
"Jika kau segan padanya maka biar aku saja yang mengatakan padanya" Kata Nic yang memegang tangan Kristy menuju ke rumah Selina
Di saat yang sama Selina dan Billy keluar dari rumahnya,kemunculan Nicholas di sana tentu membuat Billy yang merasa gemetaran..
"Tuan Harrison" Sapa Billy yang melihat Nicholas gandengan dengan Kristy
"Tuan Harrison, anda datang" Sahut Selina dengan sopan
"Ada yang ingin ku katakan" Kata Nic
"Ada apa, Tuan ?" Tanya Selina
"Aku ingin membawa Kristy tinggal bersama ku"Jelas Nic dengan tegas
"Tuan, ingin Kristy pindah?" Tanya Selina dengan heran
"Benar, tidak lama lagi kami akan menikah jadi aku ingin dia tinggal bersama ku" Jawab Nic
"Tuan Harrison, selamat untuk kalian, aku tidak menyangka jika Tuan dan Kristy adalah pasangan." Ucap Billy yang mengulurkan tangannya yang ingin bersalaman dengan Nic akan tetapi di abaikan oleh Nic
"Kristy, kemas barang mu" Kata Nic yang menoleh ke arah Kristy
"Sekarang?" Tanya Kristy dengan heran
"Iya, sekarang kemas barang mu dan ikut aku ke rumah ku" Jawab Nic
"Baiklah" Jawab Kristy dengan menurut
"Kristy, aku akan membantu mu" Lanjut Selina yang mengikuti langkah Kristy yang masuk ke rumahnya
" Tuan Harrison, silahkan masuk dulu" Kata Billy dengan sopan
"Tidak perlu" Jawab Nick dengan cuek
"Kristy, kenapa Tuan Harrison sepertinya tidak senang? ada apa dengannya?" Tanya Selina yang penasaran
"Tidak ada. dia hanya ingin aku tinggal di rumahnya" Jawab Kristy yang sambil mengemas pakaiannya
"Kelihatannya Tuan Harrison seperti tidak senang" Ujar Selina yang duduk di kasur
"Maaf. Selina, aku harus pindah karena permintaan nya." Ucap Kristy yang merasa bersalah
"Jangan meminta maaf pada ku. aku sangat memahami sifat bos kita, jika dia sudah mengatakannya begitu maka kau tidak akan bisa lagi membantah" Ujar Selina dengan senyum
"Iya, aku malah merasa bersalah pada mu" Jelas Kristy
"Perkataan seperti apa itu, aku tidak menyalahkan mu sama sekali" Jelas Selina dengan santai
__ADS_1
"Terima kasih, karena sudah membiarkan ku tinggal di sini kemarin dan membantuku mendapatkan pekerjaan " Ucap Kristy
"Jangan berkata seperti itu, kita adalah teman dan sahabat, jadi jangan segan lagi dengan ku, baik-baik lah bersamanya. aku juga berharap hubungan kalian semakin baik setidaknya kau bisa memahaminya setelah tinggal di sana" Ujar Selina
"Terima kasih. Selina" Ucap Kristy yang memeluk Selina
"Sama-sama. sudah waktunya kau harus bahagia, aku yakin Tuan Harrison sangat peduli pada mu" Balas Selina yang di pelukan Kristy
Sesaat kemudian Nic dan Kristy meninggalkan rumah Selina.
"Bagus juga jika Kristy tidak di sini lagi, jadi aku ada kesempatan meniduri wanita bodoh ini" Batin Billy
"Aku rasa aku akan sangat merindukan teman ku ini" Ujar Selina yang melihat kepergian Nic dan Kristy
"Bukankah kalian kerja di tempat yang sama? kenapa kau begitu sedih?" Tanya Billy yang menatap ke arah Selina
"Iya, tapi bagaimana pun aku masih rindu padanya" Jawab Selina
"Biarkan aku yang menemani mu mulai hari ini" Kata Billy yang punya niat jahat
"Tidak perlu. sudah malam pulanglah, aku mau istirahat" Jawab Selina yang berjalan masuk ke rumahnya
"Sebentar" Teriak Billy yang ikuti langkah Selina
"Ada apa?" Tanya Selina yang menoleh ke arah Billy
"Bekerja sama dengan mu? kenapa tadi tidak kamu ajukan saja keinginan mu?"
"Sebelumnya dia telah menolak ku, dan setelah itu aku tidak kesempatan lagi bertemu dengannya" Jelas Billy
"Jangan melibatkan Kristy. kau juga tahu jika masalah bisnis hanya bisa langsung bicarakan pada Tuan harrison, lagi pula atasan ku itu sangat tegas"
"Dia sangat peduli pada Kristy dan aku yakin jika pacarnya yang meminta mungkin saja dia akan pertimbangkan ulang"
"Billy, aku rasa bagus jangan melibatkannya, lagi pula aku hanya bisa tolong sampaikan saja pada Kristy. akan tetapi terima atau tidak ini tetap urusan Tuan Harrison"
"Iya. kalau begitu besok kau coba sampaikan pada Kristy"
"Baik aku tahu. selamat malam" Ucap Selina yang menutup pintunya
"Tidak ku sangka anak tiri carlos bisa pacaran dengan Nicholas Harrison, hebat sekali wanita ini sehingga pria seperti Nicholas bisa tertarik padanya, aku ingat di malam itu Nicholas mengamuk di saat klien mengatakan ingin beri pelajaran pada wanita itu, teryata di saat itu Nicholas sudah tertarik padanya" Batin Billy
Kediaman Harrison
Tidak lama kemudian Nic dan Kristy tiba di rumahnya..
Di saat masuk ke dalam rumah mewah itu para pelayan di sana menyambut kepulangan Nicholas dengan sopan.
__ADS_1
"Tuan, selamat kembali" Sahut para pelayan dengan sopan
"Ini adalah nona Kristy, mulai hari ini nona Kristy akan tinggal di sini" Kata Nic yang menatap ke semua pelayan di sana
"Selamat datang, Nona Kristy" Sambut Para pelayan dengan hormat
"Panggil saja nama ku Kristy, jangan segan" Balas Kristy dengan ramah
"Kalian wajib untuk melayani Nona Kristy, karena Nona Kristy adalah tunangan ku" Jelas Nic sambil merangkul pundak Kristy
"Baik. Tuan" Jawab Serentak para pelayan dengan sopan
"Kristy, mari ikut aku ke kamar" Ajak Nic yang memegang tangan Kristy dan berjalan ke arah kamar mewahnya
Klek
"Masuklah, ini kamar mu" Kata Nic yang membawa Kristy masuk ke kamar mewahnya
"Nic"
"Iya, apa kamu ada permintaan? katakan saja"
" Tidak, aku rasa aku akan tinggal di sini sementara saja, setelah aku mendapatkan rumah maka aku akan pindah" Kata Kristy
"Ini juga rumah mu, apa kamu tidak suka?"
"Bukan. hanya saja ini tidak terlalu baik "
"Sebagai tunangan ku tidak ada salahnya jika tinggal di rumah ku, aku juga bisa selalu menjaga mu jika kau tinggal di sini,setiap pulang pergi kerja kita bisa bersama bukankah ini lebih menyenangkan" Ujar Nic dengan senyum
"I-iya" Jawab Kristy merasa canggung pada tatapan Nic
"Malam ini aku akan tidur bersama mu dan memeluk mu sampai pagi" Kata Nic dengan berisik di telinga Kristy
"A-apa?" Tanya Kristy yang kaget
"Kenapa? apa kau tidak senang?" Tanya Nic dengan mengoda dan tatapan yang jarak dekat
"Aku rasa aku akan tidur sendiri saja" Kata Kristy dengan merasa canggung
"Aku hanya mengusik mu, kau tidak perlu takut, belum waktunya untuk aku meminta mu melayani ku" Goda Nic dengan sengaja
"Selamat malam " Ucap Nic
"Selamat malam" Balas ucapan Kristy
Sesaat kemudian Nic meninggalkan kamar Kristy
__ADS_1
"Pria ini benar-benar memiliki tatapan yang menggoda, setiap aku melihat tatapannya aku pasti merasa canggung dan panas seluruh tubuh" Batin Kristy