
Keesokan harinya
"Kristy, ada yang ingin ku katakan pada mu" Kata Selina yang duduk di samping Kristy dengan suara pelan
"Ada apa Selina?" Tanya Kristy yang menoleh ke arah Selina
"Billy dia ingin meminta bantuan mu untuk menyampaikan jika dia ingin bekerja sama dengan Tuan Harrison, makanya dia berharap kamu bisa runding dengan Tuan Harrison" Jawab Selina sambil berbisik di telinga Kristy
"Ingin aku bicarakan dengan Nicholas?"
"Iya"
"Nanti aku akan mencobanya"Kata Kristy dengan senyum
"Baiklah. terima kasih" Ucap Selina dengan senyum
"Sama-sama. hanya saja aku tidak tahu apa dia mau atau tidak"
"Tidak apa-apa. setidaknya kita sudah mencobanya, jadi aku bisa beri penjelasan kepada Billy" Jelas Selina
"Iya, baiklah" Jawab Kristy
Di sisi lain Lily yang telah kehilangan semuanya karena perusahaan ayahnya yang sudah bangkrut membuatnya tertekan dan lebih sering minum di Club malam.
"Aku adalah Nona besar tapi malah tidak bisa lagi menikmati kehidupan ku yang mewah, aku seharusnya menikah dengan pria itu tapi anak jalanan itu malah merebutnya dari ku, aku sungguh tidak puas." Kata Lily yang sambil melihat ke arah gelas yang di pegangannya
"Kristy dasar anak jalanan, kau tidak layak bersamanya, akan ku rebut pria itu dan membuatnya jatuh cinta pada ku." Gumam Lily sambil meneguk minumannya
"Apa kau sedang bermimpi?" Tanya seorang pria yang tiba-tiba muncul dan duduk berhadapan dengan Lily
"Alan? kenapa kau ada di sini?" Tanya Lily yang menatap sinis
"Jika kau boleh di sini kenapa aku tidak boleh?" Jawab Alan yang putus asa
"Apa kau gagal mendapatkan nya? oleh karena itu aku melihat mu seperti sedang sedih dan kecewa" Ujar Lily dengan tatapan mengejek
"Bukan urusan mu, pikirkan saja diri mu sendiri" Ketus Alan
"Kau menginginkan wanita itu tapi kau gagal, kau sangat kasihan" Kata Lily dengan ngejek
"Bagaimana dengan mu? bukankah niat mu adalah Nicholas Harrison? dan kau gagal juga, kau tetap kalah dari adik mu itu"
"Dia bukan adik ku, dia tidak pantas jadi adik ku, dia hanya anak jalanan. Aku akan merebut nya"Bentak Lily
__ADS_1
"Merebutnya? dengan cara apa?"
"Aku akan membuatnya tergoda" Jawab Lily dengan yakin
"Kau jangan bodoh, apa kau mengira jika dia adalah pria gampangan seperti yang lain, jika kau bisa mengodanya tidak mungkin dia memilih adik tiri mu itu" Jelas Alan dengan ngejek
"Apa kau menghina ku? lalu bagaimana dengan mu ? bukankah sama saja. kau kalah jauh dari Nicholas Harrison dia memiliki semuanya dan kau apa yang miliki?" Ketus Lily dengan kesal
"Lily Fined, kau tidak perlu menghina ku, kita sama-sama manusia yang gagal, tapi kau lebih parah tidak sadar diri selamanya dan menganggap diri mu sendiri adalah Nona besar."Ketus Alan sambil berdiri
"Aku akan merebut Nicholas dan apa kau berani merebut wanita yang kau cinta?"
"Apa kau sadar apa yang kau katakan?"
"Sadar. jika tidak merebutnya maka semua akan terlambat dan di saat itu kau pasti menyesal, jika kau membawanya pergi aku yakin dia pasti akan mencintai mu lagi" Kata Lily dengan sengaja
"Membawanya pergi bukan hal mudah yang seperti kau bayangkan"
"Itu karena diri mu tidak ada keberanian" Kata Lily yang sengaja memprovokasi
Mendengar perkataan Lily, Alan hanya diam seribu bahasa dan meninggalkan Club itu..
Alan berjalan di tepi jalan besar itu sambil mengingat perkataan Lily, rasa ragu membuatnya melamun sepanjang jalan.
Alan lalu menuju ke rumah Selina di saat itu Selina baru pulang ke rumahnya dan bertemu dengan Alan yang tidak jauh dari rumahnya
"Kenapa kau ada di sini?" Tanya Selina yang melihat ke arah Alan
"Selina, di mana Kristy?" Tanya Alan
"Apa kau masih ingin bertemu dengannya?"
"Beritahu aku di mana dia?"
"Jika aku memberitahu mu bahwa Kristy tinggal bersama dengan Tuan Harrison apa kau berani bertemu dengannya?" Ujar Selina dengan kesal
"Apa? mereka tinggal bersama?"
"Kenapa? tidak heran ini adalah wajar, Tuan Harrison sangat peduli pada Kristy sehingga membawanya untuk tinggal bersama, apa kau masih tidak mengerti?" Jelas Selina dengan nyindir
"Alan, kenapa kau masih saja ingin menganggunya? apa kau tidak puas membuatnya menderita di saat itu. dan sekarang dia sudah menemukan pria yang baik padanya tapi kau malah datang menganggunya,." Ketus Selina dengan kesal dan berjalan masuk ke rumahnya
"Apa mereka sudah sejauh itu hubungan mereka. Kristy, apa kau benar-benar sudah melupakan ku?" Batin Alan
__ADS_1
Kediaman Harrison
"Nic" Sebut Kristy yang sedang menyantap makan malam bersama Nicholas
"Ada apa?' Tanya Nic yang sambil menyantap makanannya
"Apa kamu akan memberi kesempatan untuk bekerja sama dengan Billy?"
"Billy?"
"Iya"
"Kenapa tiba-tiba saja kamu mengungkitnya?" Tanya Nic dengan menoleh ke arah Kristy.
"Selina mengatakan jika Billy berharap bisa bekerja sama dengan mu, oleh karena itu dia berharap aku bisa sampaikan pada mu" Jelas Kristy
"Aku tidak akan bekerja sama dengannya, dia tidak layak menjadi rekan bisnis ku" Jawab Nic yang menarohkan lauk ke piring Kristy
"Apa dia sangat tidak baik sehingga kau menolak langsung?"
"Iya, di saat di Club saja aku tidak suka melihatnya, aku mengerti sifatnya dan aku simpati pada Selina" Jelas Nic
"Simpati? kenapa?" Tanya Kristy dengan penasaran
"Karena dia telah jatuh cinta pada pria yang salah, Billy adalah pria brengs*k yang suka main dengan wanita mana pun" Jawab Nic sambil menyantap makanannya
"Iya, tapi Selina malah memaafkannya, padahal di saat itu sudah melihat dengan mata sendiri kalau Billy bermain dengan wanita lain dan mengusir dirinya" Kata Kristy yang khawatir
"Sudahlah. jangan di pikirkan ini adalah pilihannya" Ujar Nic
'Tapi dia adalah sahabat ku. Nic, apa bisa kita mencari cara untuk mengambil bukti jika Billy melakukan hal yang sama di belakang Selina?
"Kristy, kau ingin membantunya?"
"Iya, dia adalah sahabat terbaik ku, aku tidak ingin dia di bohongi" Jawab Kristy dengan rasa sedih
"Baiklah. karena ini adalah permintaan mu aku akan mengurusnya" Kata Nic dengan senyum
"Terima kasih" Ucap Kristy dengan senyum
"Makanlah yang banyak" Kata Nic yang mengambilkan lauk untuk Kristy
"Kristy, sebenarnya urusan orang lain aku tidak suka ikut campur akan tetapi diri mu yang memintanya maka akan ku lakukan, apa pun yang kau inginkan pasti akan ku lakukan agar kau senang " Batin Nic
__ADS_1