Gadis Incaran Pengusaha

Gadis Incaran Pengusaha
Nic melindungi kristy


__ADS_3

Di malam itu Selina yang sudah mabuk di temani oleh Kristy di sepanjang malam. sesaat kemudian Kristy pun menghantar temannya itu pulang ke rumahnya dengan mengunakan mobil temannya itu. tanpa dia sadari Nicholas mengikutinya sepanjang malam itu, dengan niat ingin melindunginya secara diam-diam


Tidak lama kemudian Kristy pun tiba di rumah temannya, dengan membawa temannya masuk ke dalam rumahnya yang dalam kondisi mabuk. karena khawatir Kristy pun menemani Selina di rumah itu sehingga pagi.


Keesokan harinya


Perusahaan Carlos


Nicholas Harrison mendatangi perusahaan Carlos.


"Tuan Harrison, suatu kebanggaan kami anda kemari" Ucap Carlos yang berupaya mengambil hati Nicholas yang sedang duduk di kantornya


"Tuan Harrison, nama ku Lily salam kenal" Kata Lily yang berpenampilan cantik dengan niat ingin menarik perhatian pria yang di hadapannya itu


"Tidak perlu basa-basi, tujuan ku kemari hanya ingin membahas masalah bisnis" Ujar Nic dengan dingin sambil memainkan cincin di jemarinya tanpa memandang ke arah Carlos dan Lily


"Tuan Harrison, apakah anda berminat bekerja sama dengan kami?" Tanya Carlos dengan berharap


"Perusahaan ini semacam kulit kosong. aku tidak berminat sama sekali, yang ku inginkan hanya Kristy, aku akan menanam saham di sini akan tetapi jika kalian masih menyakitinya aku bukan saja menarik saham ku. aku juga akan membuat perusahaan mu kehilangan segalanya" Sebut Nicholas dengan tegas


"Iya, aku mengerti maksud Tuan" Jawab Carlos yang gemetaran


"Tuan Harrison, bagaimana jika Tuan makan malam di rumah kami karena kita sudah menjadi rekan bisnis" Ajak Lily yang ingin menggoda


Nic lagi-lagi mengabaikan perkataan Lily dengan sikap dinginnya


"Mana dia?" Tanya Nic dengan menatap tajam ke arah Carlos


"Ha..dia? maksud Tuan, kristy?"


"Aku ingin melihatnya" kata Nic dengan raut wajah tidak senang


"Dia akan kemari sebentar lagi" jawab Carlos dengan cemas


Tok..tok..tok..


Bunyi ketukan pintu kantor itu


"Masuk"jawab Carlos


klek


Kristy masuk ke ruangan itu dengan membawa laporan kerja


"Pa, ada laporan yang harus di periksa" Ujar Kristy yang menghampiri Carlos yang sedang duduk di sofa

__ADS_1


Nic yang melihat gadis incarannya dengan tatapan yang dalam dan tanpa beralih


"Kristy, ini aku kenalkan. ini adalah Tuan Harrison, dan mulai saat ini Tuan Harrison menjadi rekan bisnis kita" Kata Carlos sambil mengenalkan Kristy pada Nicholas


"Tuan Harrison, nama ku Kristy terima kasih atas kerja samanya" Ucap Kristy dengan sopan dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan pria yang di hadapannya itu


" Kristy, senang bertemu dengan mu lagi" Balas Nic yang berdiri dan bersalaman dengan Kristy sambil senyum


"Bertemu dengan ku lagi? kapan kami pernah bertemu?" Batin Kristy dengan heran


"Nona Kristy, gawat Nona Candy ingin bunuh diri di lantai 15" Teriak salah satu karyawan yang tiba-tiba masuk ke ruang kantor Carlos


"Apa? bunuh diri?" Jawab Kristy yang langsung melepaskan salamannya dan lari keluar menuju ke lantai 15


"Kenapa bisa begini? apa yang terjadi?" Tanya Carlos yang kaget dan berdiri langsung


"Kosmetik ada masalah, wajah Nona Candy terluka karena mengunakan kosmetik kita dan sekarang dia ingin lompat dari lantai 15" Jawab karyawan dengan cepat


"Hasil kinerja Kristy benar-benar buruk ini hanya merusakkan reputasi perusahaan kita" Ketus Lily dengan sengaja ingin merusak nama Kristy di depan Nicholas


"Carlos Fined, bukan kah Kristy takut ketinggian? lantai 15 bisa membuatnya lemas" Ujar Nic yang khawatir dengan Kristy dan langsung keluar menuju ke lantai 15


"Tuan Harrison" Panggil Lily yang ingin mencegah kepergian Nicholas


lantai 15


"Tidak apa-apa, aku ingin mencoba nya" Jawab Kristy yang cemas dan ketakutan


"Jangan kemari. jika tidak aku akan melompat, di bawah sana banyak wartawan jika aku mati maka perusahaan kalian akan di timpa masalah besar" Teriak Candy yang mengancam dan sedang berdiri di tepi di ketinggian itu


"Nona Candy, jangan terburu-buru ini sangat bahaya bagimu. bagaimana kita bicara dengan baik, kemari lah aku akan membawa mu ke rumah sakit, aku akan bertanggung jawab dan merawat wajah mu " Bujuk Kristy yang kakinya lemas akibat akrofobia


"Kalian telah menghancurkan wajah ku,aku adalah model aku mengandalkan wajah ku ini untuk mencari uang, tapi kosmetik kalian malah menghancurkan wajah ku, aku sudah cacat" Teriak Candy dengan histeris


"Nona Candy, ini pasti ada kesalahpahaman kosmetik kami sebelum di luncurkan kami sudah memeriksanya tidak mungkin ada kesilapan" Jawab Kristy yang mulai sesak nafas


"Kau hanya ingin mengelak,ingin lari tanggung jawabkan?"Teriak Candy yang dengan histeris


"Bukan begitu, marilah ikut aku ke rumah sakit, aku akan mencarikan dokter untuk menyembuhkan wajah mu" Bujuk Kristy yang berjalan pelan mendekati Candy


"Tidak, aku tidak percaya pada kalian, kalian adalah pembohong. aku ingin kalian menanggung semuanya, akibat membuat wajah ku jadi rusak"teriak Candy yang sedang berpura-pura


"Candy, beri aku kesempatan untuk menyelidikinya, aku janji akan menyembuhkan wajah mu cantik seperti semula, kemari lah sana sangat bahaya' Bujuk Kristy yang berusaha maju ke mendekati Candy


"Nona, jangan ke sana lagi" Teriak karyawan yang khawatir yang melihat Kristy yang memaksakan dirinya melangkah maju ke depan

__ADS_1


Tidak lama kemudian Nicholas dan Carlos tiba di lantai 15. Nicholas yang khawatir dengan Kristy langsung berlari mendekati Kristy dan memeluknya dari belakang, karena dia tahu jika gadis itu menghidap akrofobia


"Kristy" Panggil Nic yang memeluk Kristy dari belakang


"Tu-tuan" Balas Kristy dengan tubuhnya yang gemetaran


"Jangan takut. pegang tangan ku" Kata Nic yang tangan kanannya sambil memegang erat pinggang Kristy dari belakang, dengan tangan kirinya memegang tangan Kristy


Lily yang melihat Nicholas yang sedang memeluk Kristy membuatnya cemburu dan menahan emosi


"Jangan medekat" Teriak Candy yang sambil melihat ke bawah sana dan melihat ke arah Kristy


"Candy, kemari ikut aku kerumah sakit, aku berjanji pada mu akan mengobati luka mu" Bujuk Kristy dengan berusaha bertahan


"Nona Candy, apa anda ingin mati? kalau iya maka jangan buang waktu kami, jika kau masih ingin hidup maka ikut kami ke rumah sakit" Ujar Nic dengan tatapan tajam


"Kau-kau Nicholas Harrison?" Kata Candy dengan terbata


"Benar, aku Nicholas Harrison, aku paling tidak suka dengan orang yang suka basa -basi, jika kau mau mati maka lompat saja akan tetapi ini tidak akan mempengaruhi reputasi perusahaan,tapi jika kau masih ingin menjadi model terkenal maka jangan berakting lagi di depan ku" Bentak Nic dengan memeluk erat Kristy dari belakangnya


Mendengar perkataan Nic, Candy menjadi ketakutan dan gemetaran, karena aktingannya di lihat jelas oleh Nicholas yang memiliki penglihatan yang tajam


Tidak lama kemudian Kristy yang lemas kakinya hampir terduduk di lantai dengan di tahan oleh Nicholas yang memeluknya dari belakang


"Kristy, apa kau tidak apa-apa?" Tanya Nic yang khawatir sambil mengendong Kristy


"Ti-tidak apa-apa" Jawab Kristy yang sesak nafasnya


Nic lalu mengendong Kristy yang kondisi lemasnya dengan meninggalkan tempat itu


"Bawa Nona Candy ke rumah sakit" Perintah Kristy yang pada karyawannya dengan suara yang lemah


"Baik Nona" Jawab karyawannya yang menghampiri Candy yang berdiri di sana


"Kristy, kenapa kau sangat lalai. ini saja kau tidak bisa mengurusnya sehingga harus menganggu Tuan Harrison" Ketus Lily yang sengaja menjelekkan Kristy


"Apa kau bisa diam? jika aku mendengar suara mu lagi aku tidak akan segan untuk menendang mu dari sini" ancam Nic dengan kesal melihat ke arah Lily


Mendengar bentakan Nic ,Lily hanya bisa terdiam seribu bahasa sambil cemburu


"Tuan, bisa turunkan aku. aku bisa berjalan" Pinta Kristy yang di gendongan nic


"Kaki mu sudah lemas. untuk berdiri saja kau tidak sanggup bagaimana bisa berjalan" Jawab Nic dengan sambil berjalan meninggalkan sana


"Ini malu sekali, di sini banyak yang melihatin ku, aku malah di gendong oleh pria asing" Batin Kristy yang menutupi wajahnya

__ADS_1


"Gadis pemalu" Batin Nic yang tersenyum


__ADS_2