Gadis Incaran Pengusaha

Gadis Incaran Pengusaha
Aku akan menjadi sandaran seumur hidupnya


__ADS_3

"Kristy,aku tidak tahu harus gembira untuk mu atau sedih"Ujar Selina


"Kenapa kau berkata seperti itu?"Tanya Kristy dengan penasaran


"Aku harus bergembira untuk mu karena diri mu menikah dengan pria kaya dan di sisi lain aku sedih untuk mu harus menikah demi melunasi hutang mu"Jawab Selina


"Iya, wanita lain dapat lamaran dengan romantis, sementara aku dapat lamaran dengan ancaman"Ujar Kristy dengan merasa binggung


"Eh..ini kalung mu cantik sekali, kalung berlian apa Tuan Harrison yang beri pada mu?"Tanya Selina yang melihat ke arah kalung yang di kenakan Kristy


"Iya, katanya ini sebagai lamaran, dan menyuruh ku jangan melepaskannya"Jelas Kristy sambil memegang kalung itu


"Kristy, bagaimana dengan perasaan mu pada Tuan Harrison apa kamu menyukainya?"Tanya Selina dengan penasaran


"Aku?"


"Iya, kau harus memahami perasaan mu juga, karena kedepannya kau akan hidup bersamanya"Jelas Selina


"Selina, dia terlalu berkelas sehingga diri ku merasa merendah di depannya, aku khawatir jika suatu saat dia akan berpaling ke wanita lain, apa lagi aku tidak mengenalnya begitu baik, ini tiba-tiba saja harus menikah dengannya, maka aku sangat tidak nyaman"Jelas Kristy yang merasa resah


"Aku mengerti maksud mu. wajar jika kamu mempunyai pemikiran seperti itu, dia memang terlalu berkelas, semakin kaya semakin membuat kita yang bersamanya semakin tidak aman, dan dia juga sangat tampan, jika aku di posisi mu aku juga akan berpikir seperti itu"Jawab Selina


Rumah Sakit..


"Nenek" sapa Kristy yang baru masuk ke kamar inap neneknya


"Cucu ku sudah datang" Balasan nenek dengan senyum


"Nenek, bagaimana keadaan nenek hari ini?"Tanya Kristy yang menghampiri neneknya yang sedang duduk di ranjang


"Nenek, baik-baik saja. apa kamu sibuk hari ini?"Tanya nenek dengan ramah


"Tidak Nek"Jawab Kristy dengan duduk di samping neneknya


Nada panggilan masuk ke handphone milik Kristy


"Kenapa Nicholas menghubungi ku?"Batin Kristy yang melihat nama panggilan masuk di handphonenya


"Hallo, Tuan Harrison"Jawab Kristy"Sapa Kristy yang mengangkat panggilan itu


"Kristy, kamu ada di mana?"Tanya Nicholas yang di seberang sana


"Aku di rumah sakit sedang bersama, Nenek"Jawab Kristy

__ADS_1


"Aku akan segera ke sana"Jawab Nic yang di seberang sana dan memutuskan panggilannya


"Untuk apa..!"Tanya Kristy yang terputus


"Kenapa dia mau ke sini?apa dia ingin beritahu Nenek tentang pernikahan?" Batin Kristy


"Ada apa? apakah Nic akan ke sini?"Tanya Nenek yang melihat ke arah Cucunya


"Iya"Jawab Kristy dengan singkat


"Nenek merasa jika Nic sangat menyukai mu, apa kamu tidak memiliki perasaan apa pun terhadap dirinya?"Tanya Nenek yang penasaran


"Nek, untuk memulai sebuah hubungan harus menerima semua resikonya. aku hanya takut jika aku menyukai seseorang lagi maka aku akan terluka di kemudian hari?"Jelas Kristy yang masih ingat luka yang dulu


"Tapi Nenek tahu jika Nic adalah pria jujur"


"Nenek, hati seseorang sangat susah di tebak, seperti aku dan Alan sudah pacaran bertahun-tahun tapi begitu mudah dia menyentuh wanita lain dan menikahinya walau sebenarnya ini bukan keinginannya. tapi jika ada wanita mendekati pasangan kita maka ini akan membuat kita takut kehilangan, karena tidak ada pria yang bisa menahan godaan dari wanita lain, tidak mudah untuk aku bangkit dari rasa sakit dulu, dan aku tidak berani lagi untuk mencoba"Jelas Kristy yang masih trauma dengan masa lalunya


"Kristy, apa kau tidak menyukai Nic?"


"Ini tidak penting lagi, Nek. semenjak hati ku sakit aku tidak berani untuk menyukai siapa pun lagi"Jawab Kristy


Tidak lama kemudian Nic datang menjenguk Nenek Kristy


"Kristy, Nenek" Sapa Nicholas yang baru masuk ke kamar inap itu sambil membawa oleh-oleh di tangannya


"Nic" Balas sapaan serentak Nenek dan Kristy yang melihat ke arah Nicholas


"Kristy, kau datang menjenguk Nenek kenapa tidak memberitahu ku?"Tanya Nic yang menghampiri Kristy dan sambil menyentuh kepalanya


"Aku..!"


"Nic, terima kasih karena datang menjenguk ku" Ucap Nenek dengan ramah


"Sama-sama, Nek" Balas ucapan Nic dengan senyum


"Nic, apa yang kamu bawa?"Tanya Kristy yang melihat bawaan yang di pegang oleh Nic


"Ini adalah buah-buahan dan kue yang mudah di cerna, Nenek harus bisa makan sesuatu yang mudah di cerna karena ususnya tidak begitu bagus"Jawab Nic sambil memberi ke Kristy


"Terima kasih. Nic, atas perhatiannya"Ucap Nenek dengan ramah


"Sama-sama. nek"Balas Nic dengan sopan

__ADS_1


"Kristy, Nenek ingin makan bubur apa bisa tolong belikan?"Pinta Nenek dengan sengaja


"Bisa, Nenek tunggu sebentar aku akan membelinya"Jawab Kristy


"Aku akan menemani Nenek di sini jangan khawatir?"Ujar Nic dengan senyum


"Terima kasih"Ucap Kristy yang lalu meninggalkan Nic dan Neneknya


"Nenek, apakah ada yang mau di katakan?"Tanya Nic yang mengerti maksud Nenek itu


"Iya Nic, Nenek ingin tahu apakah kamu menyukainya?"Tanya Nenek dengan ramah


"Iya ,aku menyukainya"Jawab Nic dengan cepat


"Apakah kamu akan menjadi sandarannya?"


"Nenek, aku ingin menjadi sandaran untuk Kristy selama hidupnya"


"Seberapa banyak kamu menyukainya?"Tanya Nenek yang penasaran


"Aku tidak tahu seberapa banyak, yang ku tahu aku ingin bersama dengannya untuk selamanya"Jawab Nic dengan cepat


"Apa suatu saat kau akan tergoda dengan wanita lain? Nic, kau adalah pria yang memiliki segalanya ke depannya akan ada godaan yang datang menghampiri mu, apa di saat itu kau akan menyesal dengan Kristy?"


"Nenek,selama hidup ku sudah sering melihat wanita cantik yang ingin mendekati ku, tapi kecantikan bagi ku hanyalah penampilan saja,akan tetapi beda dengan Kristy, aku tertarik pada nya di saat setengah tahun yang lalu dia beda dengan yang lain. dia memiliki sesuatu yang tidak bisa ku jelaskan dengan kata-kata, aku sudah lama menyukainya"Jelas Nicholas


"Nic, apa kamu tahu jika Kristy pernah putus sama mantannya?"


"Aku tahu Nek"


"Di saat itu Kristy terpuruk selama berbulan-bulan karena Alan menikah dengan wanita lain, pria itu berselingkuh dengan wanita lain karena di bius, walau tidak sengaja tetap luka bagi Kristy karena dia sangat mencintai Alan,akan tetapi karena luka ini membuatnya takut untuk mencintai seseorang lagi"Jelas Neneknya


"Nic, jika suatu saat kau berpaling ke wanita lain hantarlah dia pada ku jangan berhubungan dengan wanita lain seperti Alan sebelum kau berpisah dengannya, dan jika Nenek sudah tidak ada pisahlah baik-baik dengannya jangan menyakitinya terlalu dalam karena hatinya sangat rapuh"Pesan Nenek dengan memegang tangan Nic


"Nenek, apa Nenek tahu kenapa hari ini aku datang menjumpai mu?"Tanya Nic dengan senyum


"Tidak tahu"


"Hari ini aku datang aku ingin meminta sesuatu pada, Nenek"


"Meminta sesuatu?"Tanya Nenek dengan penasaran


"Iya"Jawab Nic dengan singkat

__ADS_1


"Nic, kamu ingin meminta apa? asal Nenek punya pasti akan berikan pada mu"Kata Neneknya dengan senyum


__ADS_2