
{Berikan saran dan kritikkannya}
"Aku masih ditahap Ilahi Menengah" Ucap Lion lesu
"Selamat untuk kalian berlima, dan semangat Lion" Ucap Jiang Yi singkat
"Terimakasih Yi'er" Ucap mereka semua
Jiang Yi pergi ketempat dimana ia bisa berkultuvasi untuk meningkatkan kultuvasinya. Ia berkutuvasi selama 7 hari diruang dimensi, dan sekarang sudah mencapai tingkat Ilahi Akhir. Terakhir kali ia mencapai tingkat Ilahi Awal beberapa bulan yang lalu
Ia keluar dari ruang dimensi dan melihat sebentar lagi matahari akan terbenam. Ia memanggil salah satu prajurit yang melewati kediamannya
"Kau!! Katakan pada Kaisar bahwa aku tidak bisa mengikuti makan malam. Aku akan tidur lebih awal" Ucap Jiang Yi kemudian pergi meninggalkan prajurit yang masih mematung karena aura Jiang Yi
Dikamar Jiang Yi baru menyelesaikan ritual mandinya. Kemudian ia memanggil semua Spirit Beastnya keluar
"Kalian pergilah kehutan kematian dan tinggallah disana. Aku akan memindahkan hutan Mistis tingkat 8 kemarkasku itu. Dan jika aku membutuhkan kalian, aku akan memanggil kalian" Ucap Jiang Yi to the point
"Oh, jangan lupa buat ilusi ilusi yang membuat siapapun yang memiliki niat tidak baik dan ingin memasuki hutan Kematian tingkat 3, aku tidak ingin ada orang yang tidak bertanggung jawab memasuki atau menguasai wilayahku" Lanjutnya
"Baik Yi'er" Ucap mereka dengan patuh kemudian berteleportasi menuju markas 5 kutub bersamaan dengan hutan Mistis tingkat 8 yang terlepas dari ruang dimensi Jiang Yi
Usai mereka pergi, Jiang Yi juga berteleportasi menuju hutan Kematian, lebih tepatnya sebuah bangun yang ia temukan di bab Gelar
Ia mengeluarkan auranya bersamaan dengan ia yang berubah kewujud aslinya
...(Meski dia tuh cewe, tapi jiwanya tetap cowo gaes)...
"Mari bersenang senang" Ucapnya dengan senyum yang mengerikan
Rio memasuki bangunan itu dan melihat mereka sedang melakukan sebuah ritual dengan beberapa hati dan jantung manusia yang diletakan disebuah altar persembahan. Mereka menyalurkan energi berwarna merah kehitaman ke altar tersebut
Rio yang melihat jantung itu ingin cepat cepat mencicipinya. Tanpa ba bi bu lagi, ia langsung berlari menuju altar tersebut dan melahap habis semua jantung dan hati itu. Melihat semua jantung itu sudah habis, ia mengalihkan pandangannya pada orang orang yang mempersembahkan jatung jantung itu, ia menatap mereka dengan lapar, sedangkan orang yang ditatap baru menyadari bahwa ada orang yang telah memakan persembahan mereka
Mereka menatap Rio dengan tatapan tidak suka, mereka mulai menyerang Rio dengan energi mereka. Setiap mereka melayangkan serangan pada Rio, serangan mereka selalu melesat, karena gerakan Rio sangat cepat membuat mereka tidak bisa melihatnya dengan jelas
__ADS_1
Karena kelelahan, mereka menghentikan serang mereka diikuti Rio yang berdiri tenang tanpa luka dialtar itu. Mereka menatap Rio intes, dan mereka menemukan sesuatu yang ganjal darinya, ya mata. Ditempat ini jarang sekali ada orang yang memiliki mata seperti itu. Matanya yang merah seperti lautan darah dan tatapan tajam itu membuat siapa saja yang menatapnya tak berani menatap mata itu lagi
Mereka semua tak berani menatap mata itu lagi, mereka memilih melihat objek lain untuk menghindari mata itu. Salah satu dari mereka berbicara
"Siapa kau? Apa maumu? Mengapa kau merusak ritual kami?" Tanya orang itu
"Bunuh" Ucapnya dengan nada dingin yang membuat siapapun merasa tulang mereka ditusuk tusuk oleh ribuan jarum es yang dinginnya tak akan berkurang meski dalam suhu sepanas apapun
Mereka semua merasa bahwa mereka sudah berhadapan langsung dengan raja neraka, mereka semua benar benar takut saat Rio melontarkan ucapan itu, rasanya inilah akhir dari mereka semua
Rio berjalan mendekati mereka semua, melihat itu mereka semakin takut karena auranya begitu kuat membuat mereka yakin bahwa orang didepan mereka ini sangat kuat, jauh diatas mereka
"M...mau a..pa k...ka..u. Ja...jang..an men..mendekat!!" Ucap mereka penuh rasa takut, mereka benar benar takut jika orang didepan mereka membunuh mereka
Tiba tiba Rio mengikat mereka dengan tali yang tidak tahu dari mana datangnya tali tali itu, ia mengikat mereka 2 orang 1 ikatan, dan tersisalah satu orang yang masih belum terikat, jumlah mereka sekitar 15 orang. Rio mendekati satu orang yang belum terikat itu
"Ma..ma..u a..apa k..ka..u!" Ucap orang itu ketakutan
Rio sama sekali tak merasa kasihan dengan orang itu, ia hanya menatap datar orang itu tanpa merasa kasihan, ia terus mendekat dan memegang wajah orang itu. Kuku Rio yang panjang nan tajam itu melekat pada wajah orang itu. Ia menarik jarinya perlahan lahan yang membuat kuku kukunya itu meninggalkan jejak dan mengores wajah orang itu
Setelah mencoba ketajaman kukunya, ia menancapkan kukunya sedikit lebih dalam kepipi orang itu dan menariknya kebawah hingga membuat tulang pipi dan rahangnya terlihat. Rio hanya menatap datar keadaan orang itu, ya tidak terlalu menyedihkan, karena Rio belum memulai permainannya
"ARGHH" Teriakan kesakitan keluar dari mulut orang itu yang membuat teman temannya ketakutan
"IBLIS!! APA YANG KAU LAKUKAN PADA TEMANKU?! B*JING*N! JANGAN SAKITI TEMANKU! DASAR IBLIS" Teriak salah satu dari mereka. Namun sayang, teriakan itu tidak hiraukan sama sekali
Rio mengeluarkan bola mata kanan orang itu kemudian membuka paksa mulut orang itu dan memasukan bola mata itu dan Rio memaksa mulut orang itu mengunyah bola matanya kemudian menelan bola mata itu. Semua yang melihat kejadian itu ada yang muntah, ada juga yang pingsan
Setelah memastikan bahwa orang itu telah menelan bola mata itu, Rio mulai bermain main dengan tangan orang itu. Rio menancapkan kukunya di telapak tangan orang itu dan kukunya yang super tajam itu menembus telapak tangan orang itu
"ARGGHHH KAU IBLIS!! AKKHHH" Teriak orang itu menahan rasa sakit yang dialaminya, matanya baru saja dicongkel, dan sekarang tangannya pun di lubangi oleh kuku tajam itu 'Aku lebih memilih mati sekarang dari pada harus menjadi mainan iblis ini' Batin orang itu menangis
Rio melepas kuku orang itu dari jarinya satu persatu yang membuat teriakkan orang itu semakin menjadi jadi
"He..he..tikan, bu..bu..nuh sa..sa..ja ak..kuh" Ucap orang itu putus asa, Rio sama sekali tak mendengarkan permohonan orang itu, ia terus saja melanjutkan aktivitasnya
Rio membuat goresan goresan ditangan orang itu menggunakan kukunya, setelah itu
__ADS_1
KRATAK
KRATAK
KRATAK
Suara tulang yang patah, Rio mematahkan jari jari orang itu hingga menimbulkan bunyi yang cukup kuat karena keadaan yang memang hening, hingga suara Teriakan memecahkan keheningan
ARRRGGGHHHH
Teriakan orang itu menggema di hutan Kematian di tingkat satu dan dua. Teman temannya yang pingsan tadi terbangun karena mendengar terikan orang itu, alangkah terkejutnya mereka melihat keadaan teman mereka itu
Lagi lagi mereka membulatkan mata mereka saat melihat kuku bahkan tangan kanan Rio sudah seutuhmya memasuki perut teman mereka dan Rio mengeluarkan tangannya yang sedang memegang usus orang itu dan menariknya keluar secara paksa
Tak sampai disitu, Rio mengobrak abrik lagi isi perut orang itu kemudian mengambil hatinya, dan memakan hati itu. Orang itu bahkan sudah tak mampu mengeluarkan suaranya lagi, karena tenaganya benar benar habis
Rio merobek semakin lebar lagi perut orang itu, hingga bagiang tengah dada orang itu juga terbelah, dan Rio mengambil jantungnya dan memakannya langsung tanpa memotong beberapa urat yang masih melekat dengan jantung orang itu. Orang itu mati saat jantung orang itu berhenti berdetak karena sudah menjadi makanan Rio
Karena belum puas, ia melakukan hal yang sama pada teman temannya, ada juga yang langsung ia makan hati dan jantungnya hanya dengan beberapa penyiksaan. Ia menyisahkan beberapa orang dan mengurungnya dalam sel diruang dimensinya, karena sewaktu ia malas mencari makanan, ia hanya perlu memasuki ruang dimensinya
......................
...****************...
...BERSAMBUNG...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💮💮💮...
...(Lebih baik mengkritik, dari pada menj*lat. Karena *nj*ng yang lebih sering mengg*ngg*ng, bisa menakuti pencuri. Sedangkan *nj*ng yang hanya bisa menj*lat, selalu menj*lat* kakimu, dan kamu akan memberinya makan. Tapi saat kamu berbalik badan, *njng itu akan mengigit tanganmu yang memberinya makan**)...
......
...{Penj*lat tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih/Penj*lat selalu membuatmu berada ditempat yang tinggi dan membuatmu bahagia. Tapi sesungguhnya, dia hanya ingin membuatmu terjatuh dengan menyedihkan dan rasa malu yang mungkin tidak bisa kamu lupakan seumur hidupmu, dengan cara menjatuhkanmu dari tempat yang tinggi*}...
...〰️〰️〰️〰️〰️〰️...
__ADS_1
...[JANGAN MENJADI NAIF DAN MENGANGGAP SETIAP UCAPAN ORANG DISEKITARMU DENGAN SERIUS. KARENA TUJUAN UTAMA MEREKA, AGAR KAMU DIKUASAI OLEH KESOMBONGAN KAMU, HINGGA KAMU BENAR BENAR LUPA BAHWA KAMU ITU HANYA MANUSIA BIASA YANG MEMILIKI BEGITU BANYAK KEKUARANGAN**]...