Gadis Incaran Pengusaha

Gadis Incaran Pengusaha
Kristy di bawa pergi


__ADS_3

Setelah Neneknya tertidur Kristy pun meninggalkan rumah sakit itu. dan berjalan sendiri di tepi jalan besar itu..


Rasa cintanya yang dalam terhadap Nicholas membuatnya semakin takut akan kehilangan pria itu, akan tetapi dia tidak tahu harus bagaimana mengatakan hal sebenarnya.


"Nic, jika kau tahu hal sebenarnya apa kau masih mau bersama ku? aku harus mengatakan pada mu sebelum menikah, jika saja kau memilih untuk melepaskan ku maka aku akan pergi dan menderita rasa sakit yang mendalam, dan harus mulai hidup sendiri dari awal lagi" Batin Kristy


Kediaman Harrison.


Di malam hari


"Kristy, siang tadi kamu pergi mencari Nenek?" Tanya Nic yang sedang duduk di sofa sambil meneguk minumannya


"Iya, Nenek wajahnya sangat berseri" Jawab Kristy dengan senyum dan duduk di samping Nic


"Kata dokter kesehatan Nenek semakin bagus, Nenek bisa hadir di pernikahan kita nanti" Ujar Nic dengan senyum


"Nenek mengatakan Selina ada datang melihatnya bersama Benny, aku berharap mereka bisa cepat bersama" Kata Kristy dengan berharap


"Mereka bisa ada kesempatan untuk bersama, Benny pria yang sangat pemalu dan Selina sangat aktif" Jelas Nic


"Untung saja Selina terlepas dari kejadian malam itu. jika tidak aku tidak bisa bayangkan apa yang akan terjadi padanya" sebut Kristy yang merasa simpati pada temannya itu


"Benar, ini juga salah satu pelajaran baginya agar dia bisa lebih berhati-hati untuk ke depannya" Jelas Nic


"Nic, andaikan jika dia mengalaminya apakah Benny masih akan bersamanya?" Tanya Kristy dengan sengaja


"Aku rasa tidak masalah, karena ini adalah bukan keinginannya," Jelas Nic sambil meneguk minumannya


"Tapi dia pasti sudah jaga jarak jika memang mengalaminya mana mungkin lagi dia bersama dengan Benny"


"Ini sulit di katakan, dia bukan sengaja, bukan menggoda atau pun dia menjual diri, jika salah satu sebab itu maka Benny pasti akan menjauh darinya. jadi aku rasa ini bukan suatu masalah"


"Menjual diri?"


"Iya, jika jual diri ini sama saja pekerjaan tidak pantas, tentu saja itu akan membuat pria menjauh dari wanita itu karena melakukan pekerjaan seperti itu" Jelas Nic


"Benar kata mu," Jawab Kristy dengan rasa kecewa


"Jika terpaksa apakah ini bisa di katakan salah juga?"Lanjut Kristy dengan sengaja


"jika terpaksa maka dia harus mengatakan ke pria itu, jika tidak maka ini sama saja mengkhianati pria itu, dalam satu hubungan tidak boleh ada rahasia" Jelas Nic


"Dan kau, Kristy. jangan pernah menyimpan rahasia apa dari ku, karena jika aku tahu kau menyimpan rahasia mungkin aku akan menghukum mu" Kata Nic yang mencium Bibir Kristy

__ADS_1


"Bukankah ini sama saja dia akan menjauh dari ku juga jika telah tahu hal ini, dia akan mengganggap ku wanita yang rendahan, semua perkataannya telah mewakili sifatnya" Batin Kristy


Nic dengan liarnya mencium Kristy tanpa berhenti dan mendorongnya tidur di sofa sambil menindih tubuh Kristy


"Nic" Sebut Kristy yang menahan tubuh Nic yang sedang menindihnya


"Kenapa? apa kau masih tidak ingin berikan pada ku?"


"A-apa? kita belum menikah jangan melakukannya" Jawab Kristy yang merasa cemas


"Tapi aku mengiginkan mu malam ini" Ujar Nic dengan melanjutkan ciuman pada leher Kristy dan memasukkan tangannya ke dalam baju Kristy


"Gawat, jika kami melakukannya maka bukankah dia akan tahu jika aku sudah pernah melakukannya" Batin Kristy


"Nic, jangan lanjutkan lagi"Pinta Kristy yang menahan tangan Nic yang menyentuh tubuhnya


"A-aku tidak bisa, kau akan kecewa pada ku nanti" Ucap Kristy dengan cepat


"Jika kau menolak ku maka aku akan kecewa" Kata Nic yang berisik di telinganya. dan kemudian melanjutkan ciuman ke Leher kiri kanan Kristy


"Nic, A-aku pernah di jual sama Papa tiri ku" Jelas Kristy dengan terus terang sambil merasa takut


Akan tetapi perkataan Kristy di abaikan oleh Nic yang sedang Na*su mencium tubuh Kristy


"Nic, jangan melakukannya, beri aku waktu, kau akan kecewa pada ku" Pinta Kristy dengan mengeluarkan air mata yang membuatnya mengingat kejadian malam itu


Sentuhan pria ini membuatnya teringat kejadian yang menyakitkannya di malam itu, sehingga membuatnya tidak berani melakukannya dengan Nicholas yang berniat mendapatkannya malam ini


"Nic, sudah. hentikan" Pinta Kristy dengan mendorong tubuh Nic sambil mengeluarkan air matanya


Nic yang mendengar tangisan Kristy dia pun menghentikan niatnya karena merasa tidak tega


"Kristy, kau menangis?" Tanya Nic dengan mengusap air mata Kristy


"Nic, jangan melakukannya. apa bisa lepaskan aku? aku belum bisa, aku akan mengecewakan mu, kau bisa membatalkan pernikahan ini jika kau marah, tapi aku tidak bisa melakukannya" Jelas Kristy yang mendorong tubuh Nic dan berlari ke kamarnya


"Apa kau masih tidak bisa menerima ku?" Gumam Nic dengan kesal


Kristy berlari ke kamarnya dan menangis di saat kejadian tadi. kejadian tadi mengingatnya pada kejadian di malam itu, sentuhan dan ciuman itu membuatnya rasa takut sehingga trauma.


"*Nicholas, apa kau tidak mendengar apa yang ku katakan tadi? aku memberanikan diri mengatakannya pada mu tapi kau tidak mendengarnya sulit bagi ku untuk ulang mengatakanya lagi, jika kau tahu tubuh ku ini sudah ternoda apa kau masih berani menyentuh ku?" Batin Kristy


Prak*...

__ADS_1


Bunyi bantingan barang di ruang tamu Nicholas yang sedang kesal


Nic merasa kesal bukan karena tidak bisa mendapatkan Kristy di malam itu melainkan dia merasa Kristy menolaknya karena tidak menerima cintanya.


"Kristy, sudah lama kita bersama tapi kau tetap saja tidak bisa mencintai ku, aku akan membuat mu patuh pada ku, jika lain kali kau tidak bisa menolak lagi aku akan mendapatkan mu dan membuat mu ingat pada ku terus" Gumam Nic


Keesokan harinya


"Selamat pagi. Nona" Sapa pelayan ruma itu


"Selamat pagi, di mana Nicholas?" Balas ucapan Kristy


"Tuan telah berangkat kerja, Tuan pesan nanti pukul 10 Nona harus pergi ke toko gaun pengantin, Tuan Benny akan datang menjemput" Jelas Pelayan itu dengan sopan


"Baik, aku mengerti" Jawab Kristy dengan melamun


Setelah jam dinding menunjukkan pukul 10 Kristy beranjak dari rumahnya. di saat keluar dari rumah Nicholas dia bertemu dengan Alan yang tiba-tiba muncul.


"Kristy" Sapa Alan


"Alan, kenapa ada di sini?" Tanya Kristy dengan penasaran


"Ikut aku ke suatu tempat" Ajak Alan yang menarik tangan Kristy


"Tidak, aku tidak mau, lepaskan tangan mu" Teriak Kristy sambil meronta


Alan yang melihat Kristy melawan dia pun membekap mulutnya dengan sapu tangan yang sudah di taburi obat bius dan menyebabkan Kristy pingsan tidak sadarkan diri. lalu Alan segera masukkan Kristy ke mobil bagian belakang sopir


Setelah Alan pergi Benny sesuai perintah atasannya untuk menjemput Kristy akan tetapi Benny mendapati bahwa Kristy tidak di rumah sama sekali.


Satu jam kemudian


Toko gaun pengantin


Di saat itu Nicholas yang telah menunggu selama satu jam menunggu kedatangan Kristy. tidak lama kemudian Nic menerima panggilan Benny yang di seberang sana


"Hallo"


"Tuan, Nona hilang" Jawab Benny yang di seberang sana


Nicholas yang mendengar kehilangan Kristy merasa kecewa dan murka karena dia mengira jika gadis itu pergi meninggalkannya di saat hari pernikahan sudah mendekat


BAB selanjutnya

__ADS_1


Nic marah besar mengetahui Alan membawa Kristy pergi darinya


__ADS_2