Gadis Incaran Pengusaha

Gadis Incaran Pengusaha
Syarat untuk melunasi hutang


__ADS_3

Rumah Selina


Di malam itu Kristy yang berbaring di kasur memikirkan setiap perkataan atasannya


"Syarat apa yang akan di maksudkan Tuan Harrison? jika aku menolak maka aku kena melunasi hutang ku padanya, ini sangat membuat ku penasaran, apa yang dia ingin ku lakukan?"Gumam Kristy yang duduk di kasurnya


"Seharusnya bukan hal yang menakutkan, atau melanggar aturan, tapi kenapa aku merasa aneh ya?" Kata Kristy yang penuh penasaran


Sesaat kemudian Kristy berbaring kembali ke kasurnya sambil memejamkan matanya tidak lama kemudian Kristy pun ketiduran


Kediaman Harrison


Nic yang di malam itu sedang duduk di ruang baca sambil melihat sebuah kertas putih yang tercatat di dalamnya, dengan tatapan senyum dia menatap ke arah tulisan itu


"Kristy, aku yakin kau pasti tidak akan bisa kabur atau menolak ku, besok kau akan menjadi milik ku ,karena semua yang bersangkutan dengan mu aku akan ikut campur" Gumam Nic dengan tersenyum


Duduk semalaman Nicholas merasa senang, gadis yang selama ini dia inginkan akan segera menjadi miliknya dan memang inilah niat nya selama ini.


Keesokan harinya


Tok..tok..tok..tok..


"Sebentar" Jawab Kristy yang dari dalam rumah


Klek


"Benny" Sapa Kristy yang membuka pintu tersebut


"Nona Kristy, aku datang menjemput mu"jawab Benny dengan sopan


"Menjemput ku? ini masih pagi kita mau kemana?" Tanya Kristy dengan penasaran


"Apa Nona sudah lupa? hari ini Nona harus ke rumah Tuan Harrison dan Tuan sedang menunggu mu di rumahnya" Jelas Benny dengan senyum


"Ha..sekarang? ini masih pagi,apa tidak masuk kerja?"


"Kata Tuan hari ini Nona cuti kerja" Jelas Benny dengan sopan


"Baiklah, kalau begitu masuk dulu. aku ganti baju sebentar"Ujar Kristy


"Baik Nona. terima kasih" Ucap Benny dengan senyum


"Nona Kristy, hari ini kau harus menghabiskan waktu seharian bersama Tuan, Tuan telah menjaga mu selama ini dan hari ini tuan menginginkan seumur hidupmu" Batin Benny dengan senyum


Kediaman Harrison


Benny dan Kristy akhirnya tiba di kediaman mewah milik Nicholas


"Benny, apa kamu tahu kenapa Tuan ingin aku ke rumahnya?" Tanya Kristy yang turun dari mobil


"Nona, masuk saja dulu. setelah itu, nona. akan mengetahui semuanya" Jawab Benny dengan mengajak Kristy masuk ke rumah mewah itu


Di saat di ruang tamu Nicholas sedang duduk sambil membaca koran.


"Tuan, Nona Kristy sudah tiba" Sapa Benny dengan sopan

__ADS_1


"Baiklah, kau boleh pergi"


"Baik Tuan" Jawab Benny yang meninggalkan kediaman Harrison


"Tuan Harrison" Sapa Kristy dengan sopan


"Panggil aku nama" Ujar Nic sambil menatap ke arah Kristy


"Ha?"


"Ini di luar bukan di perusahaan jadi panggil saja nama ku" Jelas Nic yang bangkit dari tempat duduk dan berjalan mendekati Kristy


"Ba-baiklah"jawab Kristy dengan terbata


"Temani aku sarapan" Ajak Nic dengan senyum


"Iya" Jawab Kristy dengan nurut


"Tuan. sebenarnya, tuan. ingin aku kemari ada apa ya?" Tanya Kristy sambil menyantap makanannya


"Nanti ada yang ingin ku tunjukkan" Jawab Nic dengan senyum


"Baik" Jawab Kristy dengan heran


Setelah selesai sarapan Nic membawa Kristy ke ruang bacanya


"Duduklah. anggap saja rumah sendiri" Kata Nic sambil mengambil secarik kertas yang di simpan di laci mejanya.


"Iya, terima kasih" Ucap Kristy yang duduk di sofanya


"Ini silahkan baca" Kata Nic yang memberikan kertas itu pada Kristy


"Coba membacanya" Ujar Nic yang duduk di samping


"total hutang pihak ke 2 ke pihak 1 berjumlah 50 juta dollar.


Untuk melunasi hutang tersebut harus memenuhi syarat-syarat di bawah ini


"Syarat pertama pihak ke 2 harus menikah dengan pihak ke 1


"Syarat kedua pihak ke 2 tidak di izinkan untuk bergaul dengan pria lain


"Syarat ketiga pihak ke 2 harus menuruti semua keinginan pihak ke 1


Jika melanggar salah satu maka pihak ke 2 akan di denda sesuai kesalahannya


"Tu-tuan i-ini?"Ucap Kristy yang kebinggunan setelah membaca semua isi syarat tersebut


"Iya, ini adalah syarat yang ku katakan, jika kau ingin melunasi hutang mu maka kau hanya perlu memenuhi semua syarat ku"jelas Nic dengan senyum


"Apa tidak ada cara lain selain harus mengikuti syarat ini?" Tanya Kristy yang masih kebinggunan


"Tidak, kau boleh menolaknya. api dalam 2 hari kau harus melunasi hutang mu" Kata Nic dengan senyum


"Tapi ini bukannya sangat berlebihan, jika harus menikah?"

__ADS_1


"Tidak, di usia ku ini sudah sesuai untuk menikah" Jawab Nic dengan senyum


"Tapi bukankah ini terlalu memaksa? kita baru kenal dan tiba-tiba bahas pernikahan, apa lagi jika karena hutang ini Tuan harus menikahi ku bukankah ini juga tidak adil bagi kita berdua?"


"Kenapa tidak adil?"


"Sebuah pernikahan harus ada perasaan suka jika tidak mana mungkin bisa bahagia"jelas Kristy


"Jadi apa kamu menyukai ku?"tanya Nic dengan jarak dekat


"Ti-tidak"jawab Kristy yang merasa canggung


"Tapi aku menyukai mu"kata Nic dengan senyum


"Mungkin itu hanya sesaat,apa ada cara lain selain syarat ini?"


"Tidak ada" Jawab Nic dengan singkat


"Kristy, jika kau menolak maka kau harus melunasi semua biaya Nenek mu" Kata nlNic dengan sengaja mengancam


"Tuan, bukankah ini namanya memaksa?"


"Iya, demi ingin mendapatkan yang ku inginkan aku akan melakukan apa saja" Jawab Nic dengan santai


"Tuan, tapi ini adalah sebuah pernikahan bukan permainan, mana bisa mengunakan cara ini, lagi pula kita baru kenal" Ujar Kristy


"Bagaimana kalau Tuan potong gaji ku setiap bulan saja? ini lebih baik"


"Tidak, jika kau menolak maka lusa kau harus melunaskan hutang mu" Jelas Nic dengan senyum


"Tuan, apa bisa beri waktu untuk ku? ini terlalu buru-buru"


"Sayang sekali kau tidak memiliki lain waktu, karena hari ini kau harus menyetujuinya jika tidak maka lusa kau harus melunasi hutang mu" Kata Nic dengan sengaja mengancam


"Tuan, pernikahan adalah seumur hidup, apakah lebih baik, Tuan. mempertimbangkannya lagi? bagaimana jika suatu saat, Tuan. menyesal menikah dengan ku?"


Nic yang duduk di samping dengan jarak yang sangat dekat dengan Kristy lalu memeluk pinggang gadis itu dan menatap dengan senyum


"Aku tahu apa yang ku lakukan, aku menginginkan sebuah pernikahan dan aku ingin diri mu memberikan pernikahan ini untuk ku" Jelas Nic yang ingin mencium bibir Kristy akan tetapi Kristy langsung mengelak


"Tuan, lepaskan tangan mu ini terlalu dekat"pinta Kristy yang canggung


"Apa kau malu? kita sudah mau menjadi suami istri tidak perlu rasa malu lagi"Ujar Nic dengan senyum dan ingin mencium bibir Kristy


"Jangan. Tuan, kita belum menikah, aku juga belum menerima syarat ini" Kata Kristy yang mengelak dari ciuman Nic


"Kau tidak punya pilihan selain menikah dengan ku" Kata Nic yang memeluk erat pinggang Kristy


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya-karya saya ya..


"Mafia Berdarah Dingin"


"Gadis Amnesia dan Pria Misterius"

__ADS_1


"Ceo's A 3000 year Old Mafia"


"Mafia Berhati Malaikat"(terbaru)


__ADS_2