
{Berikan saran dan kritikkannya}
Karena matahari sudah mulai tinggi, mereka kemudian berjalan menuju ruang makan untuk sarapan bersama. Usai sarapan mereka pergi ketempat pelatihan prajurit untuk berlatih memanah
Setelah mencoba panah mereka, mereka mulai latihan dengan sasaran yang diam, kemudian bergerak. Disasaran yang diam, mereka selalu tepat sasaran, tapi saat sasaran yang bergerak, mereka melesat untuk anak panah pertama dan kedua, saat panah ketiga, tepat sasaran dan mereka terus menambah kecepatan gerakan sasaran itu
Setelah puas berlatih dengan sasaran bergerak, Jiang Yi mengambil kuda dan melatih menembak sasaran bergerak sambil menunggangi kuda. Melihat Jiang Yi menunggangi kuda sambil memainkan panahnya membuat Jiang Di berdecak kagum akan kejeniusan Jiang Yi, jelas jelas Jiang Yi baru pertama kali belajar memanah, dan itu bersamanya, namun yang ia lihat beberapa jam yang lalu masih belum bisa memanah, dan sekarang terlihat seperti seorang pemanah profesional saja
"Apa aku tidak salah lihat, bukankah jie jie baru belajar memanah? Mengapa sekarang ia terlihat seperti orang yang memang sudah terlatih? Jie jie habat" Decakkan kagum Jiang Di yang sedang berbicara sendiri
"Jie jie memang jenius, tidak salah jika dia adalah kakak dari seorang Pangeran Jiang Di yang jenius" Ucap Jiang Di pada dirinya sendiri yang disertai kenarsisannya itu
Setelah puas berlatih memanah, ia beristirahat sejenak untuk memulihkan energinya, 4 kutub itu juga ikut beristrahat
Dirasa cukup mereka melatih beladiri mereka tanpa senjata, mereka berlatih dengan cara menyerang satu sama lain, mereka berlatih terlalu fokus hingga tidak menyadari kedatangan para Kaisar
Setelah bebrapa saat, Jiang Yi merasakan kehadiran ayahnya membuat ia kehilangan fokus, beruntung ia masih sempat menghindar dari pukulan telak Muyen
"Berhenti" Ucap Jiang Yi, mereka semua langsung menghentikan latihan mereka setelah mendengar suara Jiang Yi yang memerintahkan mereka untuk berhenti
"Salam para Kaisar" Ucap Jiang Yi. 4 kutub yang melihat para kaisar juga memberi hormat
"Salam para Kaisar'"
"Salam diterima" Balas para kaisar itu
"Kalian sedang berlatih ya?" Tanya Kaisar Jiang
"Ia Yang Mulia" Ucap mereka semua
"Coba kalian latih jurus pedang kalian, aku ingin melihatnya" Ucap Kaisar Jiang yang penasaran seperti apa permainan pedang mereka yang terkenal sangat kuat itu
"Baik Yang Mulia" Ucap Jiang Yi
Jiang Yi mulai mengerakan pedangnya, sesekali ia menebas angin yang mengeluarkan suara peraduan angin dan pedang Jiang Yi yang terdengar jelas. Muyen mengambil pedangnya dan menyerang Jiang Yi, melihat serang itu, Jiang Yi membalasnya dengan gerakan lambat, melihat itu Muyen menambah kecepatannya, Jiang Yi pun ikut menambah kecepatannya, hingga mereka terlihat seperti bayangan yang bergerak sangat cepat
...
(Jiang Yi lagi latihan pedang)...
Jiang Di, Yunsi dan Xiu juga ikut menyerang Jiang Yi dengan brutal, mereka berusaha melukai Jiang Yi, namun mereka tak bisa mengimbangi gerakan Jiang Yi, bahkan tubuh mereka sudah dipenuhi goresan kecil yang dibuat oleh Jiang Yi. Dirasa cukup, Jiang Yi pun menghentikannya, begitu juga dengan 4 kutub itu
PROK PROK PROK
PROK PROK PROK
"Wah, gerakan mu sangat cepat Yi'er, bahkan mereka tak bisa mengimbangi kecepatanmu" Puji Kaisar Jiang
"Terimakasih" Ucap Jiang Yi
"Aku punya usul untukmu" Ucap Kaisar Jiang. Jiang Yi hanya mengangkat sebelah alisnya tanda bingung
Melihat raut kebingungan dari Putrinya "Bagaimana menurutmu, untuk 2 tahun kedepan, kau melatih prajurit kita, sekaligus kau juga berlatih untuk memasuki sekte pilihanmu, Bagaimana?" Ucap Kaisar Jiang yang diakhiri pertanyaan
Jiang Yi yang mendengar usul Kaisar hanya mengangguk tanda setuju
"Baiklah, mulai besok kaulah yang akan melatih para prajurit" Ucap Kaisar
"Ya" Singkat Jiang Yi
__ADS_1
"Kalau begitu, kami akan lanjut berkeliling, maaf karena telah mengganggu waktu latihan kalian" Ucap Kaisar
"Baik Yang Mulia" Ucap mereka semua sambil meletakan kepalan tangan kanannya didepan dada kiri mereka dan sedikit menundukkan kepala
Setelah itu para Kaisar melanjutkan kegiatan mereka, begitu juga dengan 5 kutub yang melanjutkan latihan mereka
Merasa hari sudah mulai gelap, mereka menghentikan latihan mereka dan kembali kekediaman mereka untuk membersihkan diri kemudian berkumpul untuk makan malam bersama diaula. Usai makan malam, mereka semua kembali kekediaman mereka masing masing
Saat tengah malam dikediaman Jiang Yi, ia terbangun dari tidurnya karena Roy terus memanggilnya
"Ada apa denganmu Roy, mengapa kau sangat gelisah seperti ini" Tanya Jiang Yi
'Aku ingin darah, hati dan jantung manusia, aku lapar' Ucap Roy dengan nada lemas
"Hahh, baiklah. Kau boleh mengambil alih tubuh ini, dan pergilah kehutan Kematian, disana banyak bandit. Kau akan mendapatkan makananmu disana" Ucap Jiang Yi yang langsung dilakukan oleh Roy. Setelah Roy mengambil alih tubuh Jiang Yi, tubuhnya mengeluarkan aura gelap yang sangat pekat
...
(Jiang Yi saat ini)...
(Info
Alasan mengapa Jiang Yi marah pada Manis dan Wolfi saat mengetahui jika mereka membunuh Selir Pertama dan anaknya itu, karena ia takut jika Roy mencium aroma darah itu. dia juga sebenarnya sama seperti Roy, tapi ia bisa mengedalikan diri selama 5 hari, apalagi ia baru menyiksa orang saat malam hari pertama perayaan ulang tahun Putra Mahkota. Sedangkan Roy, ia akan selalu memiliki keinginan membunuh setelah tiga hari ia tidak membunuh, makanya Jiang Yi sangat berhati hati jika menyiksa orang didepan orang lain, ia takut jika Roy dengan tiba tiba mengambil alih tubuhnya, dan itu akan membuat semua orang takut padanya. Ia tidak masalah jika orang orang takut padanya, tapi ia tidak ingin dicap memiliki kepribadian ganda didunia baru ini)
"Aku harus bergegas sebelum aku menyakiti orang orang disini" Ucap Jiang Yi dan ia langsung berteleportasi menuju hutan Kematian. Setelah sampai disana, ia langsung mengeluarkan seluruh auranya karena ia sudah tidak bisa menahanya lama lama. Seketika hutan yang sudah suram itu semakin suram oleh aura Jiang Yi, semua makhluk yang ada disana bersembunyi karena merasakan aura Raja Kekejaman, kecil maupun besar, kuat maupun lemah bersembunyi untuk melindungi diri, hanya manusia yang tidak merasakannya, karena hari sudah malam, dan tidak semua indra manusia akan berkerja saat mereka tertidur
Jiang Yi berjalan menelusuri hutan Kematian, ia juga melihat banyak hewan kecil maupun besar yang bersembunyi darinya disemak semak, balik pohon, gua, maupun dalam air. Tapi ia tak berminat membunuh mereka, ia hanya ingin manusia
Setelah berjalan cukup jauh menelusuri hutan itu, ia melihat sebuah bangunan yang berlatar belakang gelap
Setelah mengetahui bahwa mereka semua yang ada disitu layak untuk dia bunuh, Jiang Yi mulai membuat keributan yang membuat mereka semua bersiap siap menyerang Jiang YI
"WOI BANDIT SIALAN. KELUAR LO SEMUA" Teriak Jiang Yi dari pintu utama markas itu
"Siapa kau? Apa maumu?" Tanya pemimpin bandit itu
"TEMAN BERMAIN KALIAN" Ucap Jiang Yi dengan nada yang errr*, dan tanpa aba aba, langsung menyerang mereka. Mereka yang mendengar itu mereka merasa takut karena aura yang Jiang Yi keluarkan. Melihat orang dihadapan mereka mulai menyerang mereka, mereka tak tinggal diam, mereka yakin bahwa mereka bisa menghabisi orang yang berada dihadapan mereka ini, apalagi mereka ada banyak dan orang didepan mereka ini hanya sendirian
"Kau pikir kau bisa melawan kami seorang diri, heh? Bermimpilah. Kau itu hanya gadis kecil, dan kami ada banyak, apalagi kami ini bandit terkuat" Ucap pemimpin bandit itu percaya diri
"SERANG!!!" Teriak pemimpin bandit itu, merekapun menyerang Jiang Yi bersamaan. Melihat itu Jiang Yi tersenyum puas karena makanannya sangat banyak, bahkan menyerahkan dirinya secara suka rela. Jiang Yi mengambil belati yang selalu berada dilengan bajunya. Jiang Yi menyerang mereka dengan brutal dan gerakannya sangat cepat, para bandit itu kewalahan saat ingin mengimbangi kecepatan Jiang Yi
Jiang Yi sama sekali tidak memberikan kesempatan untuk mereka bisa melukainya, dan Jiang Yi menyerang titik vital mereka. Saat mereka lemah, ia mengambil tali dari ruang dimensinya dan mengikat mereka, ia membiarkan satu orang terlepas karena ia akan menjadi makanan pertamanya, orang itu tidak lain ialah wakil ketua dari bandit tersebut
Jiang Yi mulai mendekati orang itu, orang itu merasa sangat takut saat Jiang Yi mendekatinya, ia sekarang percaya bahwa ia sedang diperhadapkan dengan malaikat maut yang sesungguhnya
"Ja...jangan men...dekat. A...pa m..maumu?" Ucap orang itu terbata bata
"Mauku? Tentu saja hati dan jantungmu, pasti sangat nikmat. Ummm, aku tidak sabar untuk mencicipi hati dan jantungmu" Ucap Jiang Yi dengan wajah psikopatnya
...
(Ekspresi Jiang Yi)...
"Men.. Menjauh da..riku i..iblis" Ucap orang itu
__ADS_1
"Jika aku tidak mendekat, bagaimana aku bisa mencicipi hati dan jantungmu?" Tanya Jiang Yi sambil terus mendekati orang itu
"Ja...jangan bu..bunuh a..aku" Ucap orang itu ketakutan
"Tenang saja, aku tidak langsung membunuhmu kok" Ucap Jiang Yi tersenyum manis, kemudian langsung menancapkan belatinya dimata kanan orang itu
"Argh, a..pa ya..ng ka..u la..ku..kan ib..lis" Ucap orang itu
"Suaramu sangat indah, lanjutkan nyanyianmu" Ucap Jiang Yi yang mulai menguliti pipi orang itu
"He...henti...kan" Ucap orang itu kesakitan
"Berteriaklah, dan bernyanyilah untukku dengan suaramu yang indah itu" Ucap Jiang Yi yang mengambil tangan orang itu dan mulai memutong kecil kecil jarinya
"Argh, a...apa ya..ng ka..u la...ku..kan pa..da ta...ng..anku argh" Ucup orang itu menahan sakit pada tangannya yang dicincang itu
"Lihat cairan merah ini, rasannya pasti manis" Ucap Jiang Yi menunjuk darah yang terus keluar dari potongan jari yang ia buat. Jiang Yi menadah darah itu disebuah gelas dan meminumnya seperti sedang meminum anggur yang manis
...
(mungkin gitulah)...
"Emmm rasanya nikmat, pasti hati dan jantungmu lebih nikmat dari ini. Aku sudah tidak sabar, kita langsung saja" Ucap Jiang Yi setelah meneguk habis darah itu. Jiang Yi mendekati orang itu dan mulai merobek perutnya dan mengubrak abrik ususnya seperti sedang mencari sesuatu
"A..pa ya..ng k..kau la..ku..kan argh" Ucap orang itu kaget sekaligus merasa sakit yang teramat dari perutnya
"Ah, ketemu" Ucap Jiang Yi girang setelah menemukan sesuatu dari tubuh orang itu. Ya, sejak tadi ia mencari hati orang itu. Jiang Yi langsung menarik keluar hati orang dan memakannya seperti orang yang sedang kelaparan
"Rasanya lebih nikmat dari darahmu ternyata, aku hanya belum mengetahui rasa jantungmu itu, pasti rasanya sama sama nikmat" Ucap Jiang Yi yang begitu menikmati kegiatannya itu
"Bu..bu..nuh sa...sa..ja a..ku" Ucap orang itu putus asa
"Ah, baiklah, aku juga ingin menikmati jantungmu itu" Ucap Jiang Yi yang mulai membelah dada orang itu dan menarik paksa jantung orang itu keluar
"ARGH" Teriak orang itu untuk terakhir kalinya, setelah itu tamat
Jiang Yi melahap habis jantung itu "Ah, itu nikmat" Ucap Jiang Yi
Dia terus melakukan hal yang sama pada bandit lainnya, hingga menyisahkan 5 orang
"Kalian, aku akan memakan kalian nanti" Ucap Jiang Yi kemudian memasuki ruang dimensinya, tentu saja yang memasuki tempat itu tidak akan keluar lagi, karena ia sudah menjadi makanan dua iblis itu
"Aku terlalu bersenang senang hingga tidak menyadari jika sebentar lagi pagi akan tiba, sebaiknya aku kembali dan beristirahat" Ucap Jiang kemudian berteleportasi menuju kediamannya dan tidur
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuat berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...
__ADS_1
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN**]...