
{*Berikan saran dan kritikkannya}
Pagi harinya*
Mereka semua telah rapi, dan bersiap mengikuti kelas "Hari ini, kita ada kelas apa saja?" Tanya Jiang Yi, jangan lupa dengan ekspresi datar dan nada dingin yang selalu menjadi khas seorang Jiang Yi atau Xiao Ye Lu saat ini
"Pagi ini kita akan ikut kelas memanah selama 3 jam, setelah itu sastra 2 jam, dan sisanya kita bebas melakukan apa saja, sampai sore kita ada kelas Elemen, dan mungkin ada praktek" Jelas Yunsi dengan sabar. Dia merasa heran dengan mereka, padahal guru selalu memberitahukan jadwal mereka selanjutnya jika kelas berakhir, tapi mengapa teman temannya selalu bertanya padanya? Aish, mereka pasti tidak fokus saat mendapat penjelasan dari guru, pikir Yunsi
"Oh" Ucap Jiang Yi yang ber'oh'ria setelah mendengar penjelasan panjang lebar dari Yunsi
"Astaga?! Bisa bisanya gw ngomong panjang lebar, hampir keliling dunia, tapi jawabannya cuma oh. Untung adek, kalau gak udah gw tendang sampai planet mars" Gumam Yunsi kesal dengan tanggapan Jiang Yi
"Didikkan gw tuh" Bisik Jiang Di diteinga Yunsi, membuat Yunsi memutar bola matanya malas. Oh, dia jelas tahu, hal ajaib apa yang dilakukan Jiang Yi, dan Jiang Di yang akan terbang seperti merak
Akhirnya mereka pergi dan mengikuti kelas memanah. Seperti biasa, mereka akan selalu menjadi pusat perhatian dimanapun dan kapanpun, tapi mereka selalu cuek, dan menganggap ucapan mereka sebagai angin lalu
Beberapa jam kemudian
Mereka telah menyelesaikan kelas memanah dan sastra, kini mereka berada dikantin untuk mengisi perut mereka yang sudah berbunyi. Seperti biasa, Yunsi akan memesan makanan mereka, sedangkan mereka mencari tempat duduk, beruntung kantin itu belum terlalu penuh, jadi mereka masih mendapat tempat
Skip selesai makan
"Aku Pergi" Ucap Jiang Yi yang langsung pergi. Mereka hanya menatap kepergian Jiang Yi dengan tatapan bingung "Ada apa dengannya? Tidak biasanya dia seperti itu" Ucap mereka bingung. Tapi mereka langsung menyingkirkan semua pikiran buruk dari kepala mereka, dan tidak mempedulikan kejadian itu lagi
Saat ini Jiang Yi sedang duduk berhadapan dengan Ketua Sun, dan sedang mendeteksi keadaan Ketua Sun "Hm, lebih baik kita langsung mulai saja oprasinya Ketua. Aku sudah menyiapkan obat herbal, dan sudah ku uji coba, jadi aman Ketua Sun" Ucap Jiang Yi
"Hm, aku serahkan semuanya padamu Dani" Ucap Ketua Sun penuh keyakinan
"Baiklah. Apa anda sudah menyiapkan ruangan untuk oprasi?" Tanya Jiang Yi
__ADS_1
"Sudah, ayo. Aku akan membawamu kesana" Ucap Ketua Sun sambil melangkah pergi
"Hm" Gumam Jiang Yi dan langsung mengikuti langkah Ketua Sun. Sampai ditempat tujuan, Jiang Yi langsung melakukan oprasi, dan oprasi berlangsung selama 3 jam
3 jam kemudian, oprasi telah berjalan dengan sukses, dan Ketua Sun belum sadar karena efek obat bius sebelum oprasi tadi. Jiang Yi mulai membuat pil dan beberapa ramuan herbal untuk bantu pemilihan Ketua Sun
"Akhirnya, selesai juga" Ucap Jiang Yi kemudian berjalan keluar dari ruang itu, kemudian memanggil pelayan yang selalu menjaga Ketua Sun
"Tolong kau jaga ketua. Jika dia sudah sadar, berikan ini, lalu bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla" Menjelaskan pangjang lebar "Baiklah. Akan saya sampaikan" Ucap pelayan itu. Setelah mendapat jawaban dari pelayan itu, Jiang Yi langsung pergi dari sana
Jiang Yi langsung pergi kekelas untuk mengikuti praktek tentang Elemen, sesuai jadwal yang dijelaskan Yunsi. Sampai dikelas, beruntung gurunya belum masuk, hingga Jiang Yi tidak mendapat masalah
"Hei Yi'er, dari mana saja kau?" Tanya Yunsi sedikit berbisik saat Jiang Yi duduk disampingnya
"Bukan apa apa" Ucap Jiang Yi singkat
Tak lama guru datang "Baiklah murid murid sekalian. Seperti yang dijelaskan kemarin, kita akan adakan praktek hari ini. Jadi, ayo kita langsung kelapangan" Ucap guru itu dan langsung pergi dari sana, diikuti para murid
"Em, sepertinya aku akan melakukan latihan tertutup" Ucap Jiang Yi yang fokus dengan buku yang dibaca "Apa ada sesuatu?" Tanya Yunsi "Em. Menurut buku ini, untuk mengendalikan kedua Elemen yang berlawanan ini, kau perlu tempat yang tidak dihuni oleh siapapun, karena akan sangat bebahaya jika ada makhluk hidup lain yang berada disekitarmu saat pengguna kedua Elemen mempraktekkan didepan orang lain. Jadi aku akan mencari tempat yang tidak ada orang lain, dan mencoba melatih kedua Elemen ini" Ucap Jiang Yi yang menjelaskan sedikit isi buku yang dia baca
"Apa itu tidak terlalu cepat gege?" Ucap Jiang Di yang merasa kakaknya terlalu terburu-buru "Kurasa tidak. Aku sudah membiarkan kedua Elemen ini terlalu lama, takutnya akan berpengaruh saat aku menggunakan Elemen ku yang lain" Ucap Jiang Yi "Ah, benar juga. Jadi kapan kau akan berangkat?" Tanya Yunsi
"Malam ini, aku akan pergi sendiri" Ucap Jiang Yi yang melihat raut wajah tidak setuju dari 2 pengawal dan adiknya itu "Tapi.... Huft, terserah kau sajalah" Ucap Yunsi "Hm" Gumam Jiang Yi fokus dengan bukunya
Malam harinya
Jiang Yi langsung pergi tanpa memberi tahu siapapun. Dia pergi kehutan Mistis tingkat tujuh, karena disana tidak ada makhluk apapun, apa lagi setelah dia mengontrak para Spirit, jadi tempat itu sekarang seperti tak ada tanda kehidupan lagi
Jiang Yi mulai memposisikan dirinya dengan posisi lotus "Huft, semoga ini berjalan lancar" Gumam Jiang Yi
__ADS_1
Dia mulai memfokuskan pikirannya, dan tiba tiba saja suasana yang tadinya tenang, menjadi kacau balau dengan angin yang menderu sangat kencang, dan cuaca seperti sedang bertengkar, seolah sesuatu yang buruk akan terjadi "ARGGHHHH" Teriakkan Jiang Yi menggema dihutan Mistis itu. Elemen berwarna hitam pekat keluar dari tangan kiri Jiang Yi, dan cahaya putih menyilaukan keluar dari tangan kanannya, tak berselang lama, keduanya langsung menghilang. Jiang Yi gagal menyatukan kedua Elemen itu, dan dia memuntahkan darah yang berwarna hitap peket karena gagal menyatukan Elemen itu
"Haaahhh hahh hahhh" Nafas Jiang Yi yang terlihat dia mengeluarkan keringat sangat banyak "Arrrggghh, gagal" Kesal Jiang Yi memukul batu yang menjadi tempat duduknya "Tenang Rio. Sabar, ingat, untuk menyatukan kedua Elemen ini bukan hal yang mudah, kau harus bersabar dan mencoba lagi. Untuk menyatukan mereka, tidak masalah dengan sedikit pengorbanan, bukan?" Ucap Roy memberi semangat "Yah, sedikit pengorbanan tidak membuatku rugi" Ucap Jiang Yi dan mulai mencoba lagi
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN]...
VISUAL
Ketua Sun***
__ADS_1