
Hari ini Ami memulai aktifitasnya kembali, dia bersiap, dengan menggunakan setelan rok berwarna marun dan hijab yang menyesuaikan kemeja yang ia pakai, Ami berjalan melewati gang untuk menaiki angkot menuju kantor.
Dikantor.
Ami mendapatkan teman baru bernama Angga dan Yudi, mereka akan bekerja satu tim dengan Ami, usia mereka juga tidak jauh dengan Ami, terbilang seumuran.
"Salam kenal ya!" kata Ami kepada Angga dan Yudi
"Iyaa.. salam kenal juga!" kata Angga.
"Semoga betah disini!" kata Ami lagi
"Udh lama ya disini?" tanya Yudi
"Enggak juga sih, baru 6bulan!" jawab Ami
"Wahh.. masih seangkatan yaa..?" kata Angga.
"Hehe.. iyaa gitu deh!" jawab Ami singkat.
Ami melanjutkan kegiatannya menyiapkan agenda untuk hari ini, "Sepertinya aku akan ke depkeu deh, berarti naik kereta!" Ami menengok ke arah jam dinding.. "Ah maasih sempat, tapi harus buru2!" ucapnya sambil memakai ranselnya guna mengejar kereta balik yang akan membawa nya ke perkantoran depkeu.
"Semuanya, aku jalan duluan!" kata Ami sambil melambaikan tangan
__ADS_1
Semua teman yang masih bersiap hanya balik melambaikan tangan juga.
Distasiun kereta.
Terlihat dari jauh Ahsan dan Mustofa memandang ke arah Ami, dengan senyum yang mempunyai arti tertentu, Ahsan berjalan menghampiri Ami yang baru saja memasuki area peron.
"Hi girl?" katanya menyapa Ami
Mustofa hanya diam, dan mencari keberadaan seseorang.
"Where are you going?" tanya Ahsan lagi
Ami hanya tersenyum ya ampunn.. sendirian gini ketemu bule aneh!" gumam Ami
"Ya.. I'm hear, I'll working, I'm busy today!" jawab Ami sedikit ketus
"Don't avoid me girl!" kata Ahsan lagi
"No, I'm not!" jawab Ami
Ahsan tersenyum, kemudian meletakkan tangannya di pinggang Ami berusaha membawa Ami kedalam dekapan nya,
"Don't touch me please !" kata Ami sambil melepaskan diri dari Ahsan
__ADS_1
"I'm sorry girl!" kata Ahsan
sungguh bule ini selain aneh juga tidak sopan! Ami mulai jengah
"I must go to toilet, excuse me!" kata Ami sembari melewati Ahsan dan pergi meninggalkan nya disana yang masih terbengong dan merasa bersalah atas sikap lancangnya.
Ahsan masih menatap Ami yang berjalan menjauh tanpa bisa ia ikuti, kalo dia mengikuti, Ami akan sangat tidak nyaman pikirnya. Akhirnya dia tetap berdiri menunggu kereta ditempatnya semula.
Ami yang merasa Ahsan sudah tidak melihat ke arahnya, dia pun mengambil barisan berdiri disamping wanita gemuk yang menutupi dirinya.
semoga dia gak lihat..
Kereta datang, mereka yang sudah berdiri menunggu segera naik begitu juga Ami, namun tidak dengan Ahsan, lelaki itu masih mencari -cari keberadaan Ami yang tak kembali dari toilet, Ahsan mengedarkan pandangannya, tanpa sadar pintu kereta hampir tertutup, Ahsan ditarik oleh Mustofa untuk segera menaiki kereta tersebut, kalo tidak akan sangat terlambat untuk sampai di Pasar Baru.
Ami melihat Ahsan turun di stasiun yang sama dengannya, dengan langkah yang kecil, Ami memperpendek langkah untuk membuat jarak mereka jauh, Ahsan kembali mengedarkan pandangannya, disaat itu, Ami berpura-pura menunduk mencoba tidak melihat, ketika Ahsan mulai menuruni tangga keluar stasiun, Ami kembali berjalan pelan. sebelum turun, Ami memastikan bahwa Ahsan tidak lagi disana.
Aahh.. kenapa merepotkan sekali sihhh.. 😒
Ami kembali berjalan menuju perkantoran Depkeu dan melakukan aktifitasnya disana.
*
to be continue
__ADS_1