" Ucap Kaisar
__ADS_1
"Baik ayah/Yang Mulia" Ucap mereka semua dan pergi kepaviliun mereka masing masing
(Pagi hari)
Mereka semua sedang sarapan pagi di ruang makan. Rencananya, mereka akan menghabiskan waktu bersama Jiang Yi hari ini, karena ingin mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai oleh Jiang Yi yang sekarang, untuk selir pertama dan putri pertama, mereka masih dirumah keluarga Rong
Setelah acara sarapan pagi, mereka semua berjalan beriringan ketaman belakang istana untuk menghabiskan waktu bersama, untuk bercerita dan bermain
"Tie tie Yi'el, apa dunia tie tie ada tihil sepelti di tini? (Jie jie Yi'er, apa dunia jie jie ada sihir seperti disini?)" Tanya Jiang Di
"Sihir? Tidak. Kami tidak menggunakan sihir, kami hanya menggunakan kekuatan fisik kami. Tapi, tidak semua orang bisa melakukannya, karena mereka lebih memilih menggunakan penjaga untuk melindungi mereka dan keluarga mereka, seperti istana ini" Ucap Jiang Yi
"Apa ditana ada pentahat? (Apa disana ada penjahat?)" Tanya Jiang Di
"Manusia tak akan pernah luput dari dosa. Disana memiliki hukum, jika kau mencuri, kau akan dipenjara 6 bulan, jika kau mengambil uang pemerintah dan kau seorang pejabat negri, kau akan dipenjara 5 tahun, jika kau membunuh, kau akan dihukum mati, bahkan jika kau seorang Raja, Pangeran, Ratu atau apapun itu, kau akan dipenjara, meski kau mengatakan membunuh hewan liar, kau akan dihukum mati, kecuali itu peliharaanmu, meski kau mengatakan kau hanya membunuh seorang pengemis, kau tetap akan dihukum mati, meski kau membunuh karena orang yang kau bunuh itu melakukan sesuata padamu/keluargamu/sahabatmu, kau tetap akan dihukum. Jadi disana, jarang terjadi pembunuhan" Jelas Jiang Yi
"APA!! Raja pun akan dihukum!" Ucap Jiang Mu kaget
"Tentu saja, Raja adalah pelayan Rakyat, sedangkan Rakyat adalah tuan Raja" Ucap Jiang Yi
"Kenapa bisa begitu?" Tanya Jiang San
"Apa mei mei juga Putri Raja, atau pejabat, atau yang berhubungan?" Tanya Jiang Ye
"Tidak. Aku tidak memiliki hubungan dengan negara, tapi aku adalah buronan mereka, karena aku pembunuh. Mereka selalu membuat misi untuk pelatihan militer, dan misi untuk menangkapku adalah misi tersulit, karena siapapun yang mencoba melawanku pasti akan tiada, untuk hadiah orang yang berhasil menangkapku, mungkin saja akan diangkat menjadi salah satu anak Raja" Ucapnya
"Apa kau begitu suka membunuh?" Tanya Jiang Zhe
"Aku hanya suka darah, jika aku tidak membunuh, aku akan menggores tanganku saja" Ucap Jiang Yi
Tiba tiba Jiang Yi merasakan keberadaan seseorang sekitar 1 kilometer dari mereka sedang memperhatikan mereka, ia mengeluarkan belati dari cincin milik Jiang Yi asli dan melempar belati itu kepada orang yang memata matai mereka
'BRUK'
Suara tubuh mata mata itu terjatuh dengan belati yang tetancap indah diperutnya
Keluarga Jiang yang melihat itu terkejut
"Apa dia mata mata?" Tanya kaisar
__ADS_1
"Ia, aku melihatnya memata matai kita" Ucap Jiang Yi
"Bagaimana kau tahu?" Jiang Zhe
"Hanya insting seorang pembunuh. Sepertinya, dia sudah tiada"
"Kau benar, karena belatimu itu sepertinya beracun, makannya dia tiada" Ucap Jiang San
Kaisarpun menyuruh prajurit untuk membuang mayat itu
"Di'el lapal" Keluh Jiang Di
"Ini sudah waktu makan siang, aku akan memasakan sesuatu" Ucap Jiang Yi beranjak dari tempatnya
"Baiklah" Ucap mereka
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuat berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN]...
BONUS VISUAL KAISAR JIANG ZHI**
__ADS_1