G D Lnjt Dulu

G D Lnjt Dulu
Rencana Jiang Yi Untuk Mengembara


__ADS_3

{Berikan saran dan kritikkannya}


Terbang dari satu pohon ke pohon lain dengan kecepatan penuh hingga hanya tersisa dua bayangan hitam dan merah yang melesat meninggalkan dedaunan berterbangan karena pijakan sesaat mereka itu


Bayang hitam itu terlihat sedang mengejar bayangan merah itu yang beberapa meter terus berada didepannya. Bayang merah itu berhenti disalah satu pohon dan berdiri sesaat menunggu bayangan hitam yang sejak tadi mengejarnya. Kedua insan yang berdiri dengan wajah arogant yang khas itu melompat dan mendarat dengan indah ditanah. Keduanya berjalan beriringan sambil berbincang bincang ringan


"Kapan kau akan menemui mereka?" Tanya pria berbaju Hitam yang tidak lain adalah Nixel



"Hm, Entahlah. Kau tahu, aku masih ingin bebas lebih lama lagi. Jika ingin, aku tidak akan menghadiri acara itu" Jawab pria berbaju merah sambil menyadarkan kepalanya didua telapak tangannya yang saling bertautan dibelakang kepalanya sambil menikmati pemandangan hutan yang menjadi ciri khasnya setelah tinggal didimensi ini



"Apa kau akan mengembara?" Tanya Nixel sambil memandang punggung Jiang Yi didepannya "Hm, sepertinya itu ide yang bagus" Ucap Jiang Yi seperti mengiyakan ucapan Nixel "Kapan kau akan mulai mengembara?" Tanya Nixel "Setelah acara pembagian hadiah. Kau pergilah keistana dan kirimkan hadiah dariku pada Jiang Di" Ucap Jiang Yi santai "Baik tuan" Ucap Nixel hormat


'Aku ingin mandi, apa disini ada sungai, mungkin' Batin Jiang Yi yang memang sudah tidak menyentuh air sejak pagi, dan saat ini matahari akan tenggelam "Tuan. Jika tuan ingin mandi, anda bisa masuk keruang dimensi" Ucap Nixel yang tahu apa yang Jiang Yi pikirkan "Tidak. Aku akan mencari sungai saja" Ucap Jiang Yi yang tidak rela meninggalkan hutan ini "Terserah anda saja" Ucap Nixel malas


Mereka terus berjalan menyusuri hutan yang indah itu, hingga akhirnya mereka sampai dipinggir sungai "Akhirnya" Ucap Jiang Yi senang melihat sungai didepan matanya "Oya, aku hampir lupa. Kau pergilah keacara itu, jaga jaga, takutnya ada yang menyerang lagi. Dan pastikan selama aku tidak ada, Jiang Di tetap hidup. Nanti tidak akan menyenangkan jika dia mati terlalu dini" Ucap Jiang Yi sambil melirik Nixel


"Maksudnya, anda akan mengembara sendirian?" Tanya Nixel memastikan "Yah. Aku akan mengembara sendiri. Sedangkan kau akan tetap berada disini untuk mengawasi segalanya. Setiap satu minggu sekali, aku akan memanggilmu untuk menerima laporan setiap kejadian yang terjadi, baik hal kecil ataupun hal besar" Ucap Jiang Yi memperjelas "Baik Tuan. Tapi ada syarat untuk hal itu" Ucap Nixel penuh perhitungan. Dia tidak mungkin membiarkan tuannya yang berharga itu mengembara sendiri tanpa ada yang menjaganya


"Apa?!" Tanya Jiang Yi melipat kedua tangannya didepan dada dengan wajah datar dan aura dingin yang tiba tiba saja menguar dari tubuhnya "Syaratnya, kau harus membawa salah satu dari kami, Spirit Beastmu. Keselamatanmu akan terjamin jika ada yang menjagamu" Ucap Nixel santai "Terserah" Ucap Jiang Yi malas, yang langsung melompat kedalam air


BYUR

__ADS_1


"Astaga" Ucap Nixel yang terkena cipratan air "Sudahlah" Ucap Nixel yang langsung menghilang bersama angin seolah dia tidak pernah ada disana sebelumnya "Akhirnya. Pergi juga" Ucap Jiang Yi yang langsung membuka baju luarnya, dan melempar kesalah satu batu, agar tidak terseret arus sungai "Hahh segarnya" Ucap Jiang Yi sambil menenggelamkan dirinya kedalam air


Jiang Yi keluar dari dalam air dan langsung mengeringkan tubuhnya menggunakan hawa panas dari tubuhnya. Dia terpaska menggunakan hawanya karena basis kultuvasinya sudah hilang, dan akan sangat beresiko jika menggunakan Elemen tanpa adanya basis kultuvasi, karena penggunaan Elemen menggunakan energi yang cukup besar


"Hahh, rasanya melegakan setelah mandi" Ucap Jiang Yi sambil mengenakan baju yang sudah dia keringkan sebelumnya 'Hm, sudah lama sekali aku tidak bermain main dengan senjataku yang dulu. Hm, aku akan melatih kembali kemampuan menembakku' Batin Jiang Yi, dan tiba tiba saja kedua tangannya sudah memegang pistol masing masing satu. (Yakali dua, emang muat tuh🤪)


DOR


DOR


DOR


DOR


DOR


DOR


Fyuhh


Jiang Yi meniup ujung pistol yang mengeluarkan asap, lalu "Masih sama seperti dulu" Ucapnya seraya mengembalikan pistolnya ketempat semula "Ngantuk" Gumam Jiang Yi yang langsung melompat kesalah satu pohon, dan langsung membaringkan tubuhnya


Di Istana acara pertunjukan bakat sedang berlanjut dengan sangat, sangat, sangat membosankan bagi 5 pria yang sejak tadi mengikuti acara itu. Siapa lagi jika bukan Jiang Di, Muyen, Yunsi, Xiu yang duduk dengan bosannya ditempat mereka, juga Nixel yang beberapa kali hampir tertidur diatas atap sambil mengawasi


"Hoam, kapan acara ini berakhir huh? Aku hoam sudah hm sangat lelah melihat ini hoam" Ucap Nixel dengan suara kecil dan tidak berhenti menguap saking bosannya "Ah, sungguh tidak ada yang bisa dilihat dari acara itu. Lebih baik aku pindah keatas pohon saja, sekalian aku akan berkultuvasi sebentar" Ucap Nixel seraya berpindah tempat keatas pohon, dan langsung duduk bersila untuk berkultuvasi ini, saking membosankannya. Jika bukan karena tuannya yang meminta dia untuk mengawasi acara ini, dia tidak akan melakukannya

__ADS_1


Keempat pria yang sudah tidak tahan saking jenuhnya langsung menakupkan kedua tangannya diatas meja, dan meletakan kepalanya diatas lengan mereka hingga menjadi bantalan. Lama kelamaan mereka langsung terlelap dan berlayar kealam mimpi. Tidak ada yang menyadari hal itu, karena terlalu fokus dengan acara didepannya. Pangeran Mahkota yang tanpa sadar menoleh pada mereka, dapat melihat tingkah mereka yang luar biasa ajaib. Hei, ayolah, mereka masih ada diruang pesta, tapi kenapa mereka sudah tertidur saja? 'Huft, Memangnya siapa yang berani melarang mereka untuk tidur?' Batin Jiang Zhe sambil menggelengkan kepalanya tanda tak berdaya


Kaisar yang melihat Putranya menggelengpun bertanya "Ada apa Zhe'er?" Tanyanya dengan cara berbisik "Lihatlah mereka ayah? Aku bertanya tanya, mengapa mereka bisa tertidur begitu nyenyak diruang pesta yang ribut ini?" Ucap Jiang Zhe sambil menunjuk adik dan pengawal adiknya yang tertidur begitu nyenyak "Hahhh, mereka ini membuatku sakit kepala saja" Ucap Kaisar seraya mijat pelipisnya ketika melihat kelakuan anak bungsu dan ketiga pengawalnya "Ayah, ayo akhiri pesta ini, kasihan mereka, mereka pasti sangat kelelahan hingga tertidur seperti itu. Pasti tidak nyaman jika tidur dengan posisi itu" Ucap Jiang Zhe yang merasa kasihan dengan keempat orang itu "Kau benar Zhe'er. Aku akan mengakhiri pesta ini" Ucap Kaisar seraya berdiri


"PARA HADIRIN SEKALIAN! KAISAR INI MERASA SENANG JIKA PESTA INI BISA BERJALAN LEBIH LAMA LAGI, TAPI SAAT MELIHAT HARI SUDAH SANGAT LARUT, SEMUA ORANG JUGA BUTUH ISTIRAHAT! JADI KAISAR INI INGIN MENGAKHIRI PESTA MALAM INI SAMPAI DISINI SAJA, AGAR SEMUA ORANG BISA MENGUMPULKAN TENAGA UNTUK ACARA BESOK" Ucap Kaisar memberi pengunguman. Semua orangpun hanya mengangguk setuju, memang hari sudah sangat larut, waktunya semua orang tidur. Semua orangpun bubar dan kembali ketempat masing masing untuk mandi kemudian tidur


"Hm, kelihatannya mereka tidur dengan sangat nyenyak" Ucap Jiang Zhe yang melihat mereka masih tertidur dengan sangat pulas, padahal ruangan itu dipenuhi oleh kericuhan semua orang yang ingin bergegas kembali untuk mengistirahatkan tubuh mereka yang terasa lelah "Mereka kelelahan. Jadi terpaksa harus ada yang mengantar mereka kembali" Ucap Kaisar "Kita suruh pengawal saja ayah. Aku tidak akan kuat mengangkat salah satu dari mereka. Tubuhku rasanya akan rontok" Ucap Jiang Zhe yang langsung pergi "Hahh, anak itu. Tadi katanya kasihan pada adiknya, sekarang malah dia yang kabur" Decak Kaisar kesal karena anaknya yang satu ini sangat pintar memanfaatkan situasi dan kebaikan hati orang lain


......................


...****************...


...BERSAMBUNG...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...💮💮💮...


...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...


......


...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...


...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...

__ADS_1


...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN**]...


__ADS_2