
Sudah 6bulan sejak pertemuan Ramdan dengan bapak Ami, malam ini adalah pertemuan kedua mereka, Ramdan sudah berada di pekarangan rumah Ami tepat jam 07.02 malam, Ami yang memang sudah menunggu kedatangan sang calon imam pun bergegas membukakan pintu untuknya.
"Macet ya?" tanya Ami ketika Ramdan sampai karna tadi saat telpon Ramdan sudah berangkat sejak jam 5 sore.
"Enggak, tadi mampir masjid untuk sholat maghrib dulu, terus mampir beli ini.." ucap Ramdan sambil menunjukkan bungkusan berisi ayam bakar.
"Makan bareng yuk!" ajaknya lagi.
"Hmm.. aku siapin dulu ya.!" kata Ami mengambil alih bungkusan tersebut.
*
Didapur.
"Ramdan udh datang mi?" tanya ibu yang kini sedang membuat kopi untuk bapak.
"Sudah, ini bawa ayam bakar, katanya mau makan bareng!" ucap Ami
"Ya udh siapin sana, ibu dan bapak sudah makan, kamu makan berdua aja ya!" kata ibu berjalan meninggalkan Ami membawakan kopi ke dalam kamar.
Ami menyiapkan ayam dipiring, kemudian mengambil beberapa centong nasi dalam satu piring, pikirnya akan sangat menyenangkan jika makan berdua dalam satu piring, dilihatnya air sudah mendidih, dia membuat 2 gelas teh manis hangat.
"Okeeeh.. " kata Ami membawa dua gelas teh yang baru saja dia buat.
Ramdan tersenyum melihat Ami yang begitu telaten, "Kok satu piring? kamu mana?" tanya nya
"hmm.. berdua mau gak?" jawab Ami malu-malu.
"Hhmm.. ya sini..!" kata Ramdan menepuk karpet yang kini ia duduki untuk Ami duduki juga .
Mereka makan sambil sesekali melempar obrolan tanpa terasa waktu bergulir begitu cepat, sudah jam 10.06 malam, Ramdan pun pamit pulang, karna besok ia harus kerja.
"Aku pamit ya!" ucap Ramdan
"Iyaa, hati-hati yaa!" kata Ami
Ami mengantar Ramdan sampai depan gerbang kemudian masuk lagi dan merebahkan diri di kasur,
__ADS_1
Sebelum benar -benar memejamkan mata, Ami mengirim pesan kepada Ramdan
Ami
"Kabari jika sudah sampai, makasih yaa, sudah main kerumah!" 😘
Setelah mengirim pesan, Ami memejamkan matanya hendak tidur, namun ponselnya lagi-lagi berdering.
Ahsan calling
.
ngapain bule ini malam-malam.. hadeehh.. gumam Ami.
"Hallo?" ucap Ami
"Hallo Girl? Are you sleeping?" jawab Ahsan
"Yaa.. I want to sleep, Whats wrong?"kata Ami
"I just wanna say, good night girl, I miss you!" Ami mengeryitkan dahi mendengar perkataan bule aneh itu.
"You not missing me!" kata Ahsan
"I don't know, I have a tired!" kata Ami
"Oke, Have a nive dream girl!" kata Ahsan
"Thank you!" ucap Ami
panggilan terputus dan Ami benar-benar memejamkan mata , dia tertidur tidak menunggu waktu lama.
ting.
satu pesan masuk ke dalam ponselnya
Ramdan
__ADS_1
"Aku sudah sampai, bagaimana besok jika libur, kita pergi nonton!"
Namun pesan itu tidak terbalas, karna si empunya ponsel sudah sampai juga ke alam mimpi.
*
Ami bangun pagi seperti biasa, saat mengecek ponsel, dia melihat ada 2 pesan disana.
"Ramdan mengajak nonton!" gumamnya dalam hati, wajahnya merona seketika.
pesan kedua
Ahsan
"Girl, I dont know, How to forget you, I miss you so much.!"
"Nih bule maksudnya apa sih!" kata Ami bicara sendiri
"Ya sudah lah mandi saja, siap-siap mau nonton perdana sama calon imam!" katanya semangat menuju kamar mandi membawa handuk di lehernya.
*
Siang hari.
Ramdan sudah kembali di rumah Ami, hendak mengajak nonton di mall kota D, Dia mengenakan kaos oblong dengan celana jeans belel yang sudah kusam, mengendarai motor butut kesayangan. Ramdan membawa dua buah helm, yang satu helm baru saja ia beli tadi dijalan, untuk dikenakan Ami.
Ami pun sudah siap dengan setelan rok dengan atasan kaos berwarna hitam, hijab sesuai dengan kaos yang dipakai,
Mereka melangkah keluar rumah, dan berpamitan kepada kedua orangtua Ami.
Ramdan memakaikan helm yang baru dia beli di kepala Ami
Blushhh.. Ami merona lagi
"Begini yaa.. rasanya kasmaran! jantung kayak mau copot terus, Alamaaaakk!!" gumam Ami dalam hati, mata nya terus memandang Ramdan yang sedang sibuk memasang pengait helm.
Seketika mata mereka beradu pandang sepersekian detik, dan membuat jantung Ami kembali tak karuan.
__ADS_1
😄
to be continue