
Karya berjudul Mafia Berdarah Dingin
Tertarik pada pandangan pertama
Malam hari.
Di sebuah hotel mewah.
Di kamar hotel mewah itu ada seorang pria dan wanita.
"Tuan, kau tahu kalau aku sudah mencintai mu sekian lama, aku selalu saja ingin lebih memahami mu, apakah malam ini, Tuan, memberi ku kesempatan untuk melayani mu?" Ujar wanita itu yang berdiri di depan pria itu. dengan melepaskan semua pakaian nya yang sudah tanpa sehelai benang
Menampakan tubuh putih mulus dan seksi yang membuat semua pria tidak bisa menahan untuk menolaknya.
"Nona Melody, anda sangat memberi ku kejutan dan tidak ada beda nya dengan wanita lain yang mengunakan cara yang sama untuk mendekati ku dengan cara seperti ini" Jawab pria itu yang duduk di sofa dengan senyuman sinisnya
"Tuan, aku hanya begitu pada mu, begitu banyak wanita cantik mendekati mu itu membuat aku sangat cemburu, sehingga membuat ku merasa ingin menenggelam kan mereka'' Lanjut wanita itu dengan duduk di kaki pria itu dengan tubuhnya yang sudah tanpa balutan apa pun
"Baiklah, kalau itu yang kau inginkan, maka aku akan memberi mu kejutan" Ujar pria itu dengan tatapan tajam.
"Ha..Tu-tuan kenapa?" Tanya wanita itu yang di todong pistol oleh pria itu di bagian dadanya.
"Kenapa? Melody, kau begitu suka mendapatkan ku, apa kau kira aku sangat murahan?"
"Tuan, aku serius pada mu bukan main-main," Jawab wanita itu sambil mundurkan langkahnya dan merasa ketakutan
"Seharusnya kau tahu sifat ku kan?" apa kau kira kau layak mendapatkan tubuh ku?"
__ADS_1
"Tuan, kenapa kau menolak semua wanita yang mencoba mendekati mu? apakah tubuh ku tidak cukup bagus?"
"Wanita jal*ng, aku bukan pria murahan yang suka berhubungan dengan wanita manapun, apa kau kira aku akan menyentuh mu? walau kau sudah telanjang dada di depan ku? dan ini bukan pertama kalinya ada wanita menelanjangkan dirinya di depan ku."
"Tuan, pria mana yang bisa menolak situasi seperti ini, kenapa kita tidak mencoba melakukannya? aku yakin bisa memuaskan mu."
"Memuaskan ku? kau dan wanita lain sama saja tidak layak mendapatkan tubuh ku, karena tubuh ku ini sangat berharga bagi ku, dan aku hanya akan berhubungan dengan wanita pilihan ku." jawab pria ini dengan berdiri dan menyimpan kembali pistol nya
"Tuan, apakah diri mu sudah memiliki wanita pilihan mu?" Tanya wanita itu dengan sedih.
"Selama hidup ku belum pernah ada wanita yang layak bersama ku, bagi ku mereka semua tidak penting sama sekali," Jawab pria itu yang ingin pergi meninggalkan kamar hotel
"Sebentar aku hanya ingin melayani mu untuk malam ini saja," Pinta wanita itu dengan memeluk pria itu dari belakang
Bruuukk..
"Jangan coba-coba menyentuhku, kau sangat mengecewakan ku. nona melody, mulai hari ni kerja sama kita di batalkan," Bentak pria itu yang kemudian meninggalkan kamar hotel.
"Batalkan kerjasama kita dengan wanita itu." Perintah pria itu dengan kesal yang sudah berada di luar kamar
"Baik, Tuan,"Jawab managernya dengan menunduk
"Nona Melody, anda cari masalah,apa kamu kira dengan tubuh mu itu bisa membahagiakan Tuan kami, semua wanita sudah melakukan cara yang sama hasil nya di tolak semua dan kerja sama di batalkan. Tuan kami tidak tertarik pada wanita mana pun walau tanpa pakaian juga tidak bisa menggoda nya" Batin manager pria itu
Yah dia adalah Jack Anderson ketua mafia yang terkenal dengan kekejaman nya. pria berdarah dingin yang di takuti oleh semua kalangan. dan dia di kenal juga sebagai pria pematah hati wanita, bagaimana tidak banyak wanita cantik berusaha mendekati nya akan tetapi semua wanita itu mendapat balasan yang kejam dari pria itu
Kemudian mereka pun masuk ke liff menuju ke lantai dasar..
__ADS_1
Di sisi lain terdapat seorang pria dan wanita yang sedang bertengkar.
"Yivone!Yivone!" Panggil pria itu dengan mengejar wanita itu
"Yivone, dengarkan aku'' Kata pria itu yang menahan lengan yivone yang sedang menangis.
Di saat yang sama Jack dan managernya keluar dari liff, langkah Jack terhenti saat menoleh ke arah pasangan yang bertengkar itu.
"Tidak perlu menjelaskan apa pun, aku sudah melihat semuanya" Ujar Yivone yang menangis terisak
"Yivone, Maaf aku.!"
"Jason, aku tahu kau akan berpaling ke wanita lain, hanya saja aku tidak menyangka dengan cara begini aku mengetahui nya'' Kata Yivone dengan air mata membasahi pipinya
"Yivone, maaf. aku bukan sengaja membohongi mu, aku hanya tidak tahu bagaimana mengatakan nya pada mu, kau tahu jika ibu ku berharap aku berhubungan dengannya demi pangkat ku di perusahaannya."
"Demi uang dan pangkat kau rela melakukannya? Jason, dari dulu aku tahu kau akan jatuh cinta pada wanita lain, di saat kita baru mulai aku pernah mengatakan jika suatu saat kau berpaling ke wanita lain kau bisa beritahu padaku, aku akan pergi dan tidak akan melarang mu, tapi kenapa kau tidak memberitahu ku? aku mengetahui nya dengan melihat dengan mata ku sendiri kau dengan wanita itu, apa tidak terlalu kejam?"
"Yivone, aku?"
"Apa salah ku? aku menyukai mu selama tiga tahun, aku mendukung mu apa pun yang kau lakukan, dan di saat aku curiga jika wanita itu menyukai mu tapi aku pilih diam karena aku tidak boleh egois, walau sebenarnya aku sudah curiga jika kau juga sudah tertarik padanya, apa karena dia cantik dan juga kaya oleh sebab itu kau mengkhianati ku?" Tanya Yivone dengan menangis histeris
"Yivone, kau tidak salah. kau sangat baik pada ku, bahkan selama kita bersama selama tiga tahun kau tidak meminta apa pun pada ku, dan juga selama ini kita juga tidak pernah bertengkar karena kau sering mengalah pada ku, aku mencintai mu dan kau adalah yang terbaik,'' Ujar Jason dengan memeluk Yivone yang sedang histeris
"Tidak perlu mengasihani ku, dari dulu aku tidak pernah percaya pada cinta, dan aku tahu semua pria sama, mereka tidak akan cukup hanya satu wanita dalam hidup mereka. Jason, aku pergi aku tidak akan menyalahkan mu, aku tidak memiliki apa pun jadi aku tidak bisa membantu mu dalam karir mu, ingat jangan menyakiti nya jika kau sudah memilih dia, hati wanita sangat rapuh" Kata Yivone dengan melangkah pergi meninggalkan Jason dan melewati Jack yang sedang memerhatikannya
Jack yang menyaksikan pertengkaran mereka membuatnya tidak beralih pandangan dari gadis itu. secara tidak sadar membuat Jack merasakan kepedihan yang di rasakan oleh Yivone yang sedang terluka.
__ADS_1
"Aneh! kenapa hatiku merasa perih ?" Batin Jack dengan mata memerah yang sedang melihat gadis itu yang melangkah keluar dari hotel