G D Lnjt Dulu

G D Lnjt Dulu
Gak Tahu Judul


__ADS_3

{Berikan saran dan kritikkannya}


Jiang Yi kembali kekediamannya dengan berteleportasi, karena sebentar lagi pagi. Ia memasuki ruang dimensinya untuk tidur, karena iya tidak bisa tidur lebih lama jika didunia nyata. Jiang Yi membersihkan dirinya Kemudian tidur


Sehari ia tidur diruang dimensi kemudian keluar dan membersihkan diri. Tak lama kemudian datanglah 3 kutub yang beberapa hari ini menghilang


"Yi'er, apa kami akan terus menyelidiki tentang keluarga itu?" Tanya Xiu


"Ya. Aku sangat yakin, aku merasa bahwa ada yang tidak beres dengan mereka" Ucap Jiang Yi penuh keyakinan


"Baiklah, kami akan terus menyelidiki tentang mereka" Ucap Yunsi


"Kami pergi dulu" Ucap Muyen, kemudian mereka menghilang bersama angin, mereka seperti tidak pernah ada disana sebelumnya


Jiang Yi berjalan menuju kamar mandi dan merendam tubuhnya kemudian menyeleseikan ritual mandinya. Usai mandi ia mengenakan baju yang sudah ia pilih sebelumnya dan mengambil pedangnya


Ia sekarang sudah berada ditempat pelatihan prajurit, disana sudah banyak prajurit yang siap dilatih. Memang setelah Jiang Yi yang melatih mereka, mereka diajarkan untuk bangun lebih pagi dan berlatih sebelum sarapan, agar tubuh mereka mendapat asupan sinar matahari sebelum sarapan


Disitu juga ada Jendral Sang Wei yang selalu menjadi pelatih para peajurit itu, bahkan sebelum Jiang Yi melatih mereka. Mereka semua menyambut kedatangan Jiang Yi seperti sebelum sebelumnya


"Salam Tuan Putri Yi'er" Ucap mereka semua


Tiba tiba saja Jiang Yi tanpa aba aba menyerang mereka, sedangkan mereka langsung memasang kuda kuda mereka dan menyerang Jiang Yi. Bagi mereka ini sudah biasa, karena Jiang Yi selalu menyerang mereka tanpa pemberitahuan, sangat berguna untuk melatih indra pendengan dan kejelian mata mereka. Mereka juga tidak mempermasalahkan hal itu, karena mereka mengingat ucapan Jiang Yi 'Musuh tidak akan memberitahukan pada kalian jika ingin menyerang kalian'


Jiang Yi merasa puas dengan latihan neraka yang ia berikan selama 2 tahun terakhir ini, ternyata tidak sia sia ia melatih mereka selama 2 tahun


"Bagus" Ucapan Jiang Yi itu membuat para prajurit itu tersenyum dengan mata yang berbinar, jarang sekali tuan Putri mereka mengucapkan kata yang mengandung pujian pada mereka, ia lebih sering mencibir dan mencoba mematahkan semangat mereka, namun mereka tidak ingin dianggap lemah hanya karena ucap kasar dari Jiang Yi


Meski mereka seiring dihina oleh Jiang Yi, tapi tuan Putri masih mau melatih mereka, bukankan itu untuk kami menjadi lebih baik? Itulah ucapan mereka jika Jiang Yi sudah mengeluarkan ucapan yang membuat siapa saja merutuki Jiang Yi dan ingin membunuhnya


"Tapi kalian jangan bangga dulu, jangan mengira jika saat kalian tidur tidak ada yang menyerang kalian. Bagi musuh, orang tidur adalah orang yang sangat mudah dihabisi, tapi mereka yang akan habis jika kalian bisa mengaktifkan indra pendengaran kalian meski sedang tidur. Akan lebih baik lagi jika kalian bisa mendengar deru angin meski sedang dikeramanian, karena kalian akan dengan mudah mengetahui jika ada yang mengikuti kalian, karena musuh selalu merasa jika mereka sudah menyatuh dengan angin" Ucap Jiang Yi yang dalam mode jadi guru sastra para prajurit itu


"Dua minggu lagi aku akan kesekte untuk belajar, aku tidak ingin saat aku pergi, kalian menjadi pemalas dan tidak berlatih lagi karena aku tidak melihat kalian. Muyen gege akan melaporkan keaktifan kalian dalam berlatih" Sambung Jiang Yi


"BAIK PUTRI, KAMI TIDAK AKAN MEMBUAT ANDA KECEWA" Ucap mereka semua tegas

__ADS_1


Kemudian Jiang Yi melakukan pemanasan yang sudah sering ia lakukan, sedangkan para prajurit itu dan Jenderal Sang Wei melanjutkan aktivitas mereka yang tertunda karena serangan tiba tiba dari Jiang Yi


Karena matahari sudah mulai meninggi, Jiang Yi menghentikan aktivitasnya, begitu juga Jendral Sang Wei dan para prajurit. Jiang Yi pergi sarapan diruang makan, begitu juga para prajurit yang pergi untuk sarapan dikediaman khusus untuk prajurit. Jendral Sang Wei makan dikediamannya yang ada diistana. Mengapa ia memiliki kediaman disana? Itu karena dia diangkat jadi anak oleh Kaisar dan Permaisuri karena keluarganya dibantai oleh negara mesuh beberapa tahun lalu. Kenapa Jiang Yi tak memanggilnya gege seperti saudaranya yang lain? Itu karena dia tak memiliki kaitan apapun dengan Jiang Yi asli, lagian jendral Sang Wei hanya anak angkat disana, ia juga tidak diberikan gelar apapun, karena dia hanya ingin menjadi Jendral seperti ayah dan ibunya


Usai sarapan mereka melanjutkan latihan yang tertunda tadi hingga siang hari. Selesai melatih para prajurit, Jiang Yi memutuskan untuk mengajak Jiang Di untuk bermain pedang bersama, sekalian berjalan jalan mengelilingi markas dan memberitahukan tentang hutan Mistis tingkat 8 yang ada disana, tentunya dia tidak akan mengatakan yang sesungguhnya


Jiang Yi memasuki kediaman Jiang Di, seperti biasanya semua yang ada disana memberikan hormat. Jiang Yi bertanya pada salah satu pelayan yang ia lewati


"Pangeran keempat?" Tanya Jiang Yi singkat, padat dan jelas


"Di...di ha...ha..laman be...be..lakang Pa..pa..nge...ran" Ucap pelayan itu. Mengapa ia memanggil Jiang Yi Pangeran, oh dia pelayan baru, dan hanya pekerja lama yang mengetahui bahwa ia perempuan


Jiang Yi tanpa sepatah katapun langsung berjalan menuju halaman belakang kediaman Jiang Di. Disana ia melihat Jiang Di sedang bermain dengan Witer, Spirit Beast yang ia dapatkan waktu itu


"Salam Pangeran keempat" Ucap Jiang Yi memberi hormat pada adiknya itu


"Salam diterima. Kakak sendirian? Dimana ketiga babu itu?" Tanya Jiang Di


"Ia, kakak kesini sendiri. Mereka sedang memantau keluarga itu" Jawab Jiang Yi


"Sudah sampai dimana penyelidikannya kak?" Tanya Jiang Di


Jiang Yi dan Jiang Di berjalan menuju hutan Kematian dengan aura dingin yang menguar dari tubuh mereka, membuat siapa saja yang berpapasan dengan mereka ketakutan. Jiang Di terus menggendong Witer saat berjalan menuju markas, ia tidak berniat memasukannya kecincin ruangnya


Merekapun memasuki markas mereka, Jiang Di menatap bingung dengan tempat indah yang tiba tiba ada dimarkas mereka


"Apa kita salah memasuki tempat?" Tanya Jiang Di pada Jiang Yi


"Tidak, ini markas kita. Aku menambahkan cincin ruang yang sudah kubuat seperti ini dan menyatuhkannya dengan markas kita" Jelas Jiang Yi


"Ini sangat indah, seperti surga" Ucap Jiang Di menikmati keindahan tempat itu



__ADS_1




"Berikan tempat ini nama" Ucap Jiang Yi


"Nama, Tempat ini indah seperti surga, namanya Yangshuo" Ucap Jiang Di


"Yangshuo, nama yang bagus. Baiklah, namanya Yangshuo" Ucap Jiang Yi


"Ayo kita nikmati surga buatan ini kikikik" Ucap Jiang Di


"Baiklah. Jika sudah gelap, kita akan pulang" Ucap Jiang Yi


"Baik. Kita bermain kejar kejaran, kakak akan mengejarku" Ucap Jiang Di


"Baiklah baiklah" Ucap Jiang Yi


Merekapun bermain kejar kejaran, tidak hanya itu, banyak permainan yang mereka mainkan hingga matahari terbenam


......................


...****************...


...BERSAMBUNG...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...💮💮💮...


...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...


......


...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...

__ADS_1


...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...


...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN**]...


__ADS_2